Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

LPEI Terus Bantu UKM Yang Mau Ekspor Produk ke Luar Negeri

Semarang, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus berupaya mendorong para pelaku usha kecil dan menengah ekspor (UKME), untuk meningkatkan produknya, agar mempunyai daya saing di pasar internasional. Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly, di sela peringatan sewindu LPEI di Hotel Aston Semarang, Sabtu (28/10).

Melalui lokakarya Usaha Kecil Menengah Ekspor (UKM), LPEI mencoba mendorong dan meningkatkan produktivitas pelaku UKM. Sehingga, sektor UKM Indonesia bisa maju dan bangkit.

Menurut Sinthya, LPEI merupakan lembaga yang dibentuk melalui UU Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Sebagai agen pemerintah, LPEI memiliki tujuan mendukung program ekspor nasional melalui pembiayaan ekspor, pinjaman dan asuransi.

Sinthya menjelaskan, setiap tahunnya LPEI menyaring pelaku-pelaku UKM yang berorientasi ekspor untuk bisa mengikuti Coaching Program for New Exporter (CPNE). Melalui program itu, LPEI memberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif kepada para pelaku UKM ekspor. Sehingga, para UKM bisa menjual produknya ke pasar luar negeri. 

"Fokus kami pada UKM ekspor, dan ini suatu hal yang penting dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan juga pemerataan," kata Sinthya.

Saat ini, jelas Sinthya, LPEI sudah membiayai sekira 15 persen dari total pembiayaan untuk UKM ekspor. Ke depan, pihaknya akan terus mendorong pelaku UKM yang berpotensi ekspor.

"Karena mereka bagus-bagus. Manfaat ini untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelaku UKM ekspor. Memang perlu dari waktu ke waktu kita dorong," ujarnya.

Sementara itu, lokakarya dengan tema "Sinergi Lembaga Dalam Mendorong Usaha Kecil Menengah Ekpor Indonesia, diikuti lebih dari 300 pelaku UKME yang tersebar di wilayah Semarang dan sekitarnya. Sejumlah stakeholder terkait yang diundang di antaranya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). (K-08) 
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar