Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Pertamina Siapkan 18 SPBU Kantong Selama Nataru

GM Pertamina MOR IV Yanuar Budi Hartanto memberi penjelasan ke-
pada sejumlah sopir armada mobil tangki di TBBM Pengapon sebelum
menjalankan tugas pendistribusian BBM, Jumat (22/12).
Semarang-Menghadapi lonjakan arus lalu lintas menjelang dan selama liburan akhir tahun, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV telah mengalami langkah-langkah antisipasi.

Salah satunya dengan menyiagakan 18 SPBU kantong yang ada di sepanjang ruas jalan pantura maupun jalur selatan. Di antaranya di wilayah Subah, Kendal, Juwana, Magelang, Jatisrono dan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

General Manager Pertamina MOR IV Yanuar Budi Hartanto mengatakan selain menyiagakan 18 SPBU kantong, pihaknya juga menyiapkan dua kiosk BBK di rest area KM252 Brebes dan jalur selatan di Kabupaten Purworejo.

Selain itu, penyiapan SPBU motorist juga dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan luar biasa. Setidaknya ada lima titik SPBU yang menjadi poskonya, dan setiap SPBU minimal ada tiga personel dilengkapi kendaraan operasional yang akan melayani masyarakat.

Yanuar menjelaskan, saat ini sudah mulai terasa adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di jalur pantura. Salah satunya di wilayah Tegal, yakni SPBU MURI yang mengalami peningkatan sebesar 50 persen dibanding hari normal biasanya. Bahkan, untuk di TBBM Pengapon juga mulai meningkat penyaluran BBM ke sejumlah SPBU, jika di waktu normal hanya lima ribu kilo liter per hari sekarang menjadi enam ribu kilo liter per hari.

"Karena adanya peningkatan itu tentunya kami menyiapkan kebutuhan BBM yang dibutuhkan masyarakat. Di TBBM Pengapon sendiri dan terminal lainnya di Jateng-DIY tentunya akan kita tingkatkan kapasitasnya. Kita perkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi BBM sekira 10 persen untuk gasoline, dan kalau yang gasoil saya kira tidak peningkatan," kata Yanuar, Jumat (22/12).

Lebih lanjut Yanuar menjelaskan, di musim liburan akhir tahun ini pihaknya memberikan perhatian khusus pada jalur-jalur wisata. Sebab, berdasarkan pengalaman sebelumnya kepadatan lalu lintas biasa terjadi di jalur yang menuju ke obyek wisata.

"Prediksi kita, puncak konsumsi pada akhir tahun itu terjadi di 24 Desember dan 31 Desember 2017," pungkasnya. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar