Minggu, 12 November 2017

Jasa Marga Raih 2 Penghargaan di TOP Capital Market 2017

Penghargaan diserahkan Ketua Dewan Juri, Erry Firmansyah dan diterima Direktur Keuangan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal, Jumat (10/11) di Balai Kartini, Jakarta.
Jakarta, PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP Capital Market 2017 untuk kategori  TOP Emiten 2017 sektor Jalan Tol, Bandara dan Pelabuhan serta TOP Reputasi 2017 Sektor Jalan Tol, Bandara dan Pelabuhan. Penghargaan yang diterima Jasa Marga itu merupakan bentuk apresiasi, atas kinerja dan reputasi perusahaan yang baik.

Dua kategori yang diraih Jasa Marga tersebut, berdasarkan penilaian dewan juri terhadap kinerja keuangan 2015-2016, data publikasi Semester pertama 2017 dan aspek Good Corporate Governance (GCG). Selain itu, penilaian trrhadap market research reputasi emiten di empat kota besar. Yakni Jabodetabek, Surabaya, Medan dan Makassar.

AVP Corporate Communication PT. Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan penghargaan yang diraih dari TOP Capital Market 2017 itu, menambah deretan penghargaan yang diraih Jasa Marga sepanjang 2017. Sebelumnya, Jasa Marga juga meraih tiga gelar dalam penghargaan di bidang kehumasan dalam ajang IPRA Award 2017 akhir September kemarin.

Menurutnya, TOP Capital Market 2017 mengukur kinerja partisipan dengan melakukan riset yang mendalam. Yakni menggunakan analisa kerja, rekomendasi customer, sekaligus corporate reputation research ke publik dan investor. Selain itu, penilaian juga diukur atas kinerja fundamental keuangan, menilai past performance dan proyeksi bisnis perusahaan. 

"Sejumlah penghargaan dalam berbagai bidang yang diterima Jasa Marga, merupakan refleksi dari komitmen dan kesiapan kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Selain itu, ini menunjukkan komitmen kami untuk selalu menanamkan prinsip GCG dalam tubuh perusahaan," kata Heru dikutip dari rilis yang diterima kilas9.com

Diketahui, penghargaan TOP Capital Market 2017 diselenggarakan atas kolaborasi majalah BusinessNews Indonesia dengan InfoVesta, IPEI Institute, Investment & Financial Learning Center (IFLC), Asia Business Research Center (ABRC) dan beberapa lembaga riset, asosasi bisnis dan pasar modal lainnya. Tujuannya, untuk memberikan apresiasi serta membangun kepercayaan masyarakat dan citra positif kepada emiten dan pelaku pasar modal yang dinilai memiliki kinerja yang tinggi dan memiliki reputasi perusahaan yang baik. (K-08) 




PLN Ikut Kembangkan Energi Terbarukan Untuk Terangi Pelosok Desa

Agung Nugraha
GM. PLN Distribusi Jateng-DIY
Semarang, Pembangkit listrik energi terbarukan di Indonesia sampai dengan saat ini, belum banyak dikembangkan. Pemerintah meminta PT. PLN (Persero) untuk bisa mengembangkan energi listrik terbarukan, dengan target yang telah ditetapkan sebesar 25 persen pada 2025 mendatang. Hal itu dilakukan, untuk mengurangi pembangunan pembangkit listrik bertenaga fosil. Terutama di Pulau Jawa.

Pembangkit energi listrik terbarukan yang dikembangkan itu, di antaranya adalah tenaga air, surya atau sinar matahari, angin dan juga sampah.

General Manager PT. PLN Distribusi Wilayah Jawa Tengah-DIY Agung Nugraha mengatakan selama ini, energi liistrik yang dihasilkan masih bergantung pada energi fosil. Padahal, bahan baku fosil sudah mulai terbatas jumlahnya. Sehingga, perlu ada pengembangan energi terbarukan yang tidak lagi mengandalkan bahan fosil sebagai sumber utamanya. Dampaknya, bisa mengurangi anggaran biaya belanja batu bara.

Menurutnya, PLN mulai mengembangkan energi listrik terbarukan di wilayah-wilayah yang memiliki potensi kelistrikan namun sulit dijangkau infrastruktur PLN. Misalnya di daerah Banjarnegara dan Purwokerto.

Agung menjelaskan, untuk Kabupaten Banjarnegara dan di wilayah Purwokerto, Banyumas sedang dikembangkan energi air atau mikro hidro. Satu pembangkit listrik mikro hidro, bisa menghasilkan energi listrik sebesar 18 Mega Watt. 

Sumber energi terbarukan lainnya yang juga sedang dikembangkan, adalah panas bumi di Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

"PLN juga sedang mengembangkan energi terbarukan. Kita ditargetkan pemerintah pada 2025 mendatang, bisa menghasilkan 25 persen energi terbarukan. Potensi yang kita kembangkan adalah air, sinar matahari, angin, biogas dan sampah," kata Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, dengan pengembangan energi listrik terbarukan sesuai potensi di masing-masing daerah, maka desa-desa yang sulit terjangkau infrastruktur milik PLN bisa teratasi melalui energi terbarukan. Sehingga, desa-desa pelosok yang belum terjangkau listrik bisa menikmati energi listrik. (K-08) 

Hadapi Pilkada Serentak, Polda Jateng Gelar Operasi Mantap Praja 2018

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono memeriksa anggota sebelum
bertugas di lapangan. 
Semarang, Jawa Tengah pada 2018 mendatang, akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tujuh kabupaten/kota di provinsi ini. Ditambah lagi, pemilhan gubernur (Pilgub) 2018.

Ketujuh daerah di Jawa Tengah yang menggelar Pilkada 2018 adalah Kabupaten Kudus, Banyumas, Temanggung, Karanganyar, Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Magelang.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Jawa Tengah, jajaran kepolisian setempat sudah melakukan persiapan pengamanannya.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono mengatakan selama masa Pilkada, pihaknya akan menggelar Operasi Mantap Praja 2018 dan menyiagakan seluruh personel kepolisian. Baik yang ditempatkan untuk menjaga para pasangan calon, obyek vital dan juga pengamanan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Jumlah personel yang disiagakan, jelas kapolda, menyesuaikan dengan tingkat kerawanan suatu daerah. Namun demikian, pihaknya tetap memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Jawa Tengah baik daerahnya menggelar pilkada atau tidak.

"Kami sedang menyiapkan rencana Operasi Mantap Praja 2018. Karena di Jawa Tengah ada tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada. Saat ini belum ada parpol yang secara terang-terangan mengusung pasangan calon, tapi kita tetap memonitor terus. Sampai sekarang, situasinya masih kondusif," kata kapolda.

Lebih lanjut kapolda menjelaskan, selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Jawa Tengah masyarakat juga diimbau bisa ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.

Masyarakat juga diminta tidak membuat kerusuhan atau memancing keributan untuk memicu kerusuhan, baik menjelang atau selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

"Berbeda boleh soal pilihan, tapi jangan sampai merusak dan memecah belah persatuan serta persaudaraan di Jawa Tengah," tandas Condro. (K-08)