Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Beras Bulog Disulap Jadi Beras Premium di Cilacap, Polda Jateng Periksa 2 Orang

Kapolda Irjen Pol Condro Kirono (dua dari kiri) di kantor Dit Reskrimsus
menunjukkan beras Bulog oplosan yang dipoles ulang, hasil penyitaan
di sebuah gudang di Cilacap, Senin (5/2).
Semarang-Jajaran Satuan Pangan (Satgas) Pangan Polda Jawa Tengah menggagalkan pengoplosan beras sejahtera (rastra) milik Perum Bulog Divre Jateng yang dijadikan operasi pasar (OP), namun justru dijual bebas dan disulap menjadi beras premium berganti kemasan.

Kapolda Irjen Pol Condro Kirono mengatakan beras milik Bulog yang dikemas ulang dengan nama Beras Super Cap Jago Pelung itu, dijual setara dengan beras premium. Polisi menemukannya di gudang beras RMU Berkah, Dusun Suren RT 01 RW 03, Desa Tambakreja, Kecamatan Kedung Reja, Kabupaten Cilacap.

"Dua orang kami periksa intensif terkait dengan pengoplosan beras Bulog yang seharusnya untuk OP itu. Modusnya menjual beras yang seharusnya dijual sesuai HET, tetapi malah dijual dengan harga Rp10 ribu per kilogram atau setara dengan beras premium," kata kapolda saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Senin (5/2).

Menurut Condro, kegiatan pengoplosan beras Bulog yang dikemas menjadi beras premium sejak Januari 2018 itu diduga meraup untung Rp288 juta. "Beras oplosannya dijual di Jawa Barat dengan harga tinggi," ujar Condro.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Lukas Akbar Abriari menambahkan, saat dilakukan penggerebekan di gudang sedang terjadi pemolesan atau penggilingan beras ulang beras Bulog. Bahan baku yang digunakan adalah beras OP Bulog.

"Untuk pengambilan dari Bulog selama Januari kemarin lebih kurang 151.960 kilogram dengan hrga pembelian Rp8.100 per kilogram. Setelah dikemas ulang dapat keuntungan Rp288.724.000," ujarnya.

Lukas menjelaskan, dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan 57 karung masing-masing 15 kilogram beras Bulog. Selain itu, 85 karung masing-masing 47 kilogram beras hasil poles ulang merek Jago Pelung dan 78 karung dengan berat 47 kilogram beras poles tanpa merek. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar