Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Pemprov Dorong Masyarakat Lebih Gemari Pangan Lokal Daripada Impor

Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko memberi selamat kepada para
pengurus BKOW Jateng yang baru saja dilantik, Selasa (27/2).
Semarang-Jawa Tengah dikenal merupakan daerah penyangga pangan nasional, terutama untuk beras dan daging sapi. Kedua pangan itu tersedia cukup banyak di provinsi ini.

Namun, untuk beberapa komoditas tertentu di Jateng ketersediaannya masih terbatas. Yakni kedelai dan gandum.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan meski di provinsi ini kedua komoditas tersebut tidak mudah didapat untuk memenuhi kebutuhan, namun masyarakat jangan sampai tergantung dengan produk dari impor. Salah satunya gandum.

Menurutnya, komoditas gandum selama ini sangat mendominasi kebutuhan masyarakat. Bahkan, untuk jenis makanan ringan harus menggantungkan dari produk impor.

Mantan bupati Purbalinggan itu menjelaskan, sebenarnya masyarakat bisa menggantikan posisi gandum dengan produk pangan lokal yang mudah didapat. Salah satunya adalah ketela. Sebab, ketela merupakan produk pangan yang bisa diolah menjadi beragam makanan bercita rasa tinggi.

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat agar lebih menggunakan produk pangan lokal yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Bahkan, untuk memberi contoh kepada masyarakar, pemprov di dalam menggelar acara rapat juga lebih banyak menyajikan olahan produk pangan lokal. 

"Kita akan arahkan ke sana (produk pangan lokal). Bagaimana mengarahkan masyarakat ke sana memang tidak mudah, karena harus mengubah mindset, mengubah sikap mental kita bagaimana kita menyukai produk lokal dan sebagainya. Tapi ini perlu diupayakan," kata Heru.

Diwartakan, Indonesia terancam krisis pangan dari tahun ke tahun. Menurut Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa, pola konsumsi masyarakat sekarang ini mulai tergantung dengan produk gandum. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar