Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Dinkop Jateng Ajak Dubes Negara Sahabat Wisata UKM

Ema Rachmawati
Kepala Dinas Koperasi dan UKM
Semarang-Guna memfasilitasi dan mengangkat potensi dari para pelaku usaha kecil dan menengah (UMK), Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah akan mengajak sejumlah duta besar (dubes) negara sahabat berkeliling di provinsi ini.

Kepala Dinkop dan UKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan para dubes dari negara-negara sahabat yang akan diundang berkeliling di provinsi ini tersebut, akan diajak mencicip beragam produk makanan dan minuman khas yang dihasilkan para pelaku UKM. Termasuk, mengunjungi sentra-sentra kerajinan tangan asli Jateng.

Menurut Ema, pola pengenalan dan fasilitasi dengan mengajak sejumlah dubes negara sahabat itu dianggap cukup efektif dan berhasil. Sebab, beberapa waktu lalu ketika mengajak dubes dari Cekoslovakia ke sentra produksi tempe kaleng di Magelang, langsung meminta produknya diekspor dalam jumlah banyak. Sehingga, produk tempe kaleng dari Magelang mampu menembus pasar ekspor ke negara Eropa.

Selain mengajak dubes negara sahabat, jelas Ema, pihaknya juga mengikutsertakan sejumlah jurnalis dalam wisata UKM tersebut. Tujuannya, agar para jurnalis bisa mengenalkan produk UKM ke dunia luar lewat publikasi media.

"Tahun ini kita akan coba ajak para dubes negara sahabat berwisata UKM di Jateng. Syukur-syukur nanti, ada yang berinvestasi membantu UKM kita. Selain dubes negara sahabat, kita juga akan ajak para jurnalis berkeliling ke UKM di Jawa Tengah, sehingga mereka bisa memotret kondisi pelaku UKM kita," kata Ema, Kamis (1/3).

Lebih lanjut Ema menjelaskan, pihaknya juga serius memfasilitasi para pelaku UKM di Jateng untuk membuka pasar di seluruh Tanah Air. Sehingga, pihaknya membuka kran kerja sama dengan beberapa provinsi lain, misalnya Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendongkrak penjualan domestik.

Diketahui, di Jateng ada 63 ribu pelaku UKM yang sudah terdaftar di i-UKM dan 90 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar