Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Kapolri: Gedung Baru Harus Bisa Membawa Suasana Baru Dalam Melayani Masyarakat

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian berfoto bersama dengan para
tokoh dan pemuka agama se-Jateng, dengan latar belakang gedung
Mapolda yang baru, Jumat (23/3).
Semarang-Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meresmikan penggunaan gedung baru Mapolda Jateng, Jumat (23/3). Gedung baru Mapolda itu bisa digunakan, setelah mengalami kebakaran pada 2015 lalu.

Kapolri mengatakan pembangunan gedung Mapolda baru itu, dilakukan dengan pembiayaan anggaran multiyears. Yakni pada 2016 tahap petama dengan sumber dana Dipa APBN sebesar Rp35.868.518.000, dan hibah Pemprov Jateng sebesar Rp15 miliar. Sehingga, totalnya mencapai Rp50.868.518.000.

Tahap berikutnya, jelas Tito, pembangunan Mapolda mendapat alokasi anggaran sebesar Rp132 miliar dari Dipa Polri APBN II, dan hibah pemprov sebesar Rp12 miliar. 

Dengan pembangunan gedung Mapolda yang baru dengan tujuh tingkat tersebut, lanjut Tito, diharapkan bisa meningkatkan kinerja kepolisian di Jateng. Bahkan, mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.

"Masuk kantor polisi seperti masuk kandang macan, orang jadi takut masuk ke sini. Seharunya, orang masuk ke sini seperti orang masuk ke mal, bahagia dan senang. Itulah yang terjadi di negara-negara demokrasi. Mindset inilah yang kita minta untuk diubah seiring dengan adanya gedung baru. Mudah-mudahan gedung yang baru juga bisa mengubah budaya dan pemikiran temen-temen kepolisian untuk lebih dekat dengan rakyat dan memberi pelayanan publik lebih baik," kata kapolri.

Lebih lanjut perwira bintang empat itu juga meminta kepada jajaran Polda Jateng, untuk menjaga dan merawat gedung baru. Ia juga meminta, agar peristiwa kebakaran pada 30 September 2015 tidak sampai terulang kembali.

"Jangan lagi terulang peristiwa tahun 2015, kebakaran itu. Tolong dievaluasi kenapa kebakaran terjadi, karena sistem listrik dan lain-lain. Jangan sampai terjadi lagi, gedung baru dibangun sudah kebakar lagi," pungkasnya. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar