Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Pemprov Terus Petakan Potensi Wisata dan UMKM di Jateng Untuk Dongkrak Perekonomian

Gubernur Ganjar Pranowo siapsiap menggabun potensi wisata
dengan sektor UMKM  di Jateng  untuk menarik wisatawan.
Semarang-Pemprov Jawa Tengah terus memetakan potensi ekonomi yang ada, untuk bangkit dari krisis akibat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan potensi unggulan di Jateng yang bisa mengangkat ekonomi daerah adalah furnitur, komoditas pertanian berupa kopi, teh dan kakao. Termasuk juga sektor pariwisata di Jateng juga akan digarap serius.

Menurutnya, untuk potensi pariwisata yang dioptimalkan digarap untuk menarik wisatawan mancanegara adalah Karimunjawa dengan keindahan alam pantainya. Selain itu, Gunung Telomoyo dengan hamparan Rawa Pening yang eksotis juga bisa menjadi destinasi wisata andalan baru di Jateng.

"Kalau hari ini kita bicara krisis ekonomi, maka pariwisata Jateng adalah tempat yang bagus untuk mengundang Dollar Amerika masuk ke Indonesia. Atau furnitur. Kan furnitur Jateng juaranya. Dan yang ketiga adalah pertanian, ada kopi dan teh yang kita miliki bisa diekspor. Jadi, ini potensi yang bisa diberdayakan dengan kondisi ekonomi sekarang ini," kata Ganjar, Jumat (2/11).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pemprov juga akan mengkolaborasikan potensi UMKM dengan sektor pariwisata. Sebab, keduanya bisa memberikan dampak positif untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jateng.

"UMKM dan pariwisata yang saling berkesinambungan akan meningkatkan ekonomi daerah," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, Pemprov Jateng terus fokus mengembangkan UMKM sebagai salah satu penguatan ekonomi daerah. Sebab, potensi UMKM di Jateng cukup menjanjikan.

Saat ini, UMKM binaan pemprov mencapai 138.233 unit. Jumlah UMKM binaan naik 3,41 persen, dari sebelumnya 133.679 unit di akhir 2017. (K-08)

Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar