Minggu, 28 Januari 2018

DGCI Semarang Touring Wisata ke Pantai Bandengan Awali Agenda 2018

Anggota DGCI Semarang dan keluarga berfoto bersama di Pantai
Bandengan Jepara, Minggu (28/1).
Jepara-Mengawali agenda rutin tahunan ini, DGCI Semarang menggelar touring ke Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, Minggu (28/1).

Sebagai salah satu komunitas mobil Datsun Go/Go+ terbesar di Jawa Tengah, DGCI Semarang mencoba merekatkan tali persaudaraan di antara para anggota. Terutama bagi anggota yang baru bergabung dengan komunitas.

Pelaksana tugas Ketua DGCI Semarang Andi Setiawan mengatakan kegiatan di awal tahun ini membuka agenda rutin tahunan yang sudah disusun, salah satunya mengadakan touring ke Pantai Bandengan.

Menurutnya, di dalam touring ada beberapa faktor yang harus ditonjolkan selama dalam perjalanan. Yakni, tetap mengedepankan tata tertib dalam berlalulintas.

Karena anggota yang mengikuti touring cukup banyak, sehingga harus dibagi dalam beberapa kelompok mobil.

"Total yang mengikuti touring ada 50 mobil. Biar tidak terlalu panjang rombongan, kita bagi dalam beberapa kelompok," kata Andi.

Dengan pembagian kelompok antara enam sampai tujuh mobil dan dipimpin kepala rombongan, jelas Andi, maka akan meminimalkan potensi kemacetan yang bisa ditimbulkan di jalan. Sehingga, pengguna jalan yang lain tidak merasa terganggu.

Salah satu anggota baru, Uriel mengaku cukup antusias mengikuti seluruh kegiatan touring ke Pantai Bandengan. Sebab, konvoi menggunakan mobil Datsun merupakan pengalaman pertamanya.

"Cukup senang, ya. Saya dan istri kebetulan baru bergabung dan ingin yang pertama ikut konvoi," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Cabang Carfix Majapahit, Susilo menyatakan, pihaknya sebagai bengkel rekanan komunitas DGCI Semarang mengirimkan mobil servis untuk mengiringi konvoi di perjalanan. Sehingga, apabila dibutuhkan untuk perbaikan ringan bisa membantu.

"Tim kami ikut serta dengan maksud, kalau ada sesuatu kendala teknis mobil bisa ditangani langsung," ucapnya.

Sudah menjadi kebiasan DGCI Semarang, usai menggelar kegiatan diakhiri dengan tukar kado dengan sesama anggota sebagai wujud rasa saling memiliki dan mengutamakan kekeluargaan. (K-08)