Sabtu, 21 April 2018

KPU Tetapkan DPT Pilgub Jateng 2018 Sebanyak 27.068.125 Pemilih

Joko Purnomo
Ketua KPU Jateng
Semarang-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 sebanyak 27.067.125 pemilih, yang tersebar di 35 kabupaten/kota di provinsi ini.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan seluruh pemilih tersebut, tercatat di 573 kecamatan dan 8.559 desa/kelurahan di Jateng. Serta, berada di 63.973 tempat pemungutan suara (TPS).

Menurutnya, dari 27.067.125 pemilih yang ditetapkan di dalam DPT Pilgub 2018 tersebut terjadi penurunan sebanyak 1,03 persen atau 280.758 pemilih. Sebab, di daftar pemilh sementara (DPS) yang sebelumnya dilakukan uji publik, jumlah pemilihnya ada 27.348.878 jiwa.

Penurunan jumlah DPT tersebut, jelas Joko, diketahui setelah KPU Jateng melakukan agenda pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih serta dilakukan uji publik di masing-masing kelurahan atau desa di Jateng.

Joko menjelaskan, perbedaan jumlah DPT dengan DPS pada saat pemilihan umum (pemilu) atau pemilihan kepala daerah (pilkada) adalah hal biasa dan tidak ada upaya pengelembungan jumlah data pemilih.

"Berkurangnya karena adanya pemilih ganda yang kita coret salah satunya, kedua pemilih itu sudah meninggal dunia atau pindah alamat mungkin ke luar Jawa Tengah. Kemudian ada perubahan di TPS 7 di Lapas Banyumas karrena tidak bisa dilakukan perekaman, maka pemilih tidak teridentifkasi. Sehingga, pemilih dikeluarkan dari DPT dan berakibat TPS nol tidak ada pemilihnya dan kita hapus," kata Joko di Semarang.

Lebih lanjut mantan ketua KPU Wonogiri itu menjelaskan, dari 27.067.125 pemilih yang ditetapkan di dalam DPT Pilgub 2018 pemilih laki-laki sebanyak 13.478.821 jiwa dan 13.589.304 pemilih perempuan. Sehingga, pada pilgub tahun ini pemilih perempuan mendominasi.

"Kalau daerah di Jawa Tengah yang paling banyak pemilihnya adalah Kabupaten Brebes, yaitu 1.453.170 jiwa. Sedangkan Kota Magelang jumlah pemilihnya hanya 89.294 jiwa dan merupakan daerah dengan jumlah pemilih terkecil," pungkasnya. (K-08)