Rabu, 18 Juli 2018

Penjualan Rumah di Semarang Merosot

Calon pembeli sedang bertanya tentang produk perumahan yang dijual
di Property Expo Semarang di Atrium Mal Ciputra, kemarin. 
Semarang-Hasil penjualan rumah pada pameran Property Expo Semarang (PES) kelima yang diadakan di Atrium Mal Ciputra kemarin, merosot dari target yang ditetapkan. 

Wakil Ketua PES Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan target yang ditetapkan pada saat pameran sebanyak 60 unit rumah, namun hanya terealisasi 19 unit saja. Padahal, pada pameran sebelumnya mampu menjual 56 unit rumah.

Merosotnya penjualan properti di Semarang itu, jelas Wibowo, tidak lepas dari kondisi perekonomian saat ini. Sebab, masyarakat masih beranggapan jika perekonomian belum stabil. 

Menurutnya, faktor lain yang menyebabkan masyarakat menunda pembelian rumah karena lebih mengutamakan kebutuhan lain. Salah satunya adalah biaya masuk sekolah.

"Hanya 19 unit yang tercapai dari total 60 unit yang ditetapkan. Memang ini jauh di bawah target yang ditentukan. Analisa saya, karena ini Hari Raya Lebaran bersamaan dengan tahun ajaran baru, sehingga akan menyita perhatian para calon pembeli," kata Wibowo, Rabu (18/7).

Lebih lanjut Wibowo menjelaskan, pada penjualan unit rumah periode yang sama Lebaran kemarin masih lebih baik. Bahkan, penjualannya lebih tinggi, yakni sebesar 50 unit rumah.

"Harapan kita, di pameran-pamean berikutnya jauh lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, dari catatan penyelenggara Property Expo Semarang, sejak Januari sampai April 2018 terjual 124 unit rumah. Jumlah ini disebut lebih rendah, bila dibandingkan periode yang sama tahun kemarin. Yakni mencapai 140 unit rumah. (K-08)

Akhirnya, Sudirman Said Nyaleg

Sudirman Said maju menjadi caleg DPR RI dari Partai Gerindra untuk
Dapil 12 Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. 
Semarang-Akhirnya, Sudirman Said menerima pinangan Partai Gerindra untuk maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI.

Mantan menteri ESDM itu menjadi caleg Gerindra untuk daerah pemilihan (Dapil) 12 wilayah Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

Dikutip dari rilis yang diterima kilas9.com, Sudirman Said mengatakan alasan bersedia menjadi caleg, untuk tetap menyambung ikatan dan perjuangan rakyat Jawa Tengah.

Menurutnya, melalui pintu politik di lembaga legialatif itu ia memiliki rumah politik dan legitimasi untuk terus memerjuangkan aspirasi rakyat Jateng dengan lebih baik.

Selain itu, jelas Sudirman, perjuangan untuk rakyat Jateng juga dilakukan dengan usaha-usaha lain di luar jalur politik formal. Yakni, seauai dengan yang telah didiskusikan bersama selama ini.

"Langkah politik ini juga sebagai ikhtiar untuk mewujudkan konsistensi politik luhur sebagaimana yang dilakukan para founding fathers. Pada akhirnya nanti, terwujud pemimpin yang memiliki kejujuran dan keluhuran budi," kata Sudirman.

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, dengan bangkitnya keadaban dan menjadi pilar kehidupan berbangsa serta bernegara akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa bermartabat.

"Perjuangan politik perlu sebuah alat, media dan kekuatan hukum.
Dengan ini, saya menerima tawaran Partai Gerindra untuk berjihad politik maju sebagai caleg DPR RI dari Dapil Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Mohon doa restu dan dukungannya," pungkasnya. (K-08)

Pemprov Jateng Ingatkan Calhaj Akan Hal Kecil Saat di Tanah Suci

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (dua dari kanan) menyapa salah satu
calon haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Foto: ISTIMEWA 
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pada tahun ini, di embarkasi Solo akan memberangkatkan 33.364 jamaah calon haji (calhaj), yang terbagi dalam 95 kelompok terbang (Kloter). Terdiri dari 86 kloter dari Jateng dan sembilan kloter dari Yogyakarta.

Menurut Ganjar, bagi para calhaj yang baru kali pertama melaksanakan ibadah haji diminta selalu mematuhi instruksi atau arahan dari pendampingnya. Sebab, semua umat Islam di seluruh dunia juga datang ke Tanah Suci menjalankan rukun Islam kelima itu.

Ganjar berpesan, para calhaj selalu menjaga kesehatan, baik sebelum berangkat, saat di Tanah Suci maupun ketika akan pulang ke Indonesia. Bahkan, hal-hal kecil juga harus diperhatikan dan jangan sampai terlupakan. Di antaranya adalah dokumen pribadi yang penting.

"Setidaknya jaga kesehatan. Kalau belum pernah ke sana, siapkan dokumen pendukungnya yang paling dibutuhkan. Saling terikat dengan kelompoknya, agar tidak tersesat. Kalau sakit di sana, kita harapkan tidak segan untuk bertanya kepada tim pendampingnya," kata Ganjar saat melepas calhaj Kloter 1 di Asrama Haji Donohudan, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, untuk memudahkan pemeriksaan setiap calhaj yang akan berangkat, pada tahun ini pemeriksaan biometrik dan fnger print dilakukan di Tanah Air. Sebelumnya, dilakukan di bandara Makkah dan Jeddah, Arab Saudi dengan waktu lama karena kendala bahasa.

"Pemeriksaan biometrik dilakukan di sini akan memberikan keringanan tahapan di Arab Saudi. Kalau sudah dicek di sini, maka di sana sudah tidak perlu lagi. Karena ini kan elektronik dan akurat," ujarnya.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenag Jateng Farhani menambahkan, pemberangkatan calhaj mulai 17 Juli hingga 15 Agustus 2018. Sedangkan masa pemulangan jamaah haji, dimulai pada 26 Agustus sampai 25 September 2018.

Pada tahun ini, calhaj tertua dari Jateng adalah Qoyyimah Ahmad warga Boyolali yang berusia 91 tahun. Sedangkan calhaj termuda adalah Aulia Fitrianti Munajah Taufik Asrori asal Banyumas, yang berumur 18 tahun. (K-08)

KPU Jateng Cek Syarat Pencalonan Bacaleg Secara Marathon

KPU Jateng saat menerima berkas pendaftaran bacaleg dari DPD PDI
Perjuangan Jateng, kemarin. 
Semarang-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah resmi menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) tingkat provinsi, pada pukul 24.00 WIB. Partai politik paling terakhir datang ke KPU Jateng dan menyerahkan daftar bacalegnya adalah Partai Berkarya.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan pihaknya secara marathon melakukan pengecekan atau verifikasi kelengkapan administasi bacaleg, mulai 18-21 Juli 2018. 

Menurutnya, pada pemeriksaan berkas administrasi untuk masing-masing individu akan lebih mudah karena sudah ada sistem invidasi calon (Silon).

"SK kepengurusannya sesuai yang ada di dokumen apa tidak, kemudian daftar calon yang diajukan ada apa tidak itu yang pertama kita cek. Baru kita cek kuota 30 persen keterwakilan perempuannya per dapil sudah memenuhi apa belum. Setelah itu pernyataan pakta integritas. Setelah syarat pencalonan dari parpol diteliti, kita baru cek syarat calonnya, per individu. Kalau belum lengkap, maka kita minta yang bersangkutan membuat surat pernyataan supaya ada perbaikan kapan dilengkapi," kata Joko, Rabu (18/7).

Lebih lanjut Joko menjelaskan, dengan Silon, maka proses pemeriksaan tidak hanya lebih teliti tetapi juga lebih efisien.

"Kalau ada dokumen atau syarat calon kurang, kita langsung beritahu partainya. Kita berikan kesempatan pada mereka dari tanggal 22-31 Juli untuk perbaikan," ujarnya.

KPU Jateng, jelas Joko, akan menyusun dan menetapkan daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Jateng pada 8-12 Agustus 2018 dan diumumkan pada 12-14 Agustus 2018. (K-08)