Minggu, 02 Desember 2018

Gaia Residence Buka Club House Untuk Manjakan Penghuni

Seorang instruktur aqua zumba sedang memberi pengarahan kepada
peserta di Club House Gaia Residence, Minggu (2/12).
Semarang-Gaia Residence menghadirkan club house, untuk para penghuninya dan masyarakat umum. Fasilitas olahraga dan santai keluarga itu, didesain guna melayani kebutuhan berolahraga bagi para penghuni dengan konsep minimalis dan dinamis.

Marketing Communication Gaia Residence Angga Raharjo mengatakan Gaia Club House yang baru dibuka ini, memiliki fasilitas kolam renang dan pusat kebugaran serta ruang bersantai. Yang unik, kolam renang dengan kedalaman 1,25 meter itu bisa dimanfaatkan sebagai arena aqua zumba, olahraga kekinian.

Menurutnya, dengan kehadiran club house yang berlokasi tepat di sisi sebelah kanan pintu gerbang perumahan diharapkan mampu mendorong tingkat hunian di Gaia Residence.

Angga menjelaskan, khusus bagi masyarakat umum yang juga ingin menikmati fasilitas club house di Gaia Residence bisa datang setiap pukul 06.00-21.00 dengan membayar Rp25 ribu per kedatangan. 

Lingkungan Gaia Residence yang asri, simple dan elegan.
"Club house yang kami buka ini, ingin mengenalkan kepada warga dan komunitas di sekitar Gaia Residence. Bagi 10 pengunjung yang datang selain penghuni, bisa mendapatkan free akses masuk selama sebulan penuh di Desember ini," kata Angga, Minggu (2/12).

Lebih lanjut Angga menjelaskan, selain areal indoor, di club house tersebut juga tersedia areal outdoor yang bisa dimanfaatkan penghuni di Gaia Residence untuk menggelar pesta minimalis dengan konsep outdoor.

Sementara itu, lanjut Angga, dari 196 unit yang tersedia di Gaia Residence berbagai tipe, baru tipe Euthenia 40 sudah terjual habis. Sedangkan sisanya, masih ada 26 unit yang tersedia dengan berbagai tipe.

"Masih ada 26 unit yang siap dibeli, calon pembeli bisa langsung datang ke marketing gallery kami. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp900 jutaan sampai Rp1,8 miliar," tandasnya. (K-08)

Pameran Rumah Akhir Tahun Targetkan Rp50 Miliar Transaksi Penjualan

Dua sales salah satu perumahan berbincang sembari menunggu calon
pembeli datang di pameran rumah di Atrium Mal Paragon, belum lama
ini.
Semarang-Menjelang tutup tahun, pameran perumahan di Property Expo Semarang menargetkan transaksi yang dibukukan bisa mencapai Rp50 miliar. 

Wakil Ketua Property Expo Semarang Wibowo Tedjosukmono mengatakan meskipun pasar properti dalam negeri pada umumnya dan Jawa Tengah khususnya belum stabil, namun diharapkan menjelang akhir 2018 bisa mencapai target yang ditetapkan.

Menurutnya, sampai dengan saat ini, suku bunga perbankan masih kompetitif.

Oleh karena itu, jelas Wibowo, pihaknya terus menjalin kerja sama dengan perbankan untuk bisa mencapai target yang optimal di akhir tahun.

"Adapun target kita kali ini Rp50 miliar minimal. Pada pameran ke-8 kemarin kita hanya bisa mencapai Rp18 miliar, dan yang ke-9 hampir mencapai Rp40 miliar," kata Wibowo, Minggu (2/12).

Lebih lanjut Wibowo menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan rumah idaman bisa segera memanfaatkan sisa waktu sebelum harga naik.

"Tahun depan, harga rumah sudah pasti naik. Kenaikannya antara 10-15 persen," ujarnya.

Sementara itu, Vice President Regional Transaction and Consumer Head Regional VII Bank Bank Mandiri Andrea Rivelino menambahkan, pihaknya siap merealisasikan target yang ditetapkan Property Expo Semarang pada akhir tahun. Salah satu upayanya, dengan menawarkan KPR Milenial.

"KPR terbaru kita namanya KPR Milenial. KPR Milenial ini sangat menarik, karena suku bunganya juga bagus 6,5 persen fix untuk lima tahun. Ini memang kita khususkan untuk nasabah-nasabah milenial. Harapannya, para milenial di usai 25 tahun yang sudah punya pekerjaan dan pendapatan tetap bisa punya rumah di usia mudanya," ujarnya.

Menurut Andrea, generasi milenial dibidik untuk penyaluran KPR, karena dianggap generasi yang dinamis dan mengejar sukses di usia muda. Namun, kebanyakan masih mengedepankan gaya hidup dibanding membeli rumah.

"Kami untuk Oktober 2018, sudah menyalurkan KPR sebesar Rp726 miliar di wilayah Jawa Tengah," tandasnya. (K-08)