Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Bappeda Jateng Pastikan Trase Tol Bawen-Yogya Tak Rusak Cagar Budaya

Sudjarwanto Dwiatmoko
Kepala Bappeda Jateng
Semarang-Kedua tokoh pemimpin dua wilayah yang dilalui tol Bawen-Yogyakarta sudah bertemu dan menyamakan persepsi, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Salah satu yang disepakati adalah tentang jalur tol Bawen-Yogyakarta, tidak merusak cagar budaya.

Situs cagar budaya yang dijaga kelestariannya dan diharapkan tidak rusak karena jalan tol Bawen-Yogyakarta, adalah Candi Borobudur.

Kepala Bappeda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan jalan tol Bawen-Yogyakarta saat ini memasuki tahap lelang, dengan trase yang sudah disepakati. Jateng meminta adanya exit tol, di dekat kawasan situs cagar budaya.

Menurutnya, dari masukan Jateng itu maka ruas tol Bawen-Yogyakarta akan disiapkan exit tol untuk pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur.

Sujarwanto menjelaskan, dengan sudah adanya kesepahaman antara Jateng-DIY terkait pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta, maka aksesibilitas di kedua wilayah itu akan semakin mudah dan memerpendek jarak tempuh.

"Sekarang sudah masuk tender, kan. Nasional sudah menenderkan untuk tol Bawen-Yogya, dan lewatnya juga sudah jelas trassenya. Melalui mana, sudah ada study trassingnya dengan baik. Tol itu kan tidak turun di sembarang tempat, yang terpenting ada interchangenya. Interchange tetap di Palbapang, pertigaan Borobudur dan Muntilan. Jadi, kurang lebih sekitar hampir satu kilometer menuju Borobudur," kata Sujarwanto, Jumat (11/1).

Sujarwanto lebih lanjut menjelaskan, pengembangan kawasan wisata yang ada di wilayah Jateng-DIY tidak hanya mengandalkan pembangunan jalan tol saja. PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga ikut mendukung mobilitas masyarakat terutama sektor pariwisatanya, dengan menghidupkan kembali jalur kereta api. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada jalur kereta api menuju Borobudur.

"Jadi, nanti ada kereta api dari Kedungjati-Ambarawa-Magelang-Yogyakarta. Ini tentu sangat bagus bagi perkembangan pariwisata di Jawa Tengah," ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, KAI akan menghidupkan jalur sepanjang 121 kilometer dari Ambarawa ke Yogyakarta. Dari 121 kilometer itu, sekira 42 kilometernya merupakan jalur rel kereta api lama dan sisanya adalah jalur baru. Termasuk, beberapa stasiun lama juga ada yang direvitalisasi. Di antaranya adalah Stasiun Kedungjati, Tuntang, Ambarawa dan Bedono. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar