|

RNI Gelar Kelas Kreatif BUMN, Dorong Kreativitas Milenial

Menteri BUMN Rini Soemarno melihat proses peracikan kopi saat me-
ngunjungi kelas barista di acara Kelas Kreatif BUMN di Sumenep.
Semarang-Guna mendukung program pemerintah mengembangkan industri kreatif kepada generasi milenial, Kementerian BUMN menggelar program Kelas Kreatif BUMN di 31 kota di Indonesia selama Maret-April 2019. Acara tersebut juga dalam rangka, untuk memeringati HUT ke-21 Kementerian BUMN dan ditargetkan diikuti 10 ribu orang peserta.

Acara Kelas Kreatif yang digawangi Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) di Sumenep dibuka Direktur Utama RNI, B. Didik Prasetyo bersama Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan dihadiri Menteri BUMN RI Rini Soemarno.

Dirut RNI, B. Didik Prasetyo mengatakan Kelas Kreatif BUMN di Sumenep diikuti 345 peserta dengan empat pilihan kelas keterampilan, yaitu barista, make up artis, vlog dan digital marketing. Kelas Keterampilan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda, sehingga pelatihan yang dilaksanakan betul-betul bermanfaat dan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja atau mendirikan usaha. 

Menurutnya, dipilihnya keempat keterampilan itu tidak lepas dari tingginya minat dan pertumbuhan keempat bidang tersebut belakangan ini. 

Berdasarkan data yang dirilis Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada awal 2019, jelas Didik, sub sektor fashion dan kuliner masuk tiga besar penyumbang ekspor ekonomi kreatif Indonesia. Begitu pula dengan video dan animasi, yang menjadi menjadi sub sektor dengan pertumbuhan tertinggi kedua, kemudian disusul digital marketing yang terus tumbuh seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia.

Didik menjelaskan, data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2017, pengguna internet di Indonesia sekira 143 juta lebih tinggi dari pengguna internet di 2016 yang hanya 132,7 juta. Bekraf memprediksi, setiap tahun industri ekonomi kreatif tumbuh sekira Rp70 triliun.

"Dengan adanya pilihan kelas keterampilan, para peserta bisa memilih mengikuti kelas yang dirasa sesuai dengan minat, bakat dan kebutuhannya. Kehadiran Kelas Kreatif BUMN di Sumenep bisa mengispirasi generasi milenial untuk tetap semangat berkarya dan mengejar cita-cita," kata Didik dikutip dari rilis.

Lebih lanjut Didik menjelaskan, saat mengikuti kelas para peserta tidak hanya mendapat teori tetapi juga diajak lebih mendalami melalui praktek. Porsinya, 25 persen materi berupa teori, sedangkan 75 persen adalah praktik. 

Wabup Sumenep Achmad Fauzi menambahkan, tingginya animo peserta yang ikut menunjukkan jika generasi muda di Sumenep ingin berkontribusi mengembangkan ekonomi kreatif daerahnya. 

"Ekonomi kreatif Provinsi Jawa Timur sebesar 9,37 persen, atau berada di posisi keempat di bawah Yogyakarta sebesar 16,12 persen, Bali 12,57 persen dan Jawa Barat 11,81 persen," ujar Fauzi.

Kelas Kreatif BUMN, lanjut Fauzi, merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena memberikan berbagai pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dan minat generasi milenial saat ini. Harapannya, Kelas Kreatif BUMN bisa membantu generasi muda Sumenep menghadapi persaingan yang sudah semakin mengglobal. (K-08)

Posted by kilas9.com on Minggu, April 07, 2019. Filed under , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "RNI Gelar Kelas Kreatif BUMN, Dorong Kreativitas Milenial"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added