|

DPRD Jateng Ingin Tahun Depan Penilaian Prestasi Berdasar Kemampuan Individu

Sejumlah siswa baru sedang mengikuti masa pengenalan lingkungan
sekolah.
Semarang-Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Yudi Indras mengatakan untuk sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun depan, diharapkan ada perbaikan evaluasinya. Terutama, pada mekanisme penghitungan nilai prestasi.

Menurutnya, pada PPDB tingkat SMA tahun ini sistem penilaian prestasi cenderung merugikan calon siswa baru.

Yudi menyatakan, calon siswa baru yang memiliki prestasi olahraga atau seni secara individu dikalahkan dengan prestasi kolosal. Misalnya paduan suara atau cheerleader. Seharusnya ada pembeda, antara prestasi individu dengan kolosal.

"Untuk nilai-nilai prestasi yang sifatnya kolosal, agar ditinjau ulang. Misal prestasi drum band, cheerleader dan paduan suara. Walau prestasi nasional atau internasional, tidak bisa jadi acuan kemampuannya sama. Penilaiannya ini harus dievaluasi, tidak bisa disamakan dengan prestasi personal atau individu. Jadi, ini tidak mencerminkan sebuah kemampuan individu yang pantas untuk diadu di sebuah kompetisi nilai," kata Yudi belum lama ini.

Yudi lebih lanjut menjelaskan, bila ada perubahan sistem penghitungan nilai prestasi individu dengan kolosal, maka kompetisi masuk ke sekolah negeri bisa lebih tertata. Sehingga, siswa berprestasi dengan kemampuan individu bisa bersaing secara sehat bersama siswa lainnya bukan prestasi kelompok.

Sementara, untuk sistem zonasi, jelas Yudi, pihaknya mendukung dengan catatan tertentu. Yakni, perlu sosialisasi lebih matang kepada masyarakat dan tidak semata mengejar sekolah favorit. (K-08)

Posted by kilas9.com on Selasa, Juli 16, 2019. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "DPRD Jateng Ingin Tahun Depan Penilaian Prestasi Berdasar Kemampuan Individu"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added