|

KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Jelaskan Kronologi Kecelakaan Kapal Tabrak Container Crane

Kepala KSOP Ahmad Wahid (kanan) ditemani Direktur Utama Pelindo
III Doso Agung menjelaskan kronologis kejadian kapal di Pelabuhan
Tanjung Emas Semarang.
Semarang-Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semarang Ahmad Wahid mengatakan dari kejadian kapal MV Soul of Luck yang menabrak container crane di Pelabuhan Tanjung Emas sudah sudah dilakukan pemeriksaan. Termasuk, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga telah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Menurutnya, untuk mengetahui kejadian kecelakaan itu pihaknya sudah meminta klarifikasi dan keterangan terhadap nahkoda kapal dan awaknya serta petugas dari kapal pandu.

wahid menjelaskan, sebenarnya dari hasil pemeriksaan terhadap kru dan nahkoda dari kapal MV Soul of Luck sebelum meninggalkan pelabuhan dari Malaysia sudah dilakukan pemeriksaan atau ram check. Hal itu sesuai dengan standar prosedur baku, bahwa satu jam sebelum berlayar harus dilakukan pemeriksaan.

Namun, jelas Wahid, saat mendekati dermaga Pelabuhan Tanjung Emas, kapal MV Soul of Luck terjadi ketidaknormalan. Yakni, mesin tidak respon saat dijalankan mundur karena terjadi gangguan dari sistem kapal tersebut.

"Permintaan dari pilot untuk mundur, tapi mesin japal tidak respon. Malah kapalnya itu selalu minggir ke kiri, sehingga pada saat sudah mendekati dermaga untuk menghindari tabrakan maka satu tagboat mendorong kapal menjauh dermaga. Yang tagboat satunya lagi, narik ke belakang untuk nahan. Tapi tidak sanggup nahan, dan akhirnya talinya putus," kata Wahid, Senin (15/7).

Saat ini, lanjut Wahid, pelayanan kepelabuhan tetap berjalan seperti biasa dan lokasi kejadian sudah disterilkan.

"Kami berkoordinasi dengan KNKT, untuk menginvestigasi penyebab dari kejadian tersebut," jelasnya.

Diketahui, insiden kapal MV Soul of luck yang menabrak container crane di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menyebabkan alat pemindah peti kemas nomor tiga roboh. Kapal berbendera Panama itu sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Port Klang Malaysia pada 11 Juli 2019, dan tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang 14 Juli 2019. (K-08)

Posted by kilas9.com on Senin, Juli 15, 2019. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Jelaskan Kronologi Kecelakaan Kapal Tabrak Container Crane"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added