|

Pemprov Apresiasi Masyarakat Jateng Tak Gunakan Plastik Untuk Bungkus Daging Kurban

Panitia kurban Masjid Baiturrahman Semarang sedang menimbang da
ging kurban dan memasukkan ke wadah anyaman bambu.
Semarang-Pembagian daging kurban Idul Adha tahun ini tidak menggunakan plastik, mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah. Sehingga, upaya pengurangan penggunaan plastik bisa ditekan.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari sejumlah panitia kurban lewat aplikasi media sosial, jika pembagian daging kurban tidak menggunakan plastik. Beberapa menggunakan wadah ramah lingkungan, semisal tempat yang terbuat dari anyaman bambu atau bungkus daun jati.

Menurutnya, imbauan tidak menggunakan plastik sebagai pembungkus daging kurban sebenarnya sudah diinformasikan jauh hari.

Ganjar menjelaskan, dengan menggunakan pembungkus ramah lingkungan selain dari plastik akan mendorong upaya pengurangan limbah plastik. Sehingga, ke depan tidak ada lagi pemakaian plastik di setiap momentum tertentu di masyarakat.

"Kita tidak menggunakan plastik. Maka mulai pakai besek atau daun, agar kita bisa mengurangi penggunaan plastik dengan baik. Kita mulai, dan hal yang kecil," kata Ganjar, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pemprov terus mengampanyekan gerakan bebas sampah plastik kepada masyarakat.

Sementara, di Masjid Baiturrahman Semarang panitia kurban menerima 15 ekor sapi dan seekor kerbau serta 24 ekor kambing. Untuk membagikan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, panitia menyiapkan lima ribu tempat makan dari anyaman bambu. (K-08)

Posted by kilas9.com on Senin, Agustus 12, 2019. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Pemprov Apresiasi Masyarakat Jateng Tak Gunakan Plastik Untuk Bungkus Daging Kurban"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added