|

Diduga Terpapar Paham Radikalisme, Seorang Guru Diperiksa

Gubernur Ganjar Pranowo ketika berdialog dengan sejumlah pelajar di
acara diskusi kebangsaan.
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan seorang guru di Kabupaten Sragen diketahui mengibarkan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan mengajak sejumlah pelajar. Namun, pemprov tidak ingin gegabah mengambil keputusan dan masih meminta klarifikasi dari sejumlah pihak.

Saat ini, jelas Ganjar, pemprov sedang mendalami keterlibatan seorang guru di Sragen itu yang diduga terpapar paham radikalisme. Apabila terbukti terpapar dan melakukan kesengajaan mengajak siswa, pemprov akan memberikan tindakan tegas.

Ganjar menjelaskan, pihaknya sudah memintai keterangan dari siswa dan oknum guru tersebut serta dari kepala sekolah. Tim khusus yang dibentuk itu, bertugas mencari tahu dan menjadi acuan untuk memberi sanksi.

"Guru, sedang kita dalami. Kalau mereka memang melanggar dan ada faktor kesengajaan, saya tidak ada ampun soal itu. Makanya, biar kita dalami dulu. Saya sudah cek media sosialnya dan sebagainya, mudah-mudahan mereka bisa memberikan klarifikasi dengan baik. Tapi kalau tidak, saya kasih sanksi," kata Ganjar, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, kegiatan yang dilakukan sejumlah pelajar di SMKN 2 Sragen belum bisa dikategorikan terpapar paham radikalisme. Sebab, para pelajar itu juga ternyata tidak paham dengan bendera yang dipegang dan dikibarkan itu. (K-08)

Posted by kilas9.com on Jumat, Oktober 18, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Diduga Terpapar Paham Radikalisme, Seorang Guru Diperiksa"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added