|

Gelar Pameran Inklusi Keuangan, OJK Ingin Masyarakat Melek Produk Perbankan

Sekda Jateng Sri Puryono didampingi Kepala OJK Kanreg 3 Jateng-DIY
meninjau stan di pameran Bulan Inklusi Keuangan.
Semarang-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kanreg 3 Jateng-DIY Aman Santosa mengatakan untuk menggenjot tingkat inklusi keuangan di Jawa Tengah, pihaknya menggelar pameran inklusi keuangan. Saat ini, inklusi keuangan yang ada di Jateng masih 66,32 persen lebih rendah dibanding nasional.

Aman menjelaskan, salah satu upayanya dengan menggalakkan Gerakan Indonesia Menabung. Karena, sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif ditetapkan target pada akhir tahun ini bisa mencapai 75 persen.

"Kita akan manfaatkan betul bulan inklusi keuangan ini. Upaya ini adalah upaya percepatan. Harapannya, dengan gerakan bulan inklusi keuangan ini salah satu program unggulannya Indonesia Menabung mudah-mudahan bisa sampai," kata Aman di sela pembukaan Bulan Inklusi Keuangan di kantornya, Rabu (16/10).

Sekda Jateng Sri Puryono menambahkan, dibutuhkan juga pemahaman kepada masyarakat untuk tahu tentang Gerakan Indonesia Menabung. Sehingga, bisa meningkatkan persentase inklusi keuangan di provinsi ini.

Bahkan, para perbankan yang ada di wilayah Jateng didorong untuk menjangkau wilayah perdesaan untuk mengajak masyarakat mengenal produk perbankan.

"Kita berikan pemahaman kepada mereka, termasuk insentif kepada mereka. Harapannya, jangan sampai jatuh pada rentenir. Bank sekarang sudah banyak, dan menjangkau desa-desa," ujar sekda. (K-08)

Posted by kilas9.com on Kamis, Oktober 17, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Gelar Pameran Inklusi Keuangan, OJK Ingin Masyarakat Melek Produk Perbankan"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added