Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Mentan Ajak Daerah Bangun Pertanian Modern

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Mentan Andi
Amran saat menghadiri Peringatan Hari Tani Nasional di Pemalang.
Semarang-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan menghadapi revolusi industri 4.0, dibutuhkan kemampuan untuk mengolah teknologi pertanian. Tujuannya, agar dalam 10 tahun mendatang bisa sejajar dengan negara-negara maju. 

Andi Amran menjelaskan, dalam mendukung modernisasi sektor pertanian, pemerintah pusat telah mendistribusikan 400 ribu alat mesin pertanian selama empat tahun terakhir ini. Saat ini, modernisasi pertanian di dalam negeri sudah mencapai 2,15 persen dari sebelumnya 0,04 persen.

"Ini kita dorong pertanian modern, dan Jawa Tengah ternyata maju dengan pesat, sehingga ekspor naik. Sekarang, pemuda-pemuda tertantang untuk bergerak di sektor pertanian dan sangat menguntungkan. Ini berdampak secara nasional, dan hasilnya hari ini ekspor naik sembilan juta ton dan lima terbaik eksportir di dunia," kata Andi Amran saat Peringatan Hari Tani Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Pemalang, Minggu (29/9).

Lebih lanjut Andi Amran, meski belum 100 persen modernisasi pertanian selesai dikerjakan, ekspor komoditas pertanian mulai mengalami peningkatan. Ekspor pertanian dari semula 33 juta ton menjadi 42,5 juta ton, dan ditargetkan pada tahun ini mencapai 45 juta ton. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan, memang sudah banyak negara maju yang mengusung konsep pertanian modern. Bahkan, Thailand saja sekarang hampir menyalip Indonesia di sektor pertanian.

"Sekarang aplikasi muncul, dan teknologi mulai muncul. Terus kita kembangkan apa yang diinginkan mereka. Contoh di Soropadan ada traktor yang bisa jalan sendiri. Dari pemerintah, kita fasilitasi dari sektor penjualan dengan teknologi," ujar Ganjar.

Oleh karena itu, jelas Ganjar, peran dari petani muda kreatif sangat dibutuhkan untuk ikut mendukung sistem modernisasi pertanian. Sedangkan tugas pemerintah melakukan pendampingan kepada petani-petani yang kreatif, di dalam mengembangkan komoditas berorientasi pasar ekspor. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar