|

Sekda: Anak Main Gawai Harus Dibatasi Penggunaannya

Sri Puryono
Sekda Jawa Tengah
Semarang-Sekda Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan penggunaan gawai yang tepat sasaran, akan memberikan pelajaran bagi setiap anak. Namun, jika salah pemakaiannya akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

Sekda mengaku sudah mengetahui adanya pemberitaan yang menyebutkan sejumlah anak, harus dibawa ke rumah sakit karena kecanduan bermain gem di gawai. Karena, terlalu lama terpapar gawai bakal membawa pengaruh buruk terhadap anak. 

Oleh karena itu, jelas Sri Puryono, para orang tua harus bisa selektif di dalam mengontrol penggunaan gawai. Selain itu, para kepala daerah juga bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya tentang dampak buruk dari pemakaian gawai secara berlebihan.

"Imbauan saya tolong kepada orang tua, benar-benar mengawasi anak-anaknya. Jadi, ini sudah menggejala utamanya di Jawa Barat sudah lebih parah. Bahkan, di Tiongkok sudah ada rumah sakit khusus menampung korban gadget itu. Saya kira, pemerintah harus ambil sikap memberikan imbauan kepada masyarakat dan juga kepada para kepala daerah bagaimana bisa mengatur penggunaan gadget. Karena, dampaknya sangat berbahaya," kata sekda, Selasa (22/10).

Sri Puryono lebih lanjut menjelaskan, peran dari orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan memberikan pemahaman kepada anak terkait penggunaan gawai secara benar. 

"Sudah banyak kasusnya, dan ini jadi ancaman serius bagi perkembangan anak. Kita sebagai orang tua harus tahu dan paham, bagaimana memberikan penjelasan kepada anak untuk tidak terlalu lama bermain gawai," pungkasnya. (K-08)

Posted by kilas9.com on Selasa, Oktober 22, 2019. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Sekda: Anak Main Gawai Harus Dibatasi Penggunaannya"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added