|

Kuota Akad Kredit Rumah FLPP Habis, Tapi Pengembang Masih Punya Stok

Andi Kurniawan
Wakil Ketua DPD REI Jateng
Semarang-Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah Andi Kurniawan mengatakan sejak Agustus 2019 kemarin, kuota rumah FLPP atau rumah subsidi telah habis. Padahal, pengembang masih ada stok 350 unit rumah FLPP belum terjual.

Andi menjelaskan, meski memiliki stok rumah subsidi tetapi pengembang kesulitan menjualnya melalui KPR. Hal itu terjadi, lantaran perbankan lebih mengutamakan memberikan jatah kepada pengembang yang mengambil kredit konstruksi dari bank bersangkutan.

Menurutnya, kondisi ini harus disikapi para perbankan untuk lebih lunak dalam membantu pengembang menjual produk rumah FLPP.

"Kita berharap, bank-bank penyalur FLPP ini untuk yang masih punya kuota memperbolehkan mereka (pengembang) yang bukan mengambil kredit konstruksi dari bank bersangkutan bisa memanfaatkan. Daripada, mereka menunggu rumah-rumah yang belum jadi, tapi ngambil kredit konstruksi dari bank bersangkutan. Artinya apa? Ini kejar target kita karena kondisi KPR yang memang sedang tidak ada kuota lagi. Makanya, kuota-kuota yang tersisa ini harus kita maksimalkan," kata Andi, kemarin.

Lebih lanjut Andi meminta kepada pemerintah, untuk cepat merealisasikan program rumah FLPP kembali. Sebab, rumah subsidi merupakan program dari pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa mengakses KPR di perbankan.

"Kami masih menunggu kebijakan pemerintah yang baru," pungkasnya. (K-08)

Posted by kilas9.com on Selasa, November 05, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Kuota Akad Kredit Rumah FLPP Habis, Tapi Pengembang Masih Punya Stok"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added