|

Telat Dok APBD 2020, DPRD Jateng Bisa Tidak Terima Gaji

Bambang Kusriyanto
Ketua DPRD Jawa Tengah
Semarang-Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto mengatakan pembahasan APBD 2020 akan segera dirampungkan, dan targetnya bisa selesai sebelum akhir bulan ini. Untuk saat ini, pembahasannya masih di tingkat komisi.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri sudah menetapkan batas akhir pengesahan APBD 2020 adalah 30 November mendatang.

Apabila melebihi batas waktu yang ditetapkan, jelas Bambang, maka akan ada sanksi administrasi yang dijatuhkan. Yakni, anggota dewan tidak menerima gaji selama enam bulan.

"Tanggal 12 November nanti dok, dan nilainya Rp28 triliun lebih berapa gitu. Paling besar kalau bicara masalah itu, ya mesti belanja publik 60 persen dan belanja pegawainya 40 persen. Tahun kemarin itu Rp27 triliun sekian, dan tahun ini naik sekitar Rp1 triliun sekian kurang lebih," kata Bambang, kemarin.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, APBD 2020 harus dilakukan pembahasan secara cepat. Sebab, terdapat komposisi pos anggaran bantuan provinsi ke kabupaten/kota.

"Jika sudah jadi APBD, postur anggaran bisa dibuka ke publik. Masyarakat bisa lihat, dan saya minta humas menampilkan ke website," tandasnya. (K-08)

Posted by kilas9.com on Rabu, November 06, 2019. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Telat Dok APBD 2020, DPRD Jateng Bisa Tidak Terima Gaji"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added