Sabtu, 09 Maret 2019

Hotel Pesonna Semarang Sajikan Middle East Menu

Smoothie kurma dan jus kurma pisang cokelat
yang disajikan Hotel Pessona Semarang.
Semarang- Hotel Pesonna Semarang terus berkreasi, untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya. Salah satunya, meluncurkan menu baru yang dikemas dalam tema "Middle East Food and Beverage Promotion".

Public Relations Hotel Pesonna Semarang Twinika Sativa mengatakan menu tersebut bisa dipesan di Pesonna-CafĂ© sejak Januari hingga Maret 2019. 

Menurutnya, Hotel Pessona Semarang mengusung tema Middle East sebagai menu pembuka awal tahun.

Nuansa menu Timur Tengah diambil, jelas Twinika, guna memerkuat brand Hotel Pesonna Semarang sebagai lifestyle dan halal hotel.

"Terdapat dua varian menu main course, yaitu Mandhi Chicken Rice dan Beef Swarma. Kedua menu tersebut merupakan menu khas kawasan Timur Tengah, yang disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia," kata Twinika dikutip dari rilis.

Executive Chef Hotel Pesonna Semarang Arinto Kuswinarto menambahkan, mandhi chicken rice merupakan nasi berbumbu rempah yang disajikan dengan daging kambing atau ayam. Sedangkan beef swarma adalah roti gulung memanjang yang di dalamnya diberi sayuran selada, bawang bombay, timun dan tomat dan dilengkapi daging sapi atau daging ayam serta kambing.

"Kalau menu beverage menyajikan smoothie kurma dan jus kurma pisang cokelat. Kurma bukan hanya enak dikonsumsi langsung, tetapi kurma juga nikmat jika dijadikan bahan dasar olahan minuman. Dengan cita rasa manis dan creamy, smoothie kurma maupun jus kurma pisang cokelat cocok dinikmati saat bersantai," ujar Arinto.

Untuk menikmati mandhi chicken rice, cukup Rp55 ribu per porsi, dan beef swarma dibanderol Rp45 ribu per porsi. Sedangkan smoothie kurma dihargai Rp25 ribu gelas, dan jus kurma pisang cokelat dengan harga Rp20 ribu gelas. (K-08)

BI Jateng Sosialisasi Keaslian Uang Rupiah Lewat Seni Ketoprak

Gubernur Ganjar Pranowo (kiri) satu panggung dengan
Kepala Perwakilan BI Jateng Hamid Ponco Wibowo di
acara ketoprak, Jumat (8/3).
Semarang-Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Hamid Ponco Wubowo mengatakan upaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengenalan ciri-ciri keaslian uang Rupiah terus dilakukan pihaknya, termasuk menggunakan sarana kesenian daerah berupa ketoprak untuk sosialisasi kebijakan pembayaran dari BI di KPw BI Jateng, Jumat (8/3) malam.

KPw BI Jateng bersama dengan pemprov dan stake holder terkait, jelas Ponco, ingin mengangkat kesenian daerah masyarakat setempat bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Tidak hanya warga perdesaan, tapi juga para pejabat dan juga generasi milenial sekarang.

Menurutnya, tidak hanya tugas BI saja di dalam melakukan sosialisasi dan edukasi tentang ciri-ciri keaslian uang Rupiah tetapi juga tugas semua pihak. Oleh karenanya, dengan mengajak Gubernur Ganjar Pranowo dan Sekda Jateng Sri Puryono serta beberapa pimpinan perbankan di provinsi mengedukasi masyarakat tentang keaslian Rupiah dan sistem pembayaran saat ini dirasa penting.

Ponco menjelaskan, ada beberapa kebijakan BI yang disampaikan dengan apik dan dibumbui humor ala ketoprak bisa mengena kepada para penonton. Di antaranya adalah Gerakan Nasional Non Tunai, dan clean money policy atau merawat uang Rupiah dengan baik.

"Kerja sama kami dari Bank Indonesia dengan Pemprov Jawa Tengah, menggelar seni budaya ketoprak. Kita mengambil tema "Jumenengan Joko Tingkir". Dari cerita itu, kita selipkan kebijakan BI, misal edukasi ke masyarakat bagaimana sistem pembayaran sekarang ini. Sebab, salah satu tugas kita adalah menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dengan membawa sarana ketoprak, harapan kami apa yang ditampilkan bisa mengena di masyarakat. Terutama, mengetahui ciri-ciri keaslian uang Rupiah," kata Ponco usai berperan sebagai Joko Tingkir.

Ponco lebih lanjut menjelaskan, untuk menampilkan kesenian ketoprak kepada para tamu yang hadir, KPw BI Jateng menggandeng kelompok Wayang Orang Ngesti Pandowo dan mengajak Gubernur Ganjar Pranowo menjadi Ki Kebo Kenanga dan Sekda Jateng Sri Puryono sebagai Sultan Trenggono. (K-08)

Wartawan Semarang Deklarasi Anti Hoax

Wartawan di Kota Semarang deklarasi tolak hoax di halaman kantor
gubernuran, Jumat (8/3).
Semarang-Koordinator Wartawan Semarang AntiHoax Agus Hermanto mengatakan masifnya informasi fitnah maupun ujaran kebencian dan hoax di media sosial (medsos), membuat masyarakat kesulitan membedakan antara informasi yang benar atau menyimpang. Sehingga, masyarakat mudah terprovokasi lewat medsos dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Agu menjelaskan, para jurnalis yang ada di Kota Semarang berkomitmen mengkampanyekan gerakan anti-berita hoax yang ujungnya memecah belah persatuan bangsa. Para jurnalis dari sejumlah aliansi media di Semarang itu bersepakat, untuk menangkal dan melawan masifnya informasi hoax yang menyebar di medsos.

Menurutnya, sesuai dengan peran para jurnalis mewartakan berita-berita kebenaran, diharapkan bisa menjadi filter dari munculnya informasi hoax.

Agus yang juga jurnalis televisi nasional itu menjelaskan, para jurnalis dituntut bisa berperan aktif menangkal berita hoax dimulai dari level lingkungan terdekat. Mulai dari keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya. Sebab, tidak jarang grup aplikasi Whatsapp keluarga dan grup warga kampung menjadi sarana dalam penyebaran konten hoax.

"Peran media adalah tidak henti-hentinya dan lelahnya untuk mengajak masyarakat, agar hati-hati dalam mengonsumsi informasi yang beredar di media sosial dan sejenisnya. Bahwa menjadi tugas utama para insan media selain membuat berita, kita juga mencerdaskan masyarakat untuk mengonsumsi berita yang benar. Bahwa kita sebagai insan media, siap menjadi verifikator berita-berita hoax," kata Agus usai deklarasi antihoax di halaman kantor gubernuran, Jumat (8/3).

Agus lebih lanjut menjelaskan, para jurnalis sebagai ujung tombak pemberitaan di Tanah Air bisa memberikan filter mengenai berita-berita hoax. Terutama, pemberitaan di seputar Pemilu 2019 yang disebar di medsos berisi kebencian dan fitnah.

"Berita hoax ini sangat berbahaya, apabila diterima masyarakat tanpa disaring terlebih dulu. Makanya, kita juga kampanyekan Saring Sebelum Sharing, agar tidak ikut menyebar hoax," tandasnya. (K-08)

Pertamina Jamin Pasokan BBM di Klaten Aman Meski Dilanda Banjir

Sejumlah warga Klaten sedang mengisi BBM di SPBU 44.574.22 di
Kecamatan Cawas.
Semarang-Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari mengatakan wilayah Kabupaten Klaten yang terendam banjir, tidak sampai membuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji kepada masyarakat terganggu dan itu sudah dipastikan Pertamina MOR IV. Pihaknya sudah memastikan kelancaran penyaluran BBM dan elpiji di wilayah Klaten, meski di beberapa kecamatan terdampak banjir dengan kedalaman yang bervariasi. 

Menurutnya, untuk pendistribusian BBM di wilayah Klaten dipusatkan di SPBU 44.574.22 di Kecamatan Cawas dengan menyiapkan 41 Kilo Liter (KL) Pertalite dan Pertamax serta Biosolar masing-masing sebanyak 16 KL. Hal itu dilakukan, untuk memenuhi BBM bagi masyarakat.

Selain BBM, jelas Andar, Pertamina juga tetap menyalurkan elpiji ke Klaten di 13 agen dan 1.301 pangkalan. Totalnya sebanyak 38.707 tabung elpiji tiga kilogram, untuk penyaluran rerata setiap harinya.

Andar menjelaskan, Pertamina seoptimal dan semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji bagi masyarakat Klaten yang terdampak banjir.

"Tidak ada mobil tangki Pertamina yang mengalami kesulitan untuk mendistribusikan BBM ke daerah banjir, terutama di Klaten. Kebetulan, SPBU tidak berada di daerah yang terlalu terdampak banjir. Jadi, mobil tangki masih mudah untuk menjangkaunya. Agen-agen pangkalan elpiji di Klaten, juga tidak terlalu terdampak karena banjir. Pendistribusian BBM ke Klaten juga masih normal, sesuai dengan permintaan dari pengusaha SPBU. Kami juga standby-kan mobil tangki di sekitar Klaten, jika sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Andar lewat sambungan telepon, Jumat (8/3) malam.

Lebih lanjut Andar menjelaskan, untuk pendistribusian BBM ke Klaten, pihaknya mengambil pasokan dari Terminal BBM di Boyolali.

"Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat, untuk mengawasi penyaluran BBM dan elpiji. Kami berharap, semua pihak bisa membantu kelancaran pendistribusian BBM dan elpiji," jelas Andar.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi korban banjir di Klaten, lanjut Andar, Pertamina menyalurkan satu ton beras dan 250 kardus mi instan ditambah 70 dus air mineral serta tabung elpiji Bright Gas 5,5 kilogram. Di samping itu, juga ada bantuan perlengkapan balita dan kebutuhan pokok lainnya. (K-08)