Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Seribu Warga Yang Tinggal di Sekitar Tol Semarang-Batang Terima Paket Sembako Dari Jasamarga

Dirut Jasamarga Semarang-Batang Prajudi (dua dari kanan) 
menyerahkan paket sembako kepada perwakilan warga di 
Kelurahan Gondoriyo Semarang, Kamis (5/8).
Semarang-Direktur Utama Jasamarga Semarang-Batang Prajudi mengatakan pihaknya membagikan 1.050 paket sembako kepada warga yang terdampak pandemi COVID-19 dan penyerahan dilakukan di kantor Kelurahan Gondoriyo Semarang, Kamis (5/8). Pemberian paket bantuan sembako dikhususkan kepada warga di lima kelurahan, yang dilalui jalan tol penghubung Kota Semarang dengan Kabupaten Batang.

Menurut Prajudi, lima kelurahan yang mendapat bantuan paket sembako adalah Kelurahan Gondoriyo di Kota Semarang, Kelurahan Weleri, Kaliwungu dan Kendal di Kabupaten Kendal serta Kelurahan Kandeman di Kabupaten Batang.

Prajudi menjelaskan, pihaknya melihat situasi pandemi dan perkembangan kasus COVID-19 belum mereda sehingga masyarakat merasakan dampak dari perlambatan kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, manajemen melalui donasi para karyawan Jasamarga Semarang-Batang memberikan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak pandemi.

"Jasamarga Semarang-Batang memberikan bantuan kepada warga yang terdampak di sekitar jalan tol Semarang-Batang. Karena kami juga paham akibat pandemi ini banyak warga yang mungkin tidak bisa bekerja, karena lain dan suatu hal. Akhirnya kebutuhan makan tidak tercukupi. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat sebaik-baiknya bagi warga yang terdampak," kata Prajudi.

Sementara itu Lurah Gondoriyo Totok Indarto menambahkan, bantuan paket sembako yang diberikan Jasamarga Semarang-Batang kepada warganya akan meringankan beban selama masa pandemi. Sebab, bantuan yang diberikan akan semakin meratakan bantuan dari pemerintah.

Menurut Totok, total warga di wilayahnya yang terdampak pandemi dan masuk kategori kurang mampu ada 200-an warga.

"Yang terdampak setidaknya kalau yang isoman saja itu sekitar 90 warga, untuk di Kelurahan Gondoriyo. Kalau kita gabungkan dengan warga yang sangat membutuhkan, warga miskin itu jumlahnya sekitar 200-an. Karena dari pemerintah kota juga mendapatkan bantuan, untuk BST dan PKH," ujar Totok. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar