Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Boyamin Saiman Bayar Royalti ke Keluarga Ki Narto Sabdho

Boyamin Saiman (kiri) bersama Wali Kota Hendrar 
Prihadi (kanan) dan ahli waris Ki Narto Sabdho di 
kompleks TBRS, Selasa (9/11).
Semarang-Direktur Boyamin Saiman Law Firm Boyamin Saiman mengatakan banyak seniman Tanah Air atau ahli waris seniman dengan nama besar, hidupnya tidak kaya dan jauh dari kata sejahtera. Pernyataan itu dikatakannya di sela pemberian royalti atas karya Ki Narto Sabdho kepada ahli waris untuk tembang "Kudangan" di kompleks TBRS, Selasa (9/11) malam.

Boyamin menjelaskan, pembayaran royalti atas lagu "Kudangan" kepada ahli waris dan diterima Jarot Sabdhono itu karena merupakan tembang favoritnya. Karena, tembang "Kudangan" kaya akan makna dan meluas tidak hanya untuk keluarga saja tapi juga sosok calon pemimpin.

Menurutnya, pembayaran royalti tidak harus ada surat perjanjian yang mengatur tetapi menjadi kewajiban bagi siapa saja karena mendapat untung dari karya tersebut.

"Saya mengimbau saja pada masyarakat penikmat itu dapat fungsi ekonomi, bayarlah royaltinya. Cuma itu saja kok. Sebagai masyarakat sangat menghormati itu dalam bentuk saya mempelopori untuk bayar royalti, dan saya menyatakan sejak sekarang sampai nanti tidak ingin dan tidak mau jadi kuasa hukumnya Ki Narto Sabdho," kata Boyamin.

Lebih lanjut Boyamin menjelaskan, diperlukan adanya gerakan moral dalam membayar royalti kepada seniman atau ahli waris seniman tersebut tanpa harus ditagih atau dipaksa.

Sementara itu Ketua Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia Paulus Pangka juga menganugerahkan Ki Narto Sabdho penghargaan Lifetime Achievement Award. Ki Narto Sabdho dianggap pantas menerima penghargaan itu, karena hasil karyanya memajukan dan melestarikan budaya serta nilai luhur bangsa.

Menurutnya, dari karya-karya yang dihasilkan Ki Narto Sabdho juga bisa menjadi pedoman bagi generasi penerus untuk mencintai budaya bangsa Indonesia.

"Memang kami jarang menganugerahkan ini, kecuali pada tokoh-tokoh yang benar-benar memang memiliki kapasitasnya pada talentanya beliau. Beliau adalah maestro dalang Indonesia dan juga dunia. Jadi, jarang kami keluarkan penghargaan yang sifatnya lifetime dan maestro," ucap Paulus. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar