Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Kapolda: Masyarakat Harus Tetap Taat Prokes Selama Libur Nataru

Anggota Bid Dokkes Polda Jateng melakukan vaksinasi
COVID-19 kepada anak usia 6 tahun.
Semarang-Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan imbauan dan arahan kepada masyarakat, untuk selalu taat terhadap protokol kesehatan selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terlebih lagi, dalam rangka menghadapi dan mencegah penularan COVID-19 varian omicron. Pernyataan itu dikatakannya saat meninjau vaksinasi anak di RS Bhayangkara Semarang, baru-baru ini.

Kapolda menjelaskan, saat ini telah ada laporan dari Kementerian Kesehatan berkaitan dengan varian baru COVID-19 masuk wilayah Indonesia. Sehingga, masyarakat tetap diminta selalu waspada dan meningkatkan protokol kesehatan. 

Menurut kapolda, upaya pencegahan yang dilakukan dan bisa dilaksanakan masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan. Yakni selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

"Untuk omicron, Jawa Tengah tetap obatnya protokol kesehatan diperketat. Khusus untuk pintu masuk wilayah kita. Jadi pintu masuk kita adalah bandara, kemudian pelabuhan dan lain sebagainya. Bagi mereka yang dari luar negeri, protapnya adalah karantina sesuai dengan edaran Kemenkes dan pemerintah untuk karantina 15 hari," kata kapolda.

Lebih lanjut kapolda meminta kepada jajaran di 35 polres se-Jateng, untuk terus meningkatkan capaian dari program vaksinasi di daerah masing-masing. Terutama, yang menyasar masyarakat atau kelompok rentan.


Vaksinasi Terus Ditingkatkan

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo juga mendorong kabupaten/kota, untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi COVID-19 hingga akhir tahun. Diharapkan, sebelum akhir tahun sudah selesai dan mencapai target yang ditetapkan untuk mencegah varian baru dari COVID-19.

Menurutnya, protokol kesehatan secara ketat memang harus ditaati masyarakat yang melakukan kegiatan selama masa Natal dan Tahun Baru.

"Vaksinasi utamanya lansianya dipercepat, supaya nanti kelompok-kelompok risikonya lebih tahan. Apabila nanti terjadi penularan itu, risikonya bisa rendah ya tidak fatal. Jadi memang seperti yang sudah disampaikan oleh WHO ya itu memang mencegah penularan antarnegara memang sulit sekali hampir mustahil," ucap Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, pihaknya juga terus mendorong lima bus vaksin yang dimiliki melakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok. Tujuannya, untuk melakukan vaksinasi kepada kelompok rentan dari lansia maupun penyandang disabilitas. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar