Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Polda Jateng dan Pertamina Cegah Kelangkaan Elpiji Subsidi Jelang Ramadan

Semarang-Gas elpiji bersubsidi tiga kilogram mendapat perhatian ekstra dari Polda Jawa Tengah dan Pertamina MOR IV, karena keberadaannya sering menghilang bila masuk bulan puasa atau Ramadan. Sehingga, memasuki Ramadan ini perlu adanya peningkatan pengawasan terutama aksi borong maupun perbuatan pengoplosan gas yang pernah terjadi beberapa waktu lalu. 

Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Hendra Suhartiyono mengatakan gas elpiji bersubsidi merupakan komoditas penting masyarakat, dan masuk kategori kebutuhan pokok. Sehingga, keberadaannya harus mendapat pengawasan intensif untuk mencegah kelangkaan dan berpotensi membuat kenyamanan masyarakat saat beribadah puasa menjadi terganggu.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, pihaknya bersama Pertamina MOR IV melakukan pengecekan di lapangan dari tingkat agen dan pangkalan.

Tujuannya, jelas Hendra, untuk memastikan ketersediaan stok dan harga jualnya tidak di atas harga eceran tertinggi (HET).

"Menjelang Ramadan itu seperti biasa, ketersediaan gas elpiji subsidi pasti akan ada seperti anev tahun kemarin. Ada fluktuasi harga, plus adanya tanda petik hilang di pasaran. Untuk menyikapi ini, langkah awal kita intinya memeringatkan kepada mereka yang bermain tentunya ada sanksi pidananya," kata Hendra, baru-baru ini.

Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menambahkan, pihaknya juga senantiasa melakukan pengawasan terhadap keberadaan gas elpiji bersubsidi di tingkat agen dan pangkalan.

Pihaknya, jelas Andar, selalu memberikan imbauan dan sosialisasi kepada agen dan pangkalan untuk tidak melakukan penimbunan barang. Jika kedapatan melakukan penimbunan dan menyebabkan kelangkaan elpiji bersubsidi, maka Pertamina akan mengambil langkah tegas.

"Dan perlu kami sampaikan sekali lagi bahwa, Pertamina juga punya regulasi. Dengan agen ke pangkalang pun juga punya regulasi, yang disepakati bersama. Ketika agen atau pangkalan yang secara terbukti jelas melakukan tindak pidana, maka Pertamina tidak segan-segan akan melakukan pemutusan hubungan usaha," ujar Andar.

Andar juga mengimbau kepada masyarakat pengguna elpiji bersubsidi tiga kilogram, untuk selalu waspada dan hati-hati ketika membeli. Selalu memastikan elpiji yang dibeli tersegel dengan rapat, dan di atas segel ada barcode maupun hologram.

"Jika ada segel tapi tidak ada hologram maupun barcode, sebaiknya tidak dibeli. Bisa jadi, gas elpiji itu sudah oplosan," jelasnya. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar