|

Kapolda: Kasus Pelemparan Bom Molotov di Magelang Masih Didalami

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menggendong salah
satu pasien anak di RSUP Dr Kariadi Semarang, Senin (8/7).
Semarang-Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan jajaran kepolisian masih melakukan investigasi, terkait dengan kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di Kota Magelang pekan kemarin. Pernyataan itu dikatakan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Senin (8/7).

Menurutnya, kejadian pelemparan bom molotov di Kota Magelang itu diduga dilakukan orang yang sama. Yakni, dengan ditemukannya barang bukti yang sama di lokasi kejadian.

Rycko menjelaskan, polisi sudah mengamankan sejumlah pecahan botol dari bom molotov yang dilemparkan itu. Bahkan, saat ini jajarannya juga tengah memeriksa rekaman cctv di sekitar lokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi.

"Kamis masih investigasi, belum ada petunjuk. Saksi-saksi yang ada di TKP, termasuk saksi yang melihat langsung kejadiannya. Yakni, ada orang yang melempar menggunakan sepeda motor itu. Jadi, saksi-saksi sudah dalam pemeriksaan. Kita juga dalami rekaman cctv, tapi karena kondisinya jam 10.30 malam dan cukup gelap, masih belum bisa terbaca. Kita masih mencari motifnya," kata Rycko.

Lebih lanjut Rycko menjelaskan, jika pemeriksaan kepada sejumlah saksi sudah selesai dilakukan, maka akan bisa diketahui motifnya. Sehingga, masyarakat diminta menunggu perkembangan penyelidikan dari aparat.

Diketahui, peristiwa pelemparan bom molotov terjadi pada 3 Juli 2019 di Kantor Unit Laka Lantas Polresta Magelang. Sedangkan peristiwa kedua, terjadi di pintu garasi rumah dinas ketua DPRD Kota Magelang. (K-08)

Posted by kilas9.com on Senin, Juli 08, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Kapolda: Kasus Pelemparan Bom Molotov di Magelang Masih Didalami"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added