|

Ganjar: Silakan APTI Sampaikan Keluhan Rencana Kenaikan Cukai Tembakau ke Kementerian

Gubernur Ganjar Pranowo menemui perwakilan APTI Jateng yang
menolak rencana kenaikan cukai tembakau, kemarin.
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemprov siap memfasilitasi Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), terkait rencana kenaikan cukai tembakau sebesar 23 persen yang diberlakukan tahun depan. Sebelumnya, pemprov menyarankan kepada APTI untuk beraudiensi dengan kementerian terkait rencana kenaikan cukai.

Ganjar menjelaskan, pemprov akan membantu petani tembakau di Jateng untuk bisa beraudiensi dengan kementerian terkait rencana tersebut. Sehingga, nantinya bisa menjadi bahan pertimbangan.

"Sebaiknya mereka bisa beraudiensi dengan kementerian. Karena ternyata, dengan kenaikan itu sekarang terjadi penurunan harga tembakau. Begitu itu diumumkan kenaikan cukai, harga tembakau langsung turun. Maka, baik juga kalau mereka kemudian bisa berkomunikasi untuk bisa memberikan kejelasan apa sih dampak negatif dan positifnya terhadap para petani tembakau. Sehingga, nanti akan kita teruskan kepada kementerian, agar menjadi bahan pertimbangan," kata Ganjar, kemarin.

Ketua APTI Jateng Wisnu Brata menambahkan, dengan rencana kenaikan cukai itu membuat harga tembakau di tingkat petani mengalami penurunan antara 10-15 persen.

Menurutnya, untuk tembakau jenis grade D saja dari Rp80 ribu per kilogram turun menjadi Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan tembakau jenis grade C, dari harga Rp55 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram. 
"Ini kan merugikan petani. Kami minta pak gubernur bisa menyampaikan ke pemerintah pusat, soal keluhan petani ini," ujar Wisnu. (K-08)

Posted by kilas9.com on Kamis, September 19, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Ganjar: Silakan APTI Sampaikan Keluhan Rencana Kenaikan Cukai Tembakau ke Kementerian"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added