|

Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Sedimentasi Kanal Banjir Barat Dikeruk

Ekskavator terlihat mengeruk sedimentasi di Kanal Banjir Barat.
Semarang-Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Jawa Tengah Eko Yunianto mengatakan untuk mencegah bencana banjir, sedimentasi atau pendangkalan yang terjadi di Sungai Kanal Banjir Barat Kota Semarang dikeruk. Hal itu dilakukan, sebagai upaya mencegah sedimentasi dan mengurangi bahaya banjir.

Menurutnya, pemeliharaan dan perawatan sungai harus dilakukan secara rutin setiap tahun. 

Eko menjelaskan, sedimentasi yang terjadi di Sungai Kanal Banjir Barat itu tidak lepas dari adanya perubahan fungsi lahan di hulu sungai. Sehingga, bagian hilir atau muara sungai yang menuju ke laut terjadi pengendapan atau sedimentasi.

"Kalau kita berbicara soal sedimentasi sungai, tentu ini harus kita lihat secara holistik. Kita tahu sumber sedimen ada di mana, jawabannya pasti itu akan terjadi erosi di daerah catchment area. Indikasinya adalah bahwa catchment areanya sudah berubah fungsi, ini yang harus kita jaga bersama. Secara konsep adalah, kita harus taat terhadap tata ruang. Tapi, kalau kita berbicara sedimen yang ada di sungai ini, jauh lebih efektif apabila kita mencari sumber masalahnya," kata Eko belum lama ini.

Eko lebih lanjut menjelaskan, untuk mengurangi sedimentasi di Sungai Kanal Banjir Barat di sekitar hilir sungai juga perlu ada sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat. Utamanya, tidak lagi membuang sampah ke sungai. (K-08)

Posted by kilas9.com on Kamis, Oktober 03, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Sedimentasi Kanal Banjir Barat Dikeruk"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added