Sabtu, 25 Mei 2019

Hore...Lebaran Ada Diskon Tarif Tol 15 Persen

Sebuah mobil melintas di Gerbang Tol Kalikangkung di ruas jalan tol
Semarang-Batang.
Semarang-Bagi para pemudik yang akan melintas di jalan tol di seluruh Indonesia, ada kabar gembira. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memberikan diskon tarif di ruas jalan tol di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dikutip dari rilis mengatakan diskon tarif tol yang diberikan sebesar 15 persen, dan berlaku pada 27 Mei pukul 00.00 WIB dan berakhir pada 29 Mei pukul 23.59 WIB. Diskon tarif tol itu diberikan, pada masa arus mudik Lebaran.

Menurutnya, pemberlakuan diskon tarif akan kembali diberlakukan pada masa arus balik Lebaran. Yakni pada 10 Juni pukul 00.00 WIB, hingga 12 Juni pukul 23.59 WIB.

Desi menjelaskan, bahwa pemberian diskon tarif tol itu merupakan bentuk pelayanan dan apresiasi bagi pengguna jalan tol. Selain itu juga, untuk mendistribusikan lalu lintas agar tidak menumpuk di sejumlah tanggal tertentu.

"Jika dicermati, diskon tidak diberikan saat prediksi puncak arus mudik maupun balik Lebaran. Tujuannya, agar lalu lintas bisa terdistribusi dengan baik. Hal ini mengingat tingginya volume lalu lintas, saat arus mudik balik Lebaran," kata Desi.

Lebih lanjut Desi menjelaskan, diskon tarif tol juga diberikan agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk silaturahmi menjadi lebih mudah dan murah. 

"Kami ingin bisa memermudah perjalanan masyarakat yang akan bersilaturahim kepada keluarganya," jelasnya.

Desi juga meminta kepada pemudik, untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara dan memerhatikan rambu-rambu demi keselamatan selama perjalanan. Selain itu, untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum berkendara dan memasuki jalan tol. (K-08)

Bantu Dinkes Jateng, Anggota Pramuka Saka Bhakti Husada Ikut Beri Pelayanan Kesehatan di Posko Mudik

Anggota Pramuka sedang memeragakan pembuatan tandu di hadapan
Presiden Jokowi.
Semarang-Menjadi kegiatan rutin setiap tahun pada masa arus mudik balik Lebaran, sejumlah elemen masyarakat menyiapkan diri untuk menyambut datangnya hari raya. Tidak terkecuali anggota Saka Bhakti Husada Kwarda Jawa Tengah, akan ikut terjun ke lapangan membantu pemudik yang melintas di Jateng.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan anggota Pramuka Saka Bhakti Husada akan menjadi relawan nonkesehatan, untuk ikut membantu di posko mudik milik Dinkes. Anggota Pramuka Saka Bhakti Husada itu bisa diperbantukan pada pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan pertolongan masalah kesehatan lainnya.

"Kita kan punya posko kesehatan yang terpadu dengan posko mudik instansi lain. Anggota Pramuka Saka Bhakti Husada itu bisa bergabung dengan tim kesehatan kita," kata Yulianto.

Wakil Ketua Kwarda Jateng Bidang Pembinaan Satuan Agung Suparyoko menambahkan, para anggota Pramuka Saka Bhakti Husada itu sudah dbekali keterampilan di dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan. Sehingga, keterampilan itu akan diaplikasikan pada masa arus mudik dan balik Lebaran nanti.

Menurutnya, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada di setiap kwartir cabang nantinya akan diterjunkan ke setiap posko mudik yang ada di daerahnya masing-masing.

Agung menjelaskan, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada akan memberikan bantuan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan pemudik ketika singgah di posko mudik.

"Kalau kegiatan arus mudik balik di Pramuka itu merupakan kegiatan yang kita namakan Karya Bhakti Lebaran. Pramuka punya kegiatan yang namanya Karya Bhakti Lebaran, dan masing-masing kwartir cabang se-Jawa Tengah itu bersama dengan posko instansi terkait ikut bertugas. Adik-adik Saka Bhakti Husada ini bertugas di posko terkait di dalam pelayanan kesehatan," kata Agung, kemarin.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada menjadi relawan nonkesehatan yang membantu tugas-tugas dari Dinas Kesehatan setempat. Sehingga, anggota Pramuka itu ditempatkan di posko kesehatan milik Dinas Kesehatan di sepanjang jalur mudik yang ada di Jateng. (K-08)

Agar Pemudik Tak Tersesat, Satlantas Minta Dishub Kota Semarang Perbanyak Rambu Petunjuk Jalan

AKBP Yuswanto Ardi
Kasatlantas Polrestabes
Semarang-Guna memberikan rasa nyaman kepada para pemudik yang masuk di Kota Semarang pada masa Lebaran tahun ini, Satlantas Polrestabes Semarang akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat. Salah satunya, dengan penambahan dan memerbanyak rambu petunjuk jalan di dalam kota.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan memasuki libur Lebaran dan arus mudik nanti, Kota Semarang akan banyak kedatangan tamu dari luar kota. Baik itu sebagai tujuan akhir, atau hanya singgah untuk membeli oleh-oleh.

Menurutnya, agar pemudik tidak kebingungan saat masuk di Kota Semarang perlu adanya penambahan rambu lalu lintas. Termasuk, mengganti rambu petunjuk jalan yang rusak atau sudah tidak terlihat lagi.

Ardi menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk menambah lebih banyak lagi rambu petunjuk jalan di dalam kota. Bahkan, jalur alternatif di Kota Semarang juga perlu diberi rambu petunjuk arah, agar pemudik tidak tersesat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melengkapi rambu-rambu yang ada dan petunjuk arah. Tentunya perlu diperbanyak petunjuk arah, karena Kota Semarang sudah banyak sekali perubahan mengenai satu jalur. Ini tentu perlu dilengkapi petunjuk arah berkoordinasi dengan Dishub," kata Ardi, Sabtu (25/5).

Lebih lanjut Ardi menjelaskan, pihaknya juga nantinya akan menempatkan sejumlah personel membantu Dinas Perhubungan setempat melakukan pengaturan di beberapa titik jalan yang dianggap sebagai perlintasan pemudik. (K-08)

Tekan Angka Kecelakaan Lalin Saat Lebaran, Jasa Raharja dan Pemprov Jateng Gelar Mudik Gratis

Gubernur Ganjar Pranowo berbincang dengan Kepala Cabang Utama
Jasa Raharja Jateng Bambang Panular tentang program mudik gratis.
Semarang-Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jateng Bambang Panular mengatakan program mudik gratis dari Jateng ke luar provinsi, merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Pada tahun ini, sudah memasuki tahun keenam.

Menurutnya, Jasa Raharja akan menyediakan 15 armada bus yang akan diberangkatkan di halaman kantor gubernur pada 1 Juni nanti.

Bambang menjelaskan, ke-15 armada bus itu akan melayani para pemudik yang berasal dari luar Jateng. Setidaknya ada 12 daerah tujuan dari program mudik gratis tersebut, di antaranya ke Serang di Banten, Bandung dan Sukabumi di Jawa Barat, Surabaya dan Situbondo di Jawa Timur.

"Jadi Jasa Raharja ini menjadi Satgas Mudik Nasional khusus untuk mudik yang diselenggarakan BUMN. Tahun ini 104 BUMN bergabung dengan kami, dan tahun ini diperkirakan 252 ribu pemudik yang akan kami berangkatkan. Ini wujud partisipasi dari BUMN, bhakti kepada masyarakat dan negara. Tujuannya Jasa Raharja adalah mengurangi tingkat risiko laka dan fatalitas laka," kata Bambang, belum lama ini.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, pada arus balik Lebaran nanti, pihaknya juga telah menyediakan 70 armada bus yang akan diberangkatkan pada 13 Juni menuju Jakarta dan sekitarnya. Rencana keberangkatan, akan dilakukan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Kami juga rencananya menyediakan dua rangkaian kereta api, yang akan berangkat pada 13 Juni dari Stasiun Balapan dan 14 Juni dari Stasiun Semarang Tawang," tandasnya. (K-08)

Ganjar dan Bupati/Wali Kota Se-Jateng Dukung Polri Usut Kerusuhan 22 Mei

Gubernur Ganjar Pranowo melakukan foto bersama dengan seluruh
pimpinan daerah di Jateng, kemarin.
Semarang-Masyarakat diminta bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis, serta menyerahkan persoalan pemilu bisa diselesaikan lewat jalur konstitusional yang sudah disyaratkan undang-undang. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai pembacaan penyataan sikap di Patra Convention and Hotel Semarang, Jumat (24/5) petang kemarin.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan seluruh elemen di Jateng mendukung penuh sikap dari aparat penegak hukum, untuk mengusut dan menangkap aktor intelektual dari kerusuhan tersebut. Aparat penegak hukum diminta bisa mengusut tuntas para pelaku kerusuhan pada 21-22 Mei 2019, yang terjadi di sekitaran depan kantor Bawaslu RI dan sebagian daerah lain di Jakarta. 

Menurutnya, ada enam pernyataan sikap yang dibacakan bersama 35 bupati/wali kota se-Jateng terkait kerusuhan di Jakarta itu.

Salah satu poin penting yang dibacakan, jelas Ganjar, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menciptakan iklim politik nasional yang kondusif. Selain itu, bersama mengobarkan semangat kebersamaan di antara elemen bangsa.

"Menyikapi situasi dan kondisi nasional pascapemilu 2019 serta dalam rangka menciptakan situasi aman, damai dan sejuk di wilayah Jawa Tengah, kami Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama TNI/Polri, forkompinda, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta partai politik menyatakan sikap menjaga keutuhan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945," kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, sangat penting di dalam mewujudkan situasi yang aman dan damai serta sejuk pascaPemilu 2019.

"Sebenarnya dunia internasional sudah mengakui pemilu di Indonesia berjalan lancar. Meski di pelaksanaannya sempat rumit, namun berjalan sesuai yang diharapkan," tandasnya. (K-08)