Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Protokol Kesehatan di Pasar Harus Ditegakkan

Sebuah toko menerapkan protokol kesehatan dalam meng
hadapi Kenormalan baru di tengah pandemi.
Semarang-Pemprov Jawa Tengah meminta kepada kabupaten/kota, agar protokol kesehatan di pasar tradisional bisa dilakukan untuk menuju kenormalan baru.

Kepala Dinperindag Jateng Arif Sambodo mengatakan beberapa pemkab/pemkot memang telah mengambil langkah serius, di dalam memutus rantai penularan COVID-19. Sudah banyak pasar tradisional di Jateng, yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan cukup bagus. Di antaranya adalah pasar pagi di Kota Salatiga dan Kabupaten Demak, yang mengatur tentang jarak para pedagang.

Arif menjelaskan, jika ditemukan ada pedagang atau pembeli berstatus reaktif usai dilakukan Rapid Test maka harus dilakukan penutupan pasar. Sehingga, protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional benar-benar diterapkan.

"Kami sudah sejak 9 April memberikan surat kepada kabupaten/kota, tentang tata laksana protokol kesehatan di pasar. Waktu itu memang belum masif dilakukan Rapid Test. Ketika kemudian ditemukan banyak yang terpapar COVID-19 di pasar, ini menjadi dampak langsung dari masifnya Rapid Test. Jadi, pemkab/pemkot itu sudah mulai ramai melakukan Rapid Test," kata Arif, Sabtu (6/6).

Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo menambahkan, adanya pasar tradisional yang ditutup karena ditemukan pedagang atau pembeli reaktif setelah dilakukan Rapid Test masal menjadi solusi baik. Karena, hal itu merupakan bentuk dari penyekatan penularan virus Korona.

"Protokol kesehatan itu harus dilakukan, maka aktivitas pasar harus dilakukan desinfektan. Jadi, ketaatan pada protokol kesehatan itu menjadi penting. Siapa yang masuk, jaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan," ujar Yulianto. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar