Selasa, 18 Desember 2018

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Siap Layani Pemudik Saat Libur Nataru

Para calon penumpang KM Dharma Rucitra menaiki kapal yang akan
mengantar ke pelabuhan tujuan, Selasa (18/12).
Semarang-Memasuki libur akhir tahun yang berbarengan dengan liburan sekolah, biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk pergi berlibur. Salah satu armada transportasi yang diminati masyarakat adalah kapal laut, karena masih dipandang sebagai alat transportasi aman.

Kasatgas Posko Angkutan Laut Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Prihartanta mengatakan pihaknya siap untuk melayani para pemudik, yang akan pergi liburan dengan menggunakan kapal laut. Hal itu juga dilakukan, untuk mengatasi adanya kenaikan jumlah penumpang.

Menurutnya, untuk persiapan teknis pengangkutan penumpang sudah tersedia 10 armada kapal laut guna melayani masyarakat. Total kapasitas penumpangnya, bisa mencapai 5.700 orang.

Prihartanta menjelaskan, meski libur akhir tahun berbarengan dengan liburan sekolah, namun perkiraannya jumlah penumpang tidak sebanyak saat libur Lebaran. Bahkan, diperkirakan jumlah penumpangnya terjadi penurunan sekitar 3,9 persen.

"Memang dari jauh-jauh hari sudah kita persiapkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari berbagai manacam armada, mulai dari Pelni, Dinas Perhubungan, ASDP dan maskapai pelayaran swasta. Totalnya ada 10 armada. Kalau kita lihat dari 2017-2018, kemungkinan menurun persentasenya sekitar 3,9 persen sampai lima persen," kata Prihartanta, Selasa (18/12).

Lebih lanjut Prihartanta menjelaskan,pihaknya juga bekerjasama dengan petugas TNI Angkatan Laut dan Dit Polair Polda Jawa Tengah serta kantor layanan kesehatan pelabuhan dan rumah sakit pelabuhan.

Sementara, GM Operasional dan Komersial Pelindo 3 Hardianto menambahkan, guna mengantisipasi banjir rob di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, maka dilakukan upaya penanggulan. Termasuk juga, dengan menyiagakan sejumlah personel dan pompa penyedot.

"Antisipasi rob dengan membuat tanggul, utamanya di Kalibaru itu ditanggul. Ke depannya, Pelabuhan Samudera dan Nusantra akan ditanggul. Mudah-mudahan prediksi kami benar, kalau berkaitan dengan air pasang air tidak akan masuk ke pelabuhan atau terminal penumpang," ucap Hardianto. (K-08)

KPU Pastikan Kotak Suara Pemilu 2019 Sudah Terdistribusi ke Seluruh Jateng

Ikhwanudin
Komisioner KPU Jateng
Semarang-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memastikan, jika logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah didistribusikan ke seluruh wilayah di provinsi ini. Termasuk juga distribusi kotak suara berbahan karton atau duplex.

Komisioner KPU Jateng Ikhwanudin mengatakan untuk kebutuhan kotak suara yang berbahan karton, sudah diterima KPU kabupaten/kota di provinsi ini. Termasuk, sejumlah kelengkapan logistik lainnya.

Menurutnya, pro kontra tentang kotak suara berbahan karton merupakan hal yang biasa. Namun, KPU menjamin jika kotak suara berbahan karton atau duplex itu kualitasnya cukup baik dan aman.

Ikhwan menjelaskan, pemakaian kotak suara karton juga pernah dilakukan pada 2014 dan di beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada). Bahkan, di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juga memberikan payung hukum mengenai kotak suara berbahan karton itu.

"Kita pakai berbahan karton atau duplex, bukan kardus. Materialnya kedap air. Itu sudah dimulai pada 2014, karena dulu kan ada sebagian yang kotaknya rusak atau hilang. Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, disebutkan jika kotak suara berbentuk transparan. Sehingga, surat suara yang ada di dalamnya bisa dilihat dari luar. Dari sisi kualitas dan pengamannya juga sudah diuji," kata Ikhwan, Selasa (18/12).

Lebih lanjut Ikhwan menjelaskan, berkaitan dengan penyimpanan logistik Pemilu 2019 agar tidak mudah rusak, juga sudah disiapkan gudang penyimpanan di masing-masing KPU kabupaten/kota. Sehingga, saat akan digunakan logistik masih dalam keadaan baik.

"Penyimpanan di gudang, baik milik KPU atau sewa standarnya sudah ditetapkan. Perawatan logistik juga diperhatikan," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Ikhwan, untuk surat suara pengadaannya akan dilakukan pada 2019 mendatang dan dilakukan KPU RI. Yakni meliputi surat suara pilpres, pileg dan DPD. (K-08)

Dukung Pengusaha Pemula, HIPMI Jateng Siapkan Aplikasi Khusus Untuk Berkolaborasi Dengan Mitra Kerja

Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia (kiri) melantik kepenguruaan BPD
HIPMI Jateng periode 2018-2021 di Hotel Dafam Semarang, Senin (17/
12) kemarin.
Semarang-Memasuki dunia industri bagi pengusaha pemula, maka kunci yang harus dimiliki adalah jejaring bisnis atau mitra kerja. Dengan jejaring bisnis yang luas, maka pengusaha pemula akan mampu bersaing dengan pengusaha lainnya.

Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah Billy Dahlan mengatakan HIPMI akan menjembatani para pengusaha pemula, yang ingin mengembangkan usahanya. Sehingga, pengusaha pemula ini akan menemukan jalannya di dalam mengembangkan bisnisnya ke depan.

Menurutnya, para pengusaha pemula dan juga pengusaha muda yang tergabung di HIPMI memiliki tantangan besar di era revolusi industri yang sudah serba digital. 

Oleh karena itu, jelas Billy, HIPMI Jateng akan membuat aplikasi khusus sebagai wadah komunikasi para pengusaha. Dengan aplikasi itu, diharapkan mampu mengoneksikan para pengusaha mudah untuk mengembangkan usahanya. 

Sebab, lanjut Billy, kunci sukses menjadi pengusaha adalah berkolaborasi dengan dunia luar. Terutama mitra bisnis, dan juga sinergi dengan pengusaha lainnya.

"Kita lagi membuat sebuah program/aplikasi yang bisa itu mengoneksikan kita semua. Jadi, kita lebih bisa bersinergilah dengan pihak luar. Terutama untuk sharing ilmu. Karena kuncinya di zaman sekarang itu, kita di era yang serba teknologi kuncinya satu, adalah kolaborasi. Jadi, salah satu kunci sukses di tahun-tahun mendatang itu adalah kolaborasi," kata Billy usai dilantik menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Jateng periode 2018-2023, Senin (17/12).

Lebih lanjut Billy yang juga CEO Dafam Hotel menjelaskan, HIPMI Jateng siap menjadi inkubator bagi para pengusaha-pengusaha pemula yang ingin mengembangkan usahanya. 

"Jadi, HIPMI ingin menjadi jembatan bagi pengusaha pemula bisa terkoneksi satu sama lain," ujarnya.

Dengan tongkat komando HIPMI Jateng berada di tangannya, jelas Billy, HIPMI akan dikembalikan ke marwah sebenarnya sebagai organisasi kewirausahaan. Karena, selama ini HIPMI banyak digunakan sebagian kelompok sebagai panggung politik. (K-08)

Pemprov Ajak Seluruh ASN di Jateng Kurangi Sampah Plastik

Gubernur Ganjar Pranowo mengajak para ASN di Jawa Tengah untuk
ikut mengurangi sampah plastik.
Semarang-Persoalan sampah plastik menjadi masalah bagi setiap negara, tidak terkecuali di Indonesia. Bahkan, Indonesia berada di posisi kedua di dunia sebagai penyumbang sampah plastik. Terutama, yang dibuang di wilayah perairan atau lautan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan upaya mendaur ulang sampah plastik, merupakan langkah jangka pendek. Namun, tidak cukup efektif untuk memusnahkan sampah plastik yang terus menggunung setiap tahunnya.

Menurutnya, harus ada upaya nyata dan kesadaran bersama semua pihak untuk tidak lagi membuang sampah plastik. Karena, sampah plastik butuh ratusan tahun untuk bisa terurai.

Oleh karena itu, jelas Ganjar, para aparatur sipil negara (ASN) di Jateng diharapkan bisa memulai dari dirinya untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya, tidak membiasakan menggunakan sedotan minuman di kantin. Sehingga, di lingkungan tempat tinggalnya juga bisa memberi contoh warga yang lain. 

"Perintah dari dulu sudah pernah. Ini butuh membangun kesadaran untuk semuanya, mau melakukan itu. Ya harus kita kampanyekan bersama-sama gitu. Kita kurangi plastik bareng-bareng, termasuk buang sampahnya ya jangan sembarangan," kata Ganjar belum lama ini.

Lebih lanjut Ganjar juga mengingatkan, para ASN juga bisa menjadi menjadi contoh di lingkungannya untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan. Terlebih lagi di musim hujan sekarang ini, tumpukan sampah yang dibuang sembarangan akan menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir.

"Contoh di Sawah Besar kemarin itu, bukan tanggul jebol tapi tumpukan sampah yang menyebabkan wilayah sekitar kebanjiran. Isinya sampah macam-macam, ada sampah plastik, kayu dan ada juga kasur," pungkasnya. (K-08)