Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Asita: Destinasi Wisata Syariah di Jateng Bisa Gaet Wisman

Pengelola wisata tengah menawarkan promosinya kepada sejumlah
dalam gelaran event pariwisata di Patra and Convention Hotel, belum
lama ini.  
Semarang-Selama ini, destinasi wisata syariah di Jawa Tengah masih didominasi wisatawan lokal saja. Yang terkenal adalah wisata religi Wali Songo. Yakni, kunjungan ke makam Sunan Kudus dan Sunan Muria, di Kabupaten Kudus. Kemudian, wisata ke Masjid Agung Demak dan makam Kadilangu, di Kabupaten Demak.

Beberapa destinasi wisata syariah di Jawa Tengah juga masih banyak, namun belum begitu terkenal. Sebab, pengelola wisatanya belum terlalu serius menggarapnya.

Padahal, di Jawa Tengah sangat potensial dikembangkan menjadi daerah tujuan destinasi berbasis syariah. Apabila hal itu dikembangkan dengan baik, maka akan menarik banyak wisatawan datang. Tidak hanya wisatawan domestik saja, tetapi juga mancanegara. Terutama, untuk wisatawan muslim.

Ketua Asita Jawa Tengah Joko Suratno mengatakan sebenarnya, di provinsi ini ada daerah-daerah yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata syariah. Misalnya di Kabupaten Kudus, Demak dan Pekalongan.

Menurutnya, pariwisata berbasis syariah itu meliputi sejumlah kelengkapan pendukungnya. Mulai dari hotel atau penginapannya, makanan hingga kegiatan penunjang lainnya. Sehingga, wisatawan muslim yang datang berkunjung tidak perlu khawatir dengan menu makanan yang disajikan dan pengunjung juga tetap bisa menjalankan ibadahnya lima waktu.

Namun demikian, jelas Joko, agar wisatawan domestik dan mancanegara mau datang berkunjung ke destinasi wisata syariah di Jawa Tengah, perlu ada upaya serius untuk menggarapnya.

"Di Jateng belum begitu fokus ya dijadikan destinasi wisata halal atau syariah. Saya kira ini masih jauh, meskipun Jateng wisata syariahnya kalau dikemas bagus juga. Kami dari agen wisata sangat mendukung, ini menjadi PR buat kita kalau wisatanya mau dibranding jadi wisata halal," kata Joko.

Lebih lanjut Joko menjelaskan, di Jawa Tengah saat ini memang sudah cukup banyak penginapan atau hotel berbasis syariah. Namun, belum disinergikan dengan destinasi wisata syariahnya.

"Di Semarang saja ada beberapa hotel syariah. Nah, kalau pengelola hotelnya menggandeng agen wisata menggarap tur ke Masjid Agung Jawa Tengah atau ke Demak, tentu potensinya luar biasanya," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Joko, bila beberapa destinasi wisata syariah di Jawa Tengah sudah dikemas dengan baik maka akan mendatangkan wisatawan lebih banyak. 

"Negara yang dibidik tentu paling dekat dulu, Malaysia yang penduduknya banyak muslimnya," pungkasnya. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar