Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Kapolda: Warga Kami Minta Taat Pada Prokes

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyerahkan
bingkisan kepada perwakilan purnawirawan dalam 
rangka HUT Bhayangkara di Mapolda, Jumat )25/6).

    Semarang-Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau kepada masyarakat, agar selalu mematuhi protokol kesehatan di saat kasus COVID-19 kembali mengalami peningkatan. Terutama untuk daerah-daerah zona merah, yang mengalami peningkatan kasus cukup banyak. Pernyataan itu dikatakannya di sela pembagian paket sembako kepada perwakilan purnawirawan Polri di Mapolda, Jumat (25/6).

    Menurut kapolda, protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan masyarakat saat beraktivitas karena saat ini terjadi peningkatan kasus aktif COVID-19 varian baru. 

    Kapolda menjelaskan, karena pandemi belum berakhir maka masyarakat harus semakin taat dengan protokol kesehatan dengan melaksanakan 5M secara ketat. Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas serta menjauhi kerumunan.

    "Kami berharap kepada masyarakat untuk benar-benar selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena dengan mematuhi protokol kesehatan, minimal kita mampu memutus rantai COVID-19 di Jawa Tengah yang sekarang fluktuatif," kata kapolda.

    Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menambahkan, pihaknya juga terus melakukan penetrasi terhadap penerapan PPKM mikro di seluruh wilayah Jateng. Termasuk di wilayah Kabupaten Jepara, yang saat ini kasusnya juga mengalami peningkatan.

    Menurutnya, pihak kepolisian selalu mendukung langkah-langkah dari pemerintah daerah dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19. Termasuk kebijakan dari Pemkab Pati, yang memberlakukan dua hari di rumah saja pada Sabtu-Minggu (26-27/6) besok.

    Iqbal menjelaskan, khusus untuk wilayah Jepara pihaknya mendorong mobil PCR untuk percepatan pemeriksaan tes kepada masyarakat. Sehingga, hasil pemeriksaan PCR bisa dipercepat hingga enam jam.

    "Semua keputusan dari pemerintah, termasuk pemerintah daerah kita akan dukung. Selain upaya preventif juga ada upaya represif, yaitu melakukan penegakan hukum dan operasi yustisi. Termasuk, mendukung keputusan pemerintah yang melakukan penutupan jalan dan sebagainya," ujar Iqbal. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar