Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Libur Lanjang, Konsumsi Pertamax Turbo Naik 7,7 Persen

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah penuhi 
pasokan konsumsi BBM di wilayah Jateng-DIY.

Semarang-Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada periode libur panjang Idul Adha jenis gasoline (Pertalite dan Pertamax Series), mengalami peningkatan dibanding hari biasa untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Area Manager Communication, Relations, & CSar Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho mengatakan kenaikan konsumsi rerata BBM jenis gasoline pada 23 Juni-2 Juli meningkat 0,5 persen dibanding konsumsi periode normal, dan kenaikan konsumsi rerata harian tertinggi pada BBM gasoline terjadi pada BBM Pertamax Turbo. Hal itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

Menurut Brasto, untuk Pertamax Turbo kenaikannya mencapai 7,7 persen dibandingkan dengan rerata normal. 

Peningkatan konsumsi BBM dari 13.044 Kilo Liter (KL) per hari, menjadi 13.108 KL per hari.

Brasto menjelaskan, untuk BBM jenis gasoil mengalami penurunan dari 7.041 KL per hari menjadi 6.869 KL per hari atau sebesar 2,4 persen dibandingkan rerata periode normal.

Namun untuk rerata harian konsumsi Pertamina Dex dan Dexlite mengalami kenaikan masing-masing sebanyak 8,7 persen dan empat persen. 

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah akan terus memastikan pasokan energi baik BBM, LPG, dan Avtur aman termasuk di saat libur dan cuti bersama Idul Adha 2023 yang ditetapkan Pemerintah sejak 28 Juni hingga 30 Juni 2023 lalu," kata Brasto.

Lebih lanjut Brasto menjelaskan, khusus elpiji rerata konsumsi harian untuk elpiji tiga kilogram di wilayah Jateng-DIY juga mengalami kenaikan sebanyak 1,6 persen atau naik 74 Metrik Ton (MT) per hari bila dibandingkan rerata normal. 

Sedangkan elpiji nonsubsidi untuk kemasan 12 kilogram, 5,5 kilogram dan 50 kilogram serta elpiji bulk mengalami kenaikan sebanyak 1,1 persen dibandingkan rerata normal.

"Dari sisi Avtur, rerata konsumsi tertinggi untuk bahan bakar avtur di wilayah Jawa Bagian Tengah terjadi pada 23 Juni yaitu sebanyak 372,5 KL per hari. Konsumsi harian Avtur terjadi peningkatan dari 240,5 KL per hari menjadi 280,7 KL per hari atau sebesar 16,7 persen dari periode 23 Juni hingga 2 Juli bila dibandingkan dengan periode normal," pungkasnya. (K-08)
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar