BYD M6 saat melintas di kawasan Tugu Muda dengan latar belakang Lawangsewu. |
Magelang - Sebagai pendatang baru di dunia otomotif Tanah Air, BYD, pabrikan mobil asal Tiongkok siap menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia lewat produk BYD M6 yang coba ditawarkan kepada masyarakat di Jawa Tengah.
Head of PR and Government Relation PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan meskipun baru masuk Indonesia, namun sudah mendapatkan respon dari pasar. Hal itu dikatakan usai mengajak media Semarang menjajal BYD M6 dari Semarang menuju Solo singgah di Mesastila Resort Kabupaten Magelang dan kembali ke Semarang, Selasa (3/9).
Luther menjelaskan, dengan segmen pasar yang masih lebar di wilayah Jateng pihaknya ingin menggaet calon pelanggan baru.
Terutama, untuk kalangan keluarga muda atau bahkan wirausahawan yang menginginkan kemudahan transportasi serta hemat biaya.
"Ini tipe kendaraan yang pada umumnya digunakan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari, dengan komposisi tiga baris," kata Luther.
Menurut Luther, sebagai mobil listrik tentunya BYD M6 minim dengan perawatan dan hanya pengecekan baterai saja.
Namun, untuk baterai yang disematkan terjamin keawetannya hingga delapan tahun.
"Soal harga, BYD M6 dijual mulai Rp394 juta di wilayah Jawa Tengah untuk tipe standar tujuh kursi. Kalau untuk tipe superior tujuh kursi dibanderol Rp434 juta dan Rp445 juta tipe superior captain seat 6 seater," pungkasnya. (K-08)
0 komentar:
Posting Komentar