Aplikasi Sikendi Dikenalkan Pemprov Jateng Untuk Pantau Penggunaan Kendaraan Dinas

Edy Supriyanta
Kabiro Umum Pemprov Jateng
Semarang-Kepala Biro Umum Pemprov Jawa Tengah Edy Supriyanta mengatakan guna meningkatkan pelayanan pemprov kepada masyarakat, pihaknya meluncurkan aplikasi Sikendi. Aplikasi itu juga berguna, untuk menginventarisasi kendaraan dinas yang ada di lingkungan Pemprov Jateng.

Edy menjelaskan, aplikasi Sikendi diluncurkan untuk memudahkan pengelolaan kendaraan dinas. Termasuk, masyarakat juga bisa memantau keberadaan kendaraan itu saat menjumpai di lapangan atau di jalan. 

Menurutnya, aplikasi Sikendi akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang identitas dari pembawa kendaraan dinas tersebut. Karena, semuanya sudah tercatat dalam aplikasi Sikendi.

"Kami sebagai Biro Umum Pemprov Jawa Tengah, sudah menyiapkan dan membangun aplikasi untuk kemudahan masyarakat ataupun instansi dalam rangka pengelolaan kendaraan dinas. Kami menyebut aplikasinya itu dengan Sikendi, Sistem Informasi Layanan Pengelolaan Kendaraan Dinas di Pemprov Jawa Tengah. Sikendi ini membantu masyarakat untuk mengetahui data kendaraan, baik dalam hal perawatan maupun pembayaran pajak. Sekaligus, sampai di mana kendaraan tersebut digunakan," kata Edy, Selasa (15/10).

Edy lebih lanjut menjelaskan, sudah terintegrasi dengan layanan Biro Umum Setda Jateng. Masyarakat juga bisa meminjam kendaraan dinas milik pemprov khusus untuk bus pegawai, dan tidak dipungut biaya alias gratis. (K-08)

Selasa, Oktober 15, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati

Rumah yang dikontrak terduga teroris di Gunungpati, Kota Semarang.
Semarang-Warga Kampung Kepoh, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang diamankan anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Selasa (15/10) pagi.

Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri itu mengamakan terduga teroris, pasangan suami istri. Yaitu AM dan MH.

Diketahui, AM merupakan  warga Pringapus, Kabupaten Semarang dan istrinya merupakan warga dari Lampung. Pasangan suami istri bersama dua orang anaknya itu, sudah tiga tahun mengontrak rumah tersebut.

Salah seorang warga, Fadoli mengatakan jika pasangan suami istri itu bukan pribadi yang tertutup, dan sering menyapa serta berbaur dengan warga setiap kali ada kegiatan kampung. 

Fadoli menjelaskan, selama ini pasangan suami istri itu menyewa rumah milik Nor Ansori warga setempat yang tak jauh rumahnya dengan rumah kontrakan. Sebelumnya, mereka sempat menyewa rumah lain tapi masih di wilayah RT yang sama.

"Yang saya tahu itu, sudah banyak orang datang. Gitu saja. Ya sekitar jam 7an. Kita bisa mendekat, dan rata-rata warga tidak berani. Yang dibawa itu yang di dalam rumah, tapi saya kurang paham apa ada barang yang dibawa. Tidak banyak warga yang tahu juga, karena masih kerja," kata Fadoli, Selasa (15/10).

Sementara itu, dari sejumlah informasi menyebutkan jika petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang dari rumah kontrakan terduga teroris. (K-08)

Selasa, Oktober 15, 2019 | Posted in , , | Read More »

Jelang Pelantikan Presiden, Kapolda Jateng Siapkan Amankan Wilayah dan Gubernur Minta Warga Doakan Yang Terbaik

Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel
Kapolda Jateng
Semarang-Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi bersama TNI dan pemerintah daerah setempat, terkait pelantikan presiden dan wakil presiden. Pihaknya juga menyiagakan seluruh personel, untuk mengamankan setiap wilayah tugas.

Kapolda menjelaskan, wilayah Jateng masih berstatus siaga sesuai dengan kegiatan Operasi Mantap Brata Candi 2019. Dengan demikian, kepolisian tetap waspada dan memberlakukan siaga personel menjelang dan selama pelantikan.

Menurutnya, jajaran kepolisian juga meningkatkan deteksi dini dan memantau situasi di wilayah untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan.

"Kita masih dalam tahapan operasi Mantap Brata Candi 2019, sampai dengan nanti pelantikan presiden dan wakil presiden yang rencananya dilakukan 20 Oktober. Ini kan operasi, sehingga pola pengamanannya jumlah petugas jauh lebih besar daripada tidak operasi. Ini sangat situasional, dan Alhamdulillah Jawa Tengah aman," kata kapolda, kemarin.

Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah
Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, jajaran pemprov hingga pemkab/pemkot di Jateng juga telah melakukan koordinasi berkaitan pengamanan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin. Bahkan, pemerintah juga meminta warga Jateng untuk mendoakan presiden/wakil presiden bisa langsung bekerja memenuhi janjinya kepada masyarakat.

"Kita doakan pemimpin kita yang akan dilantik, presiden dan wakil presiden bisa menjalankan amanah. Mari kita kontrol bersama, kasih masukan bersama, sehingga pesta demokrasi yang berjalan ini bisa dieksekusi sampai dengan pelantikan. Pak presiden dan wakil presiden yang dilantik, bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada," ujar gubernur.

Diketahui, menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019 jajaran TNI/Polri sudah memberikan jaminan keamanan di wilayah ibukota. Karena, pada acara itu dijadwalkan juga dihadiri 17 kepala negara sahabat dan tamu negara lainnya. (K-08)

Selasa, Oktober 15, 2019 | Posted in , , | Read More »

Rektor Undip Ingatkan Bawahannya Bijak Gunakan Medsos

Yos Johan Utama
Rektor Undip
Semarang-LSM Gerakan Jalan Lurus melaporkan staf tenaga pendidik Undip ke polisi, karena memposting ujaran kebencian di media sosial (medsos). Dalam postingan itu, mengunggah gambar Menko Polhukam Wiranto terkait insiden penusukan yang dialami purnawirawan jenderal TNI itu dengan menyisipkan caption bernada negatif.

Rektor Undip Yos Johan Utama mengatakan dirinya sudah berulang kali memberikan imbauan dan masukan, untuk selalu bijak dalam menggunakan medsos. Pernyataan itu dikatakannya usai mengikuti Dies Natalis ke-62 Universitas Diponegoro Semarang, Selasa (15/10).

Bijak dalam menggunakan medsos, jelas Yos Johan, sekarang ini sangat penting karena jika tidak akan terjerat Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Menurutnya, sebagai ketua Forum Rektor Indonesia juga tidak pernah berhenti untuk memberikan pesan selalu bijak menggunakan medsos.

Terhadap staf pendidik yang dilaporkan ke polisi karena postingan di medsos mengandung ujaran kebencian, lanjut Yos Johan, saat ini masih diserahkan kepada aparat keamanan.

"Karena sudah ditangani di kepolisian, maka kita menunggu hasil di kepolisian. Ke dalam, nanti kita proses. Kalau memang terdapat adanya pelanggaran disiplin PNS, kita lihat nanti ada proses pemeriksaannya. Tugas rektor itu langsung lihat rekomendasinya apa, itu dilaksanakan. Karena kita terikat di Pasal 21 PP 53, kalau pejabat yang harus menghukum tidak menghukum maka hukuman itu dikenakan pada dia sendiri," kata Yos.

Lebih lanjut Yos Johan menjelaskan, terhadap dosen ataupun staf pengajar di lingkungan Undip yang tersangkut kasus karena postingan di medsos menjadi tanggung jawab pribadi bersangkutan. Karena, dirinya sudah kesekian kalinya melakukan imbauan dan pencegahan tidak gegabah menggunakan medsos.

"Kalau ada pelanggaran, risikonya ada dua. Tindak pidana yang ditangani pihak kepolisian, dan tindakan disiplin dari instansi internalnya," pungkasnya. (K-08)

Selasa, Oktober 15, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Musim Tanam Mundur, Cadangan Beras Jateng Masih Aman

Petugas gudang Bulog mencatat jumlah stok beras yang ada.
Semarang-Kabid Penyuluhan, PascaPanen dan Bina Usaha Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah Farid Mufti mengatakan musim tanam di provinsi ini mundur satu bulan, karena musim kemarau yang cukup panjang. Namun demikian, masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap stok beras di Jateng yang masih cukup meski masa tanam mundur.

Mundurnya musim tanam tahun ini, jelas Farid, karena musim kemarau yang cukup panjang. Dampaknya, pada meluasnya daerah-daerah yang mengalami kekeringan. Akibatnya, banyak lahan persawahan yang kemudian belum bisa diolah meskipun sudah masuk masa tanam.

Menurutnya, meskipun masa tanam di Jateng mundur sebulan tapi ada sebagian wilayah di provinsi ini yang sudah masuk masa tanam.

Farid menjelaskan, beberapa daerah yang sudah masuk masa tanam itu adalah Kabupaten Sukoharjo dan beberapa kabupaten lain di sekitarnya. Sehingga, cadangan beras untuk ke depan masih mencukupi.

"Jadi, kalau untuk masa tanam kita sebenarnya sudah terjadwal. Tapi, untuk tanam pun kita masih menunggu jadwal ada air istilahnya. Tapi jangan khawatir, kalau tanamnya mundur terus tidak ada produksi. Tetap ada. Di bulan Agustus di daerah Sukoharjo dan sekitarnya, sudah ada beberapa kabupaten yang tanam. Sehingga, masih ada cadangan beras kita yang cukup," kata Farid, Selasa (15/10).

Lebih lanjut Farid menjelaskan, belum turunnya hujan sampai sekarang memang memberi dampak pada masa tanam. Namun, berdasar prakiraan dari BMKG jika musim hujan sudah masuk pada November 2019 besok.

"Sampai dengan September 2019, produksi beras di Jawa Tengah mencapai delapan juta ton atau 70 persen dari target produksi kita. Target produksi kita tahun ini mencapai 11 juta ton," pungkasnya. (K-08)

Selasa, Oktober 15, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ganjar Minta Esemka Bikin Mobil Pengangkut Sampah

Gubernur Ganjar Pranowo akan meminta Esemka desain mobil khusus
untuk pengangkut sampah.
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk mewujudkan rekomendasi dari Kongres Sampah, dibutuhkan alat angkut sampah yang bisa memisahkan antara sampah organik dengan non-organik. Sehingga, pabrikan otomotif dalam negeri yang terletak di Jateng ditantang untuk bisa membuat alat angkut khusus sampah.

Ganjar menjelaskan, pabrikan Esemka yang sebulan kemarin diluncurkan Presiden Joko Widodo diminta mendesain mobil khusus pengangkut sampah organik dan non-organik. Karena, ada satu rekomendasi yang menginginkan pemilahan sampah juga dilakukan pada alat angkutnya.

Oleh karena itu, pabrikan otomotif dalam negeri bisa ikut membantu membuat alat angkut khusus sampah.

"Diikuti dengan desain alat angkutnya. Umpamanya Pak Jokowi kemarin meresmikan Esemka, ya Esemka katanya mobilnya murah. Sini, saya tolong dibuatkan desain alat angkut khusus untuk sampah. Produk dalam negeri," kata Ganjar, kemarin.

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, industri otomotif yang ada di Jateng bisa ikut berkontribusi di dalam mengatasi persoalan sampah. Salah satu yang diharapkan, membuat desain kendaraan alat angkut khusus sampah.

"Jika dari sisi fasilitas terpenuhi, saya yakin persoalan sampah di Jawa Tengah akan terurai. Tapi tetap, masyarakat sadar dulu untuk memilah sampah dari dalam rumahnya," tandasnya. (K-08)

Senin, Oktober 14, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

BLK Terus Dilakukan Upgrading Kompetensinya

Menaker Hanif Dhakiri (tengah) saat hadir di pembukaan Fashion Para
dise 2019 di Semarang, kemarin.
Semarang-Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan pelatihan-pelatihan kerja yang ada di sejumlah daerah, sekarang mulai banyak diminati masyarakat Indonesia.

Menurutnya, balai pelatihan ketja sekarang tidak hanya diminati para lulusan SMA sederajat tapi ada juga lulusan sarjana.

Oleh karena itu, jelas Hanif, pihaknya akan meningkatkan potensi dari balai-balai pelatihan kerja di Indonesia agar semakin berkembang dan bisa menyiapkan tenaga kerja mumpuni.

"Balai-balai latihan kerja pemerintah, khususnya yang berada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan memang ada kita dorong setidaknya satu atau dua kejuruan benar-benar menjadi favorit. Contoh di BLK Semarang dengan fesyen teknologinya, BLK Bekasi itu animasi dan gem. Mungkin nanti di BLK Medan itu pariwisatanya. Sehingga, bisa menjadi model untuk pengembangan pelatihan-pelatihan kerja di daerah," kata Hanif, kemarin.

Lebih lanjut Hanif menjelaskan, dengan peningkatan kualitas dari balai-balai pelatihan kerja itu akan mampu menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Di samping itu, balai-balai pelatihan kerja tidak hanya sekadar belajar menjahit tapi hingga merambah dunia teknologi digital.

"Dengan peningkatan kualitas dari balai-balai pelatihan kerja itu, akan menjadikan sekolah vokasi bukan lagi pilihan kedua," pungkasnya. (K-08)

Senin, Oktober 14, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ini Empat Rekomendasi Dari Kongres Sampah

Seorang warga Desa Kesongo membuang sampah
yang sebelumnya sudah dipilah.
Semarang-Pelaksanaan Kongres Sampah yang kali pertama digelar, menghasilkan empat rekomendasi bagi Pemprov Jawa Tengah. Rekomendasi itu menitikberatkan pada edukasi mengenai sampah, agar bisa mengelola dengan hati bukan sekadar mencari nilai finasialnya.

Salah satu anggota Kongres Sampah Natalia Desi dari Balai PSDA Bodri Guto mengatakan empat rekomendasi yang diberikan kepada Pemprov Jateng itu, nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam upaya mewujudkan gerakan bebas sampah plastik. Namun demikian, keempat rekomendasi yang diberikan itu lebih pada memberikan pemahaman soal sampah kepada masyarakat. Utamanya, tentang pemanfaatan bukan finansialnya.

Menurutnya, mengolah sampah harus dilakukan sebagai budaya masyarakat sejak dalam rumah. 

Natalia menjelaskan, penanganan sampah juga harus diwujudkan dalam aksi nyata bukan sekadar wacana. Beberapa daerah yang berhasil mengolah sampah, bisa dijadikan sebagai percontohan. Salah satunya adalah Deso Kesongo, tempat berlangsungnya Kongres Sampah.

"Kesimpulannya, kita lebih memerdalam dan mendalami pemahaman masyarakat bagaimana kita pedulu dengan lingkungannya bukan mementingkan nilai ekonomisnya lebih dulu. Karena, kalau ke lingkungannya kita memerhatikan seluruh aspeknya. Ya lebih dari hati saja, gerakan zero waste ini," kata Natalia, kemarin.

Lebih lanjut Natalia menjelaskan, rekomendasi berikutnya adalah meminta pemprov bisa membuat instruksi sampai ke tingkat desa/kelurahan membuat satuan tugas sampah. Tujuannya, untuk menegakkan regulasi soal pengelolaan sampah.

"Sudah ada embrionya di Desa Kesongo ini, dengan membuat Tim Peduli Sampah Desa. Warganya setahun ini menerapkan pengolahan sampah sejak dalam rumah, dan nanti yang dibuang juga masih dipilah lagi," pungkasnya. (K-08)

Senin, Oktober 14, 2019 | Posted in , , , | Read More »

JNE Dukung Perkembangan Industri Kreatif

JNE mendukung kegiatan dari para pelaku usaha melalui jasa logistik.
Semarang-JNE mendukung para pelaku industri kreatif, melalui Friendly Logistic. Setelah di Bandung dan Yogyakarta, Friendly Logistic hadir juga di Cimanggis, Depok. 

Presiden Direktur JNE, Feriadi mengatakan Friendly Logistic bermanfaat untuk memermudah para pelaku usaha. Utamanya, bisa fokus terhadap proses produksi dan pengembangan atau inovasi produk. Termasuk, dalam hal penjualannya. 

Menurutnya, pengelolaan pergudangan Friendly Logistic dilakukan secara profesional dan terintegrasi langsung dengan layanan pengiriman. Sehingga, pembaruan data jumlah stok barang dan status pengiriman tiap paket tersedia secara berkala.

"Para pelaku industri kreatif kerap disibukkan dengan proses terkait logistik pergudangan, misalnya pengaturan stok barang dan pengemasan barang sampai dengan pengiriman paket ke tiap pembeli. Hal itu berpotensi menurunkan konsentrasi terhadap upaya peningkatan penjualan, pengembangan atau inovasi produk dari segi kuantitas maupun kualitas dan yang lainnya," kata Feriadi dikutip dari rilis.

Lebih lanjut Feriadi menjelaskan, fasilitas pengelolaan pergudangan di dalam Friendly Logistic dilakukan secara digital marketing. Sehingga, proses pemenuhan pesanan dan pengembangan teknologi serta manajemen pengiriman dan pengantaran paket ke penerima menjadi solusi lengkap bagi para pelaku usaha. 

"Friendly Logistic bisa mengatasi tiap tantangan, dan meraih tiap peluang di era digital. Makanya, sinergi dan kolaborasi bersama dengan mitra strategis harus terus dilakukan. Kehadiran Friendly Logistic diharapkan bisa mendorong kemajuan bisnis pelaku usaha, karena membuat tidak perlu lagi menangani aktivitas logistik yang memerlukan upaya besar di dalam proses bisnis," pungkasnya. (K-08)

Senin, Oktober 14, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Jateng Juara Jamnas Relawan BNPB 2019

Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan piala ke perwakilan relawan
dari Jateng yang menjadi juara umum di Jamnas Relawan Penanggula
ngan Bencana, kemarin.
Semarang-Tim relawan Jawa Tengah berhasil menjadi juara dalam Jambore Nasional (Jamnas) Relawan Penanggulangan Bencana yang digelar di Kabupaten Belitung, 9-12 Oktober 2019 kemarin. Dari lima lomba yang diselenggarakan, Jateng berhasil menjadi juara di lomba cerdas cermat, lomba penulisan medsos dan lomba desk relawan. 

Salah satu anggota tim, Abdul Aziz mengatakan Jateng menjadi yang terbaik dari berbagai macam lomba yang diselenggarakan BNPB. Namun demikian, ada dua lomba yang pencapaiannya belum maksimal. Yakni pembuatan jalur evakuasi dan lomba yel-yel.

Aziz menjelaskan, kegiatan semacam ini sangat penting sebagai sarana upgrading bagi relawan kebencanaan di seluruh Indonesia.

"Mengingat hampir semua provinsi di Indonesia, tidak ada satu daerah yang luput dari ancaman kebencanaan," kata Aziz, kemarin.

Lebih lanjut Aziz menjelaskan, dalam forum ini relawan bisa saling belajar tentang kondisi antar-daerah di Indonesia.

Kasi Logistik BPBD Jateng Sudarsono menambahkan, jamnas ini merupakan ajang asah keterampilan dan uji koordinasi bagi relawan. Ajang ini bisa menjadi sarana latihan untuk relawan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

"Kemenangan yang diraih Jateng, tidak lain karena modal soliditas dan semangat belajar yang tinggi. Serta, mengedepankan kearifan lokal," ucap Sudarsono. (K-08)

Minggu, Oktober 13, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ranitidin Berbahaya, BPOM Semarang Tarik Produk Berbahaya Itu

Pegawai laboratorium PT Phapros sedang memisahkan produk obat
yang sudah diolah.
Semarang-Kepala BPOM Semarang Safriansyah mengatakan pihaknya telah menarik 1.270 botol dan 306.773 ampul Ranitidin, yang terlanjur beredar di sejumlah sarana kefarmasian. Penarikan Ranatidin yang terkandung dalam obag maag itu, karena adanya kandungan yang bisa memicu kanker.

Menurutnya, penarikan Ranitidin itu dilakukan hingga 80 hari ke depan terhitung sejak 4 Oktober 2019 kemarin. 

Safriansyah menjelaskan, penarikan Ranitidin dilakukan dua produsen yang ada di Kota Semarang. Yakni PT Phapros dan PT Global Multi Pharmalab.

"Jadi, berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berubah. Sekarang, coba kita bandingkan dengan kadar yang sangat kecil. Nanogram per 1.000 miligram. Teknologi sudah bisa mendeteksi adanya NDMA. Dulunya dengan teknologi lama tidak bisa menjangkau," kata Safriansyah, kemarin.

Corporate Secretary PT Phapros Zahmilia Akbar menyatakan, pihaknya sudah merespon informasi dari BPOM terkait perintah penarikan kembali dan menghentikan produksi obat yang mengandung bahan aktif Ranitidin. Penarikan dilakukan seluruh outlet yang ada di Indonesia, termasuk ke apotek dan instalasi rumah sakit, klinik dokter dan puskesmas.

"Recall ini merupakan tindak lanjut dari penghentian distribusi dan produksi, yang merupakan perintah dari BPOM terkait adanya cemaran NDMA dalam Ranitidin. Langkah ini kami ambil sebagai niat baik dan gerak cepat, untuk kepentingan masyarakat," ujar Zahmilia. (K-08)

Minggu, Oktober 13, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Menaker: Industri Fesyen Dalam Negeri Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menaker Hanif Dhakiri (kiri) membuka Fashion Paradise 2019 di Kota
Semarang, kemarin.
Semarang-Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan industri fesyen dalam negeri berpeluang terus tumbuh, seiring dengan kekayaan budaya lokal. Kekayaan lokal yang bisa mendorong pertumbuhan industri fesyen adalah batik, karena kekayaan batik dalam negeri banyak dan beragam. Pernyataan itu dikatakannya ketika membuka Fashion Paradise 2019 di BBPLK Semarang, Sabtu (12/10).

Pemerintah, jelas Hanif, menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa menyentuh angka tujuh persen hingga akhir tahun ini. Sehingga, zeluruh potensi yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dalam negeri terus digenjot. Salah satunya adalah industri kreatif di bidang fesyen.

Menurunya, pekerjaan yang bisa bertahan adalah pekerjaan yang mengandalkan kreativitas dan ilmu pengetahuan. Salah satunya adalah industri kreatif, dan fesyen satu di antaranya.

Hanif menjelaskan, potensi sumber daya manusia yang dimiliki bangsa Indonesia di bidang fesyen tidak kalah dengan bangsa lain. Bahkan, industri fesyen juga sudah menembus pameran fesyen di Paris, Perancis. 

"Saya kira ini jadi momentum yang baik bagi kita, untuk terus menggerakkan industri kreatif kita khususnya di bidang fesyen. Kebetulan pemerintah juga sudah dua tahun terakhir ini, terus melakukan upgrading terhadap balai-balai latihan kerja di bidang fesyen. Sehingga, industri kreatif khususnya di bidang fesyen ini bisa terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian kita. Industri fesyen ini adalah penyumbang terbesar kedua dari subsektor ekonomi kreatif. Nomor satunya adalah kuliner," kata Dhakiri.

Lebih lanjut Hanif menjelaskan, tugas pemerintah saat ini membuka jalan yang lebar bagi pelaku industri fesyen untuk bisa terus berkiprah di dunia internasional.

"Ke depan, saya kira ekonomi kreatif berpotensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya fesyen, tapi subsektor ekonomi lainnya juga didorong untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dalam negeri," tandasnya. (K-08)

Minggu, Oktober 13, 2019 | Posted in , , , | Read More »

BI Jateng Fasilitasi UMKM Go Global

Seorang kurator sedang menilai kualitas dari hasil produk UMKM.
Semarang-Kepala Kantor Bank Indonesia Jawa Tengah Soekowardojo mengatakan pihaknya terus berupaya, untuk meningkatkan perekonomian di sejumlah daerah. Utamanya, untuk pemberdayaan pelaku UMKM. 

Soekowardojo menjelaskan, 97 persen masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor UMKM. 

Oleh karena itu, jelas Soekowardojo, BI Jateng akan menggelar pameran UMKM dengan mengambil tema Pameran UMKM Jawa Tengah: Go Global, Go Digital yang direncanakan pada 1-3 November 2019 di Museum Lawang Sewu, Semarang. Diharapkan, kegiatan itu bisa dimanfaatkan pelaku UMKM di Jateng naik kelas.

"Kita secara jelas mengarahkan, UMKM kita untuk go global dan go digital. Kenapa? Karena UMKM kita harus naik kelas. Tidak mungkin kita membina UMKM terus. Jadi, mereka potensial-potensial tapi setelah potensial mereka harus sukses dan setelah sukses mereka harus paham digital. Setelah sukses digital, harus sukses global," kata Soekowardojo, Jumat (11/10).

Lebih lanjut Soekowardojo menjelaskan, saat ini cukup banyak pelaku UMKM yang berorientasi pasar ekspor namun mempunyai kendala bersaing di pasar internasional. Salah satu kendala bagi para pelaku UMKM, tidak banyak akses digital yang bisa dimanfaatkan secara optimal bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor.

"Untuk memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM terlibat di pameran tersebut, kami lakukan kurasi produk sebelumnya. Dari 150 UMKM yang mengikuti kurasi produk, akan dipilih 50 pelaku UMKM," pungkasnya. (K-08)

Minggu, Oktober 13, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Aplikasi Jogo Wargo Hasil Pengembangan Smile Police Polda Jateng

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar (kiri) menjelaskan ke
media soal aplikasi New Smile Police Jogo Wargo yang akan diluncur-
kan di Simpang Lima besok Minggu (13/10).
Semarang-Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi, dan mengenalkan aplikasi pengembangan dari Smile Police pada Minggu (13/11) besok di Lapangan Simpang Lima Semarang. 

Menurutnya, pengembangan aplikasi Smile Police bernama New Smile Police Jogo Wargo Jogo Negoro itu bisa diunduh masyarakat lewat gawai berbasis Android maupun Apple.

Iskandar menjelaskan, aplikasi New Smile Police Jogo Wargo ini mengintegrasikan seluruh layanan yang dimiliki jajaran kepolisian di provinsi ini hingga ke tingkat polres. Bahkan, juga terintegrasi dengan instansi terkait lainnya. Di antaranya Pemprov Jateng, Pemadam Kebakaran dan BNPT.

Tujuan dari luncurkannya aplikasi New Smile Police Jogo Wargo ini, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat di Jateng yang membutuhkan pelayanan kepolisian. Sehingga, pelayanan yang diberikan pihak kepolisian kepada masyarakat bisa lebih cepat.

"Aplikasi ini sudah terintegrasi ke semua, baik di jajaran satwil polres maupun ke instansi lain. Aplikasi ini akan menerima aduan dari masyarakat, dan masyarakat bisa tahu apa kegiatan-kegiatan dari kepolisian Jawa Tengah. Jadi, kalau masyarakat mengalami kejahatan atau melihat kejahatan tinggal satu klik saja polisi segera datang. Polisi terdekat akan hadir di situ," kata Iskandar, Jumat (11/10).

Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, ada beberapa menu di dalam aplikasi itu yang bisa dimanfaatkan warga. Di antaranya adalah menu pengaduan, menu informasi warga dan menu kegiatan kepolisian.

"Yang penting lagi, ada menu panic button yang bisa digunakan masyarakat dalam keadaan darurat. Misal kejahatan atau kecelakaan. Saat ada masyarakat menekan tombol panic button, maka notifikasi alarm akan diterima operator," tandasnya. (K-08)

Sabtu, Oktober 12, 2019 | Posted in , , , | Read More »

PLTSa Putri Cempo Akan Hasilkan Listrik 5 MW

Direktur PT Solo Citra Metro Plasma Power Elan Syuherlan menunjuk
alat yang mengubah sampah menjadi briket dan dikonversi menjadi
energi listrik kepada Gubernur Ganjar Pranowo.
Semarang-Direktur Utama PT Solo Citra Metro Plasma Power sebagai kontraktor proyek PLTSa Putri Cempo, Elan Syuherlan mengatakan pihaknya sudah melakukan uji coba, untuk pengolahan sampah menjadi briket. Briket dari sampah itu, kemudian dikonversi menjadi energi listrik dan mampu menyelesaikan persoalan tentang sampah.

Menurutnya, persoalan sampah yang ada di wilayah Solo Raya akan terpecahkan dengan mengolah sampah menjadi briket. Sampah yang disulap menjadi briket, dikonversi menjadi energi listrik dan disalurkan kepada masyarakat.

Elan menjelaskan, meski masih berupa prototype, namun PLTSa Putri Cempo sudah menunjukkan hasil memuaskan. Rencananya, PLTSa Putri Cempo akan menyelesaikan tumpukan sampah lebih dari 1,6 juta ton. Namun, jangka waktu yang diperlukan cukup lama.

Rencananya, lanjut Elan, di TPA Putri Cempo akan dibangun PLTSa yang lebih besar dengan kapasitas 5 MW dan dijadwalkan groundbreaking pada 23 Oktober 2019.

"Kalau yang uji coba ini kan kecil. Kita hanya menguji coba bahwa sampah yang diubah jadi briket dan dikonversi menjadi listrik, bisa berjalan sesuai dengan desain. Ini tidak bisa sampai menghabiskan sampah. Kalau yang baru, kita mengolah 450 ton sampah per hari, nanti kapasitas 5 MW per jam, dan menurut perhitungan kita sampah ini kalau yang existing kita manfaatkan banyak. Belasan tahun baru habis," kata Elan, kemarin.

Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan, persoalan sampah yang ada di provinsi ini optimistis bisa teratasi. Terutama, makin banyak TPA yang menyulap sampah menjadi briket dan digunakan sebagai energi listrik.

"Setidaknya sudah ada tiga lokasi pengolahan sampah di Jateng, yang menyulap sampah menjadi energi listrik. Satu di Semarang menjadi gas metan, Cilacap dan Solo briket jadi energi listrik. Tiga contoh ini bukti, bahwa Jateng siap mengatasi problem sampah dan menuju waste to energy," ucap Ganjar. (K-08)

Jumat, Oktober 11, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ganjar: Wacana Solo Raya Jadi Provinsi Baru Bukan Hal Yang Relevan

Gubernur Ganjar Pranowo ditemani Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo
saat meninjau pembangunan Stadion Manahan, belum lama ini.
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan tidak ada urgensi apapun, untuk membentuk provinsi baru dan memisahkan dengan Provinsi Jateng. Jika melihat dari Desain Besar Penataan Daerah (Desartada), wacana pemekaran wilayah Solo Raya tidak memenuhi syarat.

Ganjar menjelaskan, yang seharusnya dilakukan adalah peningkatan kinerja dari pimpinan daerah bersama organisasi pemerintah daerah (OPD) masing-masing. Jangan sampai, karena tidak bisa memberikan kemajuan dan kesejahteraan kepada warganya memunculkan wacana pemekaran wilayah.

"Saya agak terkejut dengar isu pemekaran ini, karena tidak ada cerita apa-apa. Urgensinya apa belum dimunculkan, terus targetnya apa juga belum dimunculkan. Yang penting bagi kita, pemerintah daerah masing-masing bekerja nanti akan muncul problem yang ada di sana. Mesti diperhitungkan betul dan dikaji betul, apakah kalau pemekaran terjadi akan membuat kesejahteraan lebih baik," kata Ganjar di Solo, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, sebenarnya wilayah Solo Raya sudah luar biasa geliat perekonomiannya. Sehingga, jika memang masih ada yang kurang bisa saling berkoordinasi antara pemerintah kabupaten/kota ke provinsi maupun langsung ke pemerintah pusat.

"Wacana Solo Raya menjadi provinsi, butuh penelitian dan pengkajian lebih dalam dengan melibatkan para pakar. Apalagi, untuk pemekaran wilayah harus ada landasan aturannya," jelasnya.

Diketahui, Bupati Karanganyar Juliyatmono melemparkan wacana pemekaran wilayah Solo Raya menjadi provinsi, dan memisahkan diri dengan Provinsi Jawa Tengah. Solo Raya yang meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo dan Surakarta di Jateng dan Kabupaten Magetan, Ngawi serta Madiun di Jawa Timur dianggap layak membentuk provinsi baru. (K-08)

Jumat, Oktober 11, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Kapolda: Setiap Pengamanan Tamu VVIP Sudah Ada Prosedurnya

Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel
Kapolda Jateng
Semarang-Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan provinsi Jateng, merupakan daerah yang kerap dikunjungi pejabat negara termasuk Presiden Joko Widodo. Sehingga, jaminan keamanan bagi pejabat yang melakukan kunjungan ke daerah sangat diperhatikan.

Terkait kasus penusukan yang menimpa Menko Polhukam Wiranto di Banten, jelas kapolda, pihaknya akan lebih intens di dalam melakukan detensi dini terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat pengawalan pejabat negara. Setiap personel yang bertugas melaksanakan pengamanan, sudah dibekali pengetahuan standar operasi tentang pengamanan dan pengawalan tamu VVIP.

Menurutnya, menjadi pelajaran bagi jajaran keamanan untuk meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan terhadap setiap pejabat yang melakukan kunjungan kerja ke daerah.

"Kita sudah memiliki standar untuk pengamanan tamu VVIP. Tentunya ini menjadi pelajaran buat kami semua, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah. Dengan kejadian ini, tentunya menjadi pelajaran buat kita untuk semakin meningkatkan itu maximum security untuk markas komando dan mako. Kita punya anggota yang memiliki body system, untuk menjaga mereka semua. Jangan lengah dan jangan under estimed, tetap laksanakan SOP," kata Rycko, Jumat (11/10).

Lebih lanjut Rycko menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan tindakan awal pemeriksaan di rumah salah satu pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto di Banten. Yakni Fitri alias Pipit, yang diketahui merupakan warga Brebes.

"Kita menerima informasi dari Jakarta, bahwa salah seorang pelaku itu adalah warga Brebes. Kita laksanakan tindakan awal di tempat tinggalnya, dan untuk olah TKP dilakukan Densus 88. Tentunya, ini menjadi pelajaran bagi semua untuk lebih meningkatkan pola-pola deteksi dini dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Termasuk, mengetahui hal-hal asing yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya," jelasnya.

Kapolda berharap, masyarakat bisa membantu kepolisian untuk memberikan informasi jika mengetahui ada anggota keluarga atau tetangganya mengalami perubahan perilaku. Terutama, yang mengarah ke paham radikal. (K-08)

Jumat, Oktober 11, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Genjot Penjualan Rumah Akhir Tahun, Pengembang Tawarkan Promo Menarik

Seorang pengunjung Mal Ciputra melintas didekat maket rumah yang
ditawarkan di Properti Expo Semarang.
Semarang-Para pengembang perumahan di Kota Semarang terus berupaya menjual produknya, dan target sampai akhir tahun penjualan rumah bisa tercapai.

Bidang Komunikasi dan Promosi DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah Berlian Febriana mengatakan tiga bulan menjelang akhir tahun, banyak pengembang berusaha menjual produk perumahannya kepada masyarakat. Karena, penjualan rumah sepanjang tahun ini dirasakan masih belum membaik.

Menurutnya, penurunan penjualan perumahan ini sudah dirasakan para pengembang sejak dua tahun terakhir ini.

Berlian menjelaskan, sepanjang tahun ini penjualan perumahan memang cenderung mengalami penurunan. Meskipun, pada bulan-bulan tertentu sempat terjadi pencapaian target penjualan perumahan.

"Penurunan memang sedikit terjadi secara omzet dari tahun ke tahun. Tapi, untuk tipe-tipe rumah-rumah tertentu yang menengah itu tertarik ada kenaikan dalam dua tahun terakhir ini. Oktober-Desember ini, pengembang harus mengejar target penjualan sampai akhir tahun. Jadi, masih ada promo-promo menarik yang pasti dari pengembang yang mengikuti pameran," kata Berlian di sela pembukaan Property Expo Semarang ketujuh di Atrium Mal Ciputra, Kamis (10/10).

Berlian lebih lanjut menjelaskan, para pengembang akan mengambil kebijakan-kebijakan khusus dan promo menarik untuk menggaet calon pembeli.

"Pastinya, mereka akan memberi program diskon yang menarik. Harapannya, akhir tahun ini ada peningkatan terhadap penjualan perumahan," pungkasnya. (K-08)

Jumat, Oktober 11, 2019 | Posted in , , , | Read More »

REI: Tol Semarang-Demak Picu Pengembangan Kawasan Permukiman Baru

Seorang pengunjung menanyakan produk perumahan kepada penjaga
stan di pameran Properti Expo Semarang di Mal Ciputra, kemarin.
Semarang-Jalan tol Semarang-Demak yang memiliki panjang 27 kilometer dari Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, tidak hanya memudahkan aksesbilitas warga tapi juga akan berfungsi sebagai sabuk pantai untuk mengatasi persoalan banjir rob. Sehingga, dengan perkembangan infrastruktur itu akan memacu pengembangan permukiman baru di sekitar perbatasan Semarang-Demak.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah Prijanto mengatakan meski jalan tol Semarang-Demak belum direalisasikan pembangunannya, namun sudah memberikan angin segar bagi para pengembang perumahan. Khususnya, untuk mengembangkan rumah subsidi dan komersial di sekitar perbatasan Semarang-Demak.

Menurutnya, keberadaan jalan tol Semarang-Demak nantinya akan membuka peluang bagi para pengembang perumahan untuk menawarkan produknya saat jalan tol sudah jadi.

Prijanto menjelaskan, para pengembang perumahan membidik lokasi perumahan di sekitar pintu masuk jalan tol maupun ke luar jalan tol.

"Dengan adanya jalan tol Semarang-Demak, harapannya tahun ini akan dimulai pembangunannya. Jadi, adanya jalan tol yang digandeng sabuk pantai multifungsi Semarang sampai Demak nanti di wilayah yang sudah teratasi rob dan banjir pasti akan berkembang. Tidak hanya perumahan yang berkembang, tapi juga kawasan industrinya. Mulai dari batas Semarang di Genuk dan Sayung di Demak," kata Prijanto belum lama ini.

Lebih lanjut Prijanto menjelaskan, kawasan-kawasan yang berdekatan dengan jalan tol Semarang-Demak nantinya akan memberikan nilai tambah. Sehingga, harga jual lahan akan mengikuti selesainya pembangunan jalan tol. (K-08)

Jumat, Oktober 11, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ganjar: Sukseskan Indonesia Bebas Pasung, Masyarakat Harus Diedukasi

Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk mewujudkan Indonesia bebas pasung, maka perlu adanya edukasi yang masif kepada keluarga pasien dengan gangguan jiwa. Sehingga, jika ada anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan tidak dilakukan pasung.

Menurutnya, masyarakat yang masih melakukan pasung terhadap pasien gangguan jiwa itu dilatarbelakangi sejumlah alasan. Salah satu di antaranya adalah faktor keamanan.

Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai program Indonesia bebas pasung pada tahun ini. Bahkan, dukungan keluarga pasien juga sangat dibutuhkan untuk mencapai penyembuhan dan mencegah kekambuhan.

"Mencegah melalui edukasi di keluarga, dan berikutnya kita senang kalau masyarakat bisa melaporkan. Sehingga, bisa kita tangani. Inovasi-inovasi yang dilakukan beberapa rumah sakit sudah berjalan, dan kemarin menjadi salah satu pemenang. Rumah sakit jiwa yang ada di Solo itu bicara tidak hanya sekadar pasung, tapi orang-orang yang punya potensi pasung ditangani dengan manusiawi. Maka kalau mau bebas pasung, masyarakat diedukasi untuk melaporkan biar kita tangani," kata Ganjar, Kamis (10/10).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, masyarakat juga harus disosialisasi bagaimana cara merawat pasien gangguan jiwa setelah pasung dilepas. Karena, jika keluarga pasien gangguan jiwa tidak mendapat pemahaman akan berakibat pada upaya penyembuhan setelah pasung dilepas tidak optimal.

"Makanya, silakan lapor ke pemerintah biar ditangani dengan baik dan manusiawi. Ini sangat penting," pungkasnya. (K-08)

Kamis, Oktober 10, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Libur Nataru, Jasamarga Solo-Ngawi Siap Sambut Pemudik

Dirut JSN Ari Wibowo (empat dari kiri) berfoto bersama dengan para
narasumber di acara Temu Pelanggan 2019 di Solo, kemarin.
Surakarta-Direktur Utama Jasamarga Solo-Ngawi Ari Wibowo mengatakan menjelang libur akhir tahun atau Natal dan Tahun Baru (Nataru), menjadi momentum yang selalu dinantikan masyarakat. 

Pemetaan libur Nataru, jelas Ari, hampir sama dengan libur Lebaran. Hanya saja, durasi waktu liburnya tidak terlalu panjang bila dibanding saat perayaan Idul Fitri.

Ari menjelaskan, saat libur akhir tahun diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah lalu lintas kendaraan yang melintas di jalan tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi. Jika di hari normal volume kendaraan mencapai 14 ribu unit, pada saat liburan diperkirakan naik sekira dua kali lipat. 

Menurutnya, untuk menghadapi peningkatan arus lalu lintas saat libur akhir tahun dilakukan penambahan petugas pelayanan transaksi di gerbang tol.

"Nanti kita akan menambah kapasitas gerbang di Ngawi, Karanganyar dan Sragen. Jadi, kami menambah gardu satelit. Sehingga, perlu ada antisipasi. Pas libur Lebaran kemarin sempat terjadi kepadatan. Jadi, kami perlu antisipasi. Tambahannya tidak banyak, karena sebenarnya kapasitas traffic tidak besar," kata Ari saat Temu Pelanggan 2019 di Hotel Adhiwangsa Solo, Rabu (9/10).

Lebih lanjut Ari menjelaskan, untuk ketersendatan yang perlu diantisipasi adalah di pintu ke luar tol. Sebab, di gerbang ke luar terjadi proses transaksi.

"Biasanya yang sering kejadian itu pengguna tol kehabisan saldo untuk bayar tol, dan imbasnya terjadi antrean saat bayar. Sehingga, kami siapkan juga petugas mobile reader untuk membantu pengguna jalan tol melakukan pembayaran," tandasnya. (K-08)

Kamis, Oktober 10, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Kapolda dan Gubernur Kerja Sama Berantas Korupsi

Kapolda Irjen Pol Rycko Amelza (kiri), Gubernur Ganjar Pranowo dan
Aspidsus Kejati Jateng Ketut Sumedana melakukan salam komando
usai meluncurkan kanal pengaduan tindak korupsi, Kamis (10/10).
Semarang-Polda bersama pemprov dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bekerja sama, untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi. Termasuk, orang-orang yang berniat melakukan tindak pidana korupsi.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan bersama pemprov dan kejaksaan tinggi, membentuk tim khusus antikorupsi. Forum kerja sama itu merupakan wujud nyata, dalam upaya memberantas korupsi di Jateng.

Rycko menjelaskan, dengan dibukanya kanal pengaduan terhadap indikasi tindak pidana korupsi akan memersempit ruang gerak pelakunya. Setiap laporan pengaduan atas indikasi tindak pidana korupsi dari masyarakat, disampaikan melalui situs resmi www.laporkorupsijateng.id.

"Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan feed back atau perkembangan kepada masyarakat, atas setiap laporan ke situs khusus penanganan korupsi. Yakni ke www.laporkorupsijawatengah.com. Silakan melaporkan ke situ, jika mengetahui ada indikasi korupsi," kata kapolda usai meluncurkan kanal aduan korupsi di Gradhika Bhakti Praja, Kamis (10/10).

Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, tagline "Berantas Korupsi Sambil Ngopi" bisa menjadi upaya dan semangat memberantas tindak pidana korupsi. Sehingga, dengan kerja sama yang terbangun ini upaya mencegah dan memberantas korupsi bisa optimal. 

"Kita mencoba, agar pemberantasan korupsi dimulai dari pencegahan. Pencegahan, pemberantasan dan penanganan korupsi tidak menimbulkan keributan. Kita semua punya tanggung jawab, untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Masyarakat bisa melaporkan apa yang terjadi atau indikasi korupsi, dan bisa kita tangani bersama," ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, semua proses pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diambil bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan keributan. (K-08)

Kamis, Oktober 10, 2019 | Posted in , , | Read More »

Rest Area Sragen Jadi Pilot Project Bank Sampah

Semarang-Regional Manager Jawa Tengah Jasamarga Property Dondy Dwi Susanto mengatakan pihaknya menunjuk rest area yang ada di ruas jalan tol Solo-Ngawi di wilayah Sragen, sebagai tempat istirahat percontohan dalam mengolah sampah-sampah plastik. Tujuannya, untuk pengurangan terhadap penggunaan plastik sebagai bungkus makanan.

Menurutnya, sebagai perusahaan penyedia layanan jalan tol, maka pihaknya siap mendukung kebijakan yang ramah lingkungan. Terutama, dalam upaya mengurangi sampah plastik yang ada di rest area.

Dondy menjelaskan, di rest area yang ada di Sragen itu disiapkan bank sampah untuk memilah sampah. Setiap sampah yang dihasilkan penyewa di rest area, dipilah dan dikumpulkan untuk bisa didaur ulang.

Menurutnya, percontohan bank sampah yang ada di rest area Sragen itu akan diterapkan di seluruh rest area di jalan tol Trans Jawa.

"Terkait hal itu, di kami juga sudah ada kebijakan soal pengolahan sampah. Ada kegiatan di Jasa Marga, namanya Green Toll Road. Melingkupi jalan tol dan rest areanya. Kami sudah ada program untuk mengurangi sampah plastik, di antaranya tidak menggunakan bahan plastik sebagai bungkus makanan. Itu sudah berjalan kurang lebih sebulan ini, dan sedang digencarkan program itu," kata Dondy, Rabu (9/10).

Lebih lanjut Dondy menjelaskan, untuk pembuatan bank sampah itu pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat. Sehingga, dari memilah sampah yang dihasilkan di rest area bisa memberikan nilai tambah bagi semua pihak. (K-08)

Kamis, Oktober 10, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Ganjar: Kongres Sampah Diharapkan Bisa Jawab Semua Persoalan Sampah

Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan kongres sampah yang diadakan di Kabupaten Semarang pada 12-13 Oktober 2019, melibatkan 1.500 orang dari seluruh provinsi di Indonesia. Meliputi aktivis sampah, pemerintah hingga akdemisi. 

Ganjar menjelaskan, kongres sampah yang baru kali pertama digelar di Indonesia itu akan menjadi ajang untuk memecahkan permasalahan sampah di sejumlah daerah. Terutama, sampah-sampah plastik yang menjadi persoalan utamanya.

Menurutnya, dengan potensi sampah yang dihasilkan per tahunnya itu harus ada upaya penyelesaiannya. Tidak hanya soal mengolah sampah, tapi juga pengurangan sampah plastik.

"Saya berharap, nanti akan ada keluaran dari kongres sampah. Perilaku harus berubah, perlu regulasi kalau kita terapkan progresif. Harus ada banyak rencana untuk sampah. Teknologi-teknologi sampah yang mestu ada kalau melihat karakter kita. Banyak yang organik dibuat pupuk. Untuk panitia kongres sampah, saya minta melakukan sistematisasi. Saya berharap, ada orang-orang yang di hulu berbicara dan tokoh agama serta budayawan ikut berbicara," kata Ganjar, Rabu (9/10).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, kongres sampah nantinya bisa mengidentifikasi dan mengeluarkan keputusan terkait permasalahan sampah.

"Yuk kita buat konsensus building, membangun kesepakatan bersama bagaimana mengelola sampah. Yuk ngumpul kabeh, ngomongo. Semua yang punya pengalaman soal itu kita libatkan, termasuk pabrikan," jelasnya.

Diketahui, jumlah sampah yang ada di Jateng per tahunnya bisa mencapai 5,7 juta ton atau setara dengan 15.671 ton per harinya. Sedangkan secara nasional, total sampah yang dihasilkan mencapai 67 juta ton per tahun. (K-08)

Kamis, Oktober 10, 2019 | Posted in , , , , | Read More »

Ganjar: Gaji Kepala Daerah Kecil Bukan Rahasia Lagi

Gubernur Ganjar Pranowo menyebut viral gaji kepala daerah yang kecil
bukan rahasia umum.
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara, terkait Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang memposting slip gajinya hanya Rp5,9 juta di media sosial (medsos). Kecilnya gaji kepala daerah, sudah bukan lagi rahasia umum.

Ganjar Pranowo mengatakan seluruh bupati/wali kota hingga gubernur sudah tahu tentang gaji kepala daerah akan naik atau tidak. Karena, hal itu sudah dibahas presiden bersama Kementerian Keuang dan Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini, jelas Ganjar, Kemendagri sudah menyusun peraturan pemerintahnya dan akan segera selesai. Kemungkian, kenaikan gaji kepala daerah akan diumumkan setelah pelantikan presiden.

"Sebenarnya, soal gaji ini kalau dibicarakan lama ya. Yang pertama mesti diketahui kepala daerah. Semua tidak ada yang tidak tahu, bahwa gaji kepala daerah ya cuma segitu, maka jangan rebutan. Kalau tidak mau dengan gaji segitu, ya jangan mau jadi kepala daerah. Kalau kenaikan gaji sudah disusun, dan kalau tidak salah akan diumumkan setelah pelantikan presiden," kata Ganjar baru-baru ini.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, terkait dengan bupati Banjarnegara yang memposting slip gajinya di medsos, dirinya tidak memberikan sanksi. Justru, dirinya langsung menghubungi sang bupati dan memintanya sabar.

"Pak bupati sebenarnya sudah tahu, kan juga ikut rapat di Istana Bogor. Kalau memang tidak tahu, bisa bertanya kepada saya atau ke Kemendagri atau ke presiden langsung," jelasnya.

Mengenai berapa idealnya gaji seorang kepala daerah, Ganjar menyebut hal itu sangat relatif. Namun, berapa gaji kepala daerah yang ideal masih dilakukan penghitungan secara matang. (K-08)

Rabu, Oktober 09, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Hiace Premio Bidik Segmen Biro Wisata Sebagai Pembeli Potensial

Toyota All New Hiace Premio mengundang perhatian para pengunjung
di Paragon Mal saat dipamerkan, kemarin.
Semarang-Jalan tol Trans Jawa yang sudah tersambung pada akhir 2018 kemarin, membuat aksesbilitas dan mobilitas masyarakat semakin mudah. Bahkan, karena jalan dari Jakarta ke Jawa Timur sudah terkoneksi membawa perubahan pada sektor pariwisata. Terutama untuk wisata yang menggunakan kendaraan jenis minibus, karena perjalanan menjadi lebih efektif dan efisien.

Managing Director Nasmoco Group Fatrijanto mengatakan keberadaan infrastruktur jalan tol yang cukup baik, dan menghubungkan wilayah Jakarta hingga Jawa Timur membawa dampak bagi sektor perekonomian dan wisata. Bahkan, sektor pariwisata mulai merasakan imbasnya dengan makin banyak permintaan perjalanan wisata melalui jalan tol.

Berdasarkan kondisi itu, jelas Fatrijanto, permintaan produk otomotif jenis minibus juga mengalami permintaan. Terutama, permintaan dari agen-agen pariwisata maupun dari kalangan perhotelan. Tidak sedikit juga dari perorangan, yang membutuhkan minibus untuk menunjang mobilitas wisata atau bisnis.

Menurutnya, Hiace Premio produk otomotif jenis minibus hadir untuk menyesuaikan permintaan pasar pariwisata. Utamanya, yang menginginkan kenyamanan dan kemewahan selama perjalanan wisata.

"Hiace Premio ini ada segmennya tersendiri. Jadi, meskipun travel tapi orang travel memilih yang lebih nyaman. Hampir sama dengan kelas bus standar dan luxury. Sekarang masalahnya kan infrastruktur jalan sudah bagus, jadi kebutuhan travel atau bepergian dengan jalan darat lebih banyak lagi. Ternyata, kebutuhan akan travel juga mengalami peningkatan," kata Fatrijanto di sela mengenalkan Hiace Premio di Atrium Paragon Mal Semarang, Selasa (8/10).

Fatrijanto lebih lanjut menjelaskan, kehadiran All New Hiace Premio ini memberikan angin segar dari penjualan unit di Nasmoco Group. Toyota memberikan target penjualan antara 12-15 unit hingga akhir tahun, tapi sekarang sudah inden sampai 40 unit.

"Produk Hiace yang lama, conmuter juga bagus penjualannya. Tapi memang, kontribusinya hanya dua persen dari seluruh penjualan produk di Nasmoco Group," pungkasnya. (K-08)

Rabu, Oktober 09, 2019 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added