Selasa, 31 Desember 2019

Dukung Wisata Jateng, Menhub Resmikan KA Bandara Adi Soemarmo

Menhub Budi Karya (kiri) dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ber-
bincang sambil menikmati perjalanan menggunakan KA bandara.
Solo-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo, Minggu (29/12) kemarin. Peluncuran KA Bandara dilakukan dengan sangat sederhana dan tidak ada acara seremonial.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan KA Bandara Adi Soemarmo merupakan satu-satunya kereta api, yang masuk ke bandara. Yakni dari Stasiun Solo Balapan, kereta api akan membawa penumpang masuk ke areal terminal bandara.

Budi menjelaskan, KA bandara tidak hanya sekadar alat transportasi masal perkotaan tapi juga untuk mendukung pariwisata di Jateng. Dengan akses moda transportasi yang semakin mudah, diharapkan para wisatawan akan lebih nyaman saat berkunjung ke provinsi ini.

Menurutnya, waktu tempuh dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo hanya 19 menit saja.

"Meski di Medan, Jakarta, Palembang dan Padang ada KA bandara, tapi KA Bandara Adi Soemarmo ini langsung masuk ke bandara. Jadi, masyarakat bisa lebih mudah untuk berpindah transportasi. Jadi bukan hanya untuk angkutan masal perkotaan, tapi KA bandara juga bisa mendukung pariwisata," kata Menhub.

Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, keberadaan KA bandara bisa mengurangi kemacetan di jalan. Selain itu, bisa memercepat masyarakat yang hendak ke bandara atau dari bandara menuju ke kota.

"Mudah-mudahan bermanfaat. Semoga ini, juga bisa mendukung perkembangan pariwisata di Jawa Tengah. Jadi, para turis yang turun dari pesawat bisa langsung naik kereta menuju kota. Kalau sewaktu-waktu ingin melanjutkan ke Prambanan atau Borobudur, itu gampang karena sudah terhubung," ujar Ganjar.

Diketahui, KA Bandara Adi Soemarmo akan melayani 60 perjalanan pulang pergi dari bandara menuju Stasiun Balapan. Satu rangkaian KA Bandara terdiri dari empat rangkaian kereta, dengan kapasitas angkut sebanyak 393 penumpang.

KA bandara dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan penumpang, di antaranya ruangan dengan pendingin udara, layar TV LED untuk hiburan dan informasi posisi kereta. 

Selama dua bulan sejak diresmikan, yakni Januari-Februari 2020, KA bandara gratis digunakan penumpang. (K-08)

Presiden Jokowi Minta Bank Wakaf Mikro Bisa Salurkan Pembiayaan ke Masyarakat Sekitar

Presiden Jokowi melihat penganan hasil usaha dari masyarakat sekitar
pondok pesantren di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, kemarin.
Kendal-Presiden Joko Widodo mengatakan pendirian sejumlah Bank Wakaf Mikro (BWM) bertujuan, untuk mengembangkan ekonomi umat dengan cara memerluas penyediaan akses keuangan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) yang belum bisa menjangkau fasilitas perbankan. Pernyataan itu dikatakannya usai membuka dua BWM di Pondok Pesantren Salaf Apik dan Pondok Pesantren Al-Fadllu, Kecamatan Kaliwungu di Kabupaten Kendal, Senin (30/12). 

Presiden Jokowi menjelaskan, BWM dikhususkan untuk segmen usaha-usaha kecil dan usaha-usaha mikro yang utamanya berada di sekitar lingkungan pondok pesantren. Sehingga, masyarakat sekitar bisa memulai atau mengembangkan usaha kecil yang telah berjalan.

"Tadi pak ketua OJK sudah menyampaikan, akan disiapkan kurang lebih 50 Bank Wakaf Mikro yang dibuka lagi. Ini patut kita syukuri. Tapi saya titip, ini hati-hati kalau dapat pinjaman dari Bank Wakaf Mikro agar disiplin mengangsurnya. Kalau disiplin mengangsur, nanti akan bisa ditambah lagi menjadi Rp2 juta, menjadi Rp3 juta agar usahanya berkembang," kata presiden. 

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan, pemerintah ingin dari ponpes dan lingkungan ponpes bisa membesarkan usahanya. Jangan sampai, masyarakat meminjam ke rentenir.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso yang ikut hadir dalam peresmian dua BWM di ponpes Kaliwungu menambahkan, BWM menyasar para santri dan masyarakat sekitar ponpes untuk bisa memulai atau mengembangkan usaha.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2017, jelas Wimboh, hingga saat ini BWM sudah menyalurkan pembiayaan kepada kurang lebih 25 ribu orang nasabah yang tersebar di 18 provinsi dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp33,9 miliar.

"BWM menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat, dengan nilai maksimal sebesar Rp3 juta tanpa agunan. Pengelola BWM juga menyediakan pelatihan dan pendampingan kelompok, bagi para nasabah untuk menjalankan usahanya," ucap Wimboh. (K-08)

Presiden Jokowi Inginkan BLK Cetak Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri

Presiden Jokowi saat membuka BLK Komunitas di Kendal, kemarin.
Kendal-Presiden Joko Widodo meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota yang mengelola Balai Latihan Kerja (BLK), bisa menyiapkan tenaga kerja yang diserap langsung industri dan dibutuhkan pasar kerja. Pernyataan itu dikatakannya usai meresmikan BLK Komunitas di Pondok Pesantren Al Fadlu 2, Senin (30/12).

Presiden Jokowi mengatakan penentuan jurusan kejuruan yang dipilih, harus tersambung dengan kebutuhan dunia industri. Karena, selama ini lulusan kejuruan belum sesuai dengan kebutuhan industri.

Jokowi memberi contoh perbankan dan lembaga keuangan, yang saat ini membutuhkan banyak teknisi coding dan programming. Namun, sumber daya manusianya nyaris tidak ada karena pelatihan di bidang tersebut minim.

Oleh sebab itu, jelas Jokowi, keberadaan BLK Komunitas diharapkan bisa menyambungkan antara skil SDM dengan kebutuhan industri. BLK Komunitas harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan industri, untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja. Setelah mengetahui kebutuhan industri, baru BLK Komunitas menentukan jurusan kejuruan yang dibuka. 

"Coba tanya bank, berapa butuh teknisi coding? Tidak ada yang menyiapkan ke sana. Tanya butuhnya teknisi programming berapa? Banyak yang butuh, tapi ndak ada yang menyiapkan," kata Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan, sebelum melatih calon tenaga kerja tersebut perlu ditanyakan kepada calon penggunanya (industri).

"Ajarkan sesuai yang dibutuhkan industri, sehingga nyambung. Jangan diajari semuanya," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menambahkan, keberadaan BLK Komunitas untuk mendekatkan sarana keterampilan kerja dengan manusia yang perlu dilatih. Serta, memertemukan akses pelatihan dengan calon peserta.

Saat ini, Ida, total ada 10 program pelatihan vokasi yang dikembangkan. Pelatihan vokasi itu di antaranya adalah teknik otomotif, pengolahan hasil pertanian dan perikanan, teknik listrik dan teknologi informasi komputer. 

"Kementerian Ketenagakerjaan juga sudah menyiapkan program, untuk melatih tenaga instruktur dan pengolah BLK Komunitas agar mereka mampu mengelola BLK dengan baik. Penentuan kejuruan, ditentukan sendiri dari lembaga penerima bantuan BLK Komunitas," ucap Ida.

Diketahui, sejak 2017 Kementerian Ketenagakerjaan mendirikan BLK Komunitas di pondok pesantren di seluruh Indonesia. Hingga 2019, sudah ada 1.113 BLK Komunitas yang didirikan. (K-08)

Senin, 30 Desember 2019

Menkeu Sri Mulyani Kagumi Perubahan Besar di Kota Lama Semarang

Sri Mulyani
Menteri Keuangan
Semarang-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku kagum, dengan perubahan yang terjadi di kawasan Kota Lama Semarang. Pernyataan itu dikatakannya ketika mendampingi Presiden Joko Widodo saat berkunjung di Kawasan Kota Semarang, Senin (30/12).

Menurutnya, kawasan Kota Lama Semarang dulu identik dengan kawasan kumuh dan tidak terpelihara dengan baik.

Namun demikian, jelas Sri Mulyani, masih ada beberapa bangunan di kawasan Kota Lama yang perlu dibenahi lebih lanjut. 

"Sekarang bagus banget. Dulu masih kumuh, bangunan tidak terpelihara dan jalanan tidak bagus. Sekarang sudah rapi dan terang," kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan, kawasan Kota Lama sekarang merupakan kombinasi antara warisan cagar budaya dengan suasana baru yang kekinian.

"Ditambah lagi kegiatan seni dan atraksi budaya, biar bisa lebih hidup dan menarik minat turis mancanegara. Promosi terus menerus, agar wisatawan banyak yang datang," pungkasnya. (K-08)

Presiden Jokowi Lihat Progres Renovasi Pasar Johar Semarang

Presiden Jokowi bersama Gubernur Ganjar Pranowo dan Menkeu Sri Mulyani meninjau
proyek renovasi Pasar Johar, Senin (30/12).
Semarang-Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, GubernurJawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melihat perkembangan proyek renovasi Pasar Johar yang terbakar pada 2015, Senin (30/12).
Presiden Jokowi berkeliling di dalam Pasar Johar, dan melihat kios-kios yang nantinya akan digunakan para pedagang ketika renovasi selesai dikerjakan.
Presiden Jokowi mengatakan kios-kios yang terbuat dari kayu, menambah kesan bangunan tempo dulu. Sehingga, harus terus dilestarikan.
Menurutnya, untuk meminimalkan terjadi kebakaran di Pasar Johar, juga telah dipasang alat pemadam kebakaran (APAR). Bahkan, di seluruh sudut Pasar Johar terpasang kamera pengawas (CCTV) untuk memantau aktivitas di dalam dan luar pasar.
"Proyek rehabilitasi Pasar Johar dikerjakan PT Nindya Karya, dan menelan anggaran senilai Rp146,09 miliar. Kalau sudah jadi, mari bersama merawat bangunan pasar ini," kata Jokowi.
Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Pasar dan Jasa Mudasir berharap, pemindahan para pedagang yang saat ini masih menempati lahan relokasi di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tidak dilakukan bertahap. 
Mudasir menyebutkan, pedagang resmi Pasar Johar ada sekitar lima ribuan orang. Sedangkan Pasar Yaik, ada sekitar 500-an pedagang. 
"Kalau tahapannya lama, perekonomian di Kota Semarang bisa terganggu. Pembeli bisa pindah ke pasar luar Semarang. Kita juga berharap, jangan ada pedagang baru maupun pedagang di pinggiran, karena akan terganggu kebersihan dan kenyamanan pengunjung," ujar Mudasir. 
Diketahui, Pasar Johar didirikan pada 1930 dan diarsiteki Thomas Herman Karsten asal Belanda. Setelah terbakar pada pertengahan 2015 lalu, beberapa pilar berbentuk jamur yang masih kuat tetap dipertahankan karena termasuk bangunan cagar budaya. (K-08)

Jokowi: Kota Lama Semarang Harus Bisa Jadi Pendorong Roda Perekonomian Sekitar

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono serta Menkeu Sri Mulyani
saat melihat renovasi Pasar Johar, Senin (30/12).
Semarang-Kawasan Kota Lama yang sudah dipercantik, harus bisa dijadikan denyut nadi dalam menggerakkan roda perekonomian. Terutama, dari segi pariwisatanya. Hal itu ditekankan Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan ke kawasan Kota Lama, Senin (30/12).

Presiden Jokowi mengatakan Kota Lama Semarang bisa menjadi pusat industri kreatif atau creative hub, dalam rangka ikut mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar tujuh persen. Oleh karena itu, di Kota Lama Semarang harus diisi dengan berbagai kegiatan penunjang perekonomian dan pariwisata. Mulai aktivitas seni-budaya, hingga ekonomi kreatif.

Menurutnya, wujud Kota Lama saat ini sudah bagus tapi masih harus banyak isian kegiatan menjadi lebih hidup

"Sekarang yang penting, ada aktivitas yang baik. Terutama, berkaitan dengan ekonomi kreatif dan industri kreatif Kota Semarang dan Jawa Tengah," kata Presiden Jokowi.

Gubernur Ganjar Pranowo sependapat dengan Presiden Jokowi, untuk menjadikan Kota Lama sebagai sebuah creative hub.

Menurutnya, pemprov saat ini sedang fokus mengembangkan kawasan Kota Lama menjadi destinasi wisata dan pusat aktivitas serta kreativitas masyarakat.

Ganjar juga pernah menawarkan kepada komunitas-komunitas masyarakat, untuk ikut serta dalam mengembangkan kawasan Kota Lama. Misalnya membuat kegiatan berupa pertunjukan seni dan pameran, dengan mengambil salah satu sudut Kota Lama.

"Di tiap sudut Kota Lama ini bisa dipakai untuk pertunjukan seni atau pameran karya, juga pameran industri kreatif. Ini sedang kami kembangkan," ujar Ganjar. (K-08)

Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Semarang Jaga Kondisi Kota Lama Usai Direvitalisasi

Presiden Jokowi bersepeda ditemani Menkeu Sri Mulyani, Menteri PU
PR Basuki Hadimuljono, Gubernur Ganjar Pranowo di kawasan Kota
Lama Semarang, Senin (30/12).
Semarang-Kawasan Kota Lama Semarang telah direvitalisasi, dan Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Kota Semarang ikut menjaganya.

Presiden Jokowi mengatakan Kota Lama mampu menjadi ikon wisata baru di Jawa Tengah, sehingga bisa menjadi harapan dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. 

Menurutnya, revitalisasi Kota Lama Semarang pengerjaannya selama dua tahun lebih dengan anggaran mencapai Rp170 miliar.

Jokowi menjelaskan, Kota Lama setelah direvitalisasi akan semakin menarik wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung.

"Sekarang barangnya sudah jadi, paling penting perlu dirawat. Ke depan bisa menjadi creative hub di Jawa Tengah. Kota Lama sudah baik. Siang hari harus diisi kegiatan budaya dan galeri. Resto dihidupkan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi di Semarang, dan Jateng pada umumnya," kata Jokowi saat kunjungan ke Kota Lama, Senin (30/12).

Sebelum meninjau Kota Lama, Presiden Jokowi menyempatkan diri melihat proses pembangunan Pasar Johar. Dari Pasar Johar, Jokowi beserta rombongan menuju Kota Lama dengan bersepeda. (K-08)

Minggu, 29 Desember 2019

Bus Kramat Jati Terbakar di GT Kalikangkung

Badan bus yang ludes terbakar dan sebuah mobil Innova yang ikut ter
lihat dalam kecelakaan karambol, Sabtu (28/12) malam.
Semarang-Sebuah kecelakaan karambol terjadi di KM414 Gerbang Tol Kalikangkung, Sabtu (28/12) malam. Akibatnya, bus Kramat Jati dengan nomor Polisi B 7450 TGA yang terlibat kecelakaan karambol terbakar.

Direktur Utama Jasamarga Semarang Batang Arie Irianto mengatakan kecelakaan bermula, akibat bus Kramat Jati yang dikemudikan Kusmindar mengalami rem blong. Kemudian, bus Kramat Jati menabrak bus Putra Pelita Jaya dengan nomor polisi K 1422 BL yang dikemudikan Sudarmanto serta sebuah mobil Toyota Innova yang dikendarai Ismanto.

Menurutnya, bus Kramat Jati yang mengalami rem blong itu menabrak bagian belakang bus Putra Pelita Jaya yang saat itu sedang melakukan transaksi di gardu tol.

Akibatnya, jelas Arie, bus Putra Pelita Jaya terdorong hingga oleng ke kanan dan menabrak water barrier serta mobil Innova hingga masuk parit. Kecelakaan ini mengakibatkan dua bus terbakar.

"Memang benar telah terjadi kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 tol Batang-Semarang, yang melibatkan dua kendaraan bus dan satu kendaraan Innova. Setelah kecelakaan, petugas Jasamarga Semarang Batang bersama polisi jalan raya dan petugas pemadam kebakaran langsung mengevakuasi korban dan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian," kata Arie.

Lebih lanjut Arie menjelaskan, selain berupaya memadamkan api yang membakar badan bus, pihaknya bersama jajaran kepolisian dan petugas pemadam juga mengevakuasi korban. Seorang korban luka berat dan beberapa korban luka ringan, sudah dibawa ke RS Tugu Semarang.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengusaha angkutan umum maupun kendaraan pribadi, untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Kendaraan yang tidak layak operasi, akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya," jelasnya. 

Arie juga meminta seluruh pengguna jalan tol, untuk beristirahat jika merasa lelah ataupun mengantuk. Pengguna bisa memanfaatkan rest area yang tersedia, terutama bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh. (K-08)

Sabtu, 28 Desember 2019

Kunjungan Wisatawan Domestik ke Jateng Lampaui Target

Sinoeng Rachmadi
Kadisporapar Jateng
Semarang-Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah pada 2019 ini sudah memasang target, untuk kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. 
Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Rachmadi mengatakan sepanjang 2019 ini, pihaknya sudah berupaya maksimal di dalam menggaet wisatawan nusantara maupun asing untuk berkunjung ke provinsi ini. Di antaranya, dengan memerbanyak event atau agenda wisata yang berskala nasional hingga internasional.

Sinoeng menjelaskan, sepanjang 2019 ini pihaknya cukup bersyukur karena jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Jateng cukup banyak dan bisa melampaui target. Dengan dukungan destinasi wisata unggulan yang dimiliki Jateng, mampu menyedot wisatawan dalam negeri datang berkunjung.

"Kami sampai dengan data per 1 Desember itu, untuk wisatawan nusantara sudah terlampaui. Dari target 46,6 juta wisatawan, sudah mencapai 49,5 juta wisatawan. Padahal, kita masih ada libur Nataru. Sehingga, nanti bisa kita catat sampai dengan pertengahan Januari 2020 untuk seluruh pencapaiannya," kata Sinoeng, kemarin.

Lebih lanjut Sinoeng menjelaskan, kesuksesan dalam menggaet wisatawan domestik tidak bisa diikuti dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Karena, data terakhir per 1 Desember 2019 menyebutkan jika wisatawan asing yang datang ke Jateng hanya 623 ribu orang saja. Jumlah itu masih jauh dari target yang ditetapkan Disporapar Jateng, yakni sebanyak 850 ribu wisatawan asing.

"Ini akan menjadi bahan koreksi, terkait dengan promosi dan penyelenggaraan event. Maping promosi harus diubah dan diarahkan ke negara yang masih rendah kunjungan wisatawannya, misal wisatawan yang dari Timur Tengah. Kalau dibanding Eropa dan Asia, wisatawan asal Timur Tengah masih sedikit," jelasnya.

Pada tahun depan, lanjut Sinoeng, pihaknya akan mencoba berkolaborasi dengan seniman mancanegara yang sudah punya nama di dalam menyelenggarakan event bertaraf internasional. Diharapkan, dengan menggandeng artis dari luar negeri akan menjadi magnet terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Jateng. (K-08)

Kapolda Larang Masyarakat Rayakan Malam Tahun Baru Dengan Konvoi Kendaraan

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza minta masyarakat tidak konvoi
kendaraan saat malam tahun baru.
Semarang-Setiap menjelang perayaan malam pergantian tahun, selalu ditunggu masyarakat dengan berbagai macam aktivitas. Mulai dari kumpul dengan keluarga atau teman, hingga melakukan aktivitas lainnya di jalan raya.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan untuk menjaga iklim di wilayah Jateng tetap kondusif, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan ular-ularan atau konvoi kendaraan di jalan raya. Di samping membahayakan, juga bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Kapolda juga meminta masyarakat, agar pada saat merayakan malam pergantian tahun tetap tertib berlalu lintas di jalan raya. Sehingga, tidak sampai menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Untuk konvoi ya, saya tetap mengimbau konvoi itu ada risikonya. Sebaiknya tidak usah konvoi, apalagi konvoi tidak menggunakan helm. Selain itu, jangan pasang knalpot dengan suara bising," kata kapolda, kemarin.

Selain larangan melakukan konvoi di jalan raya, jelas Rycko, pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak menyalakan petasan yang bisa mengganggu ketenangan masyarakat lainnya.

Terkait dengan larangan menyalakan petasan, Gubernur Ganjar Pranowo juga menyetujuinya. Bahkan, disarankan menyalakan kembang api ukuran kecil yang tidak berbahaya.

"Ada usulan jangan ada kembang api. Saya kira menarik juga, tidak boros dan tidak arak-arakan. Kalau mau kembang api yang kecil-kecil saja, sehingga tidak membikin ramai. Ini kita sampaikan, agar tidak terjadi situasi yang ramai, ribut dan sebagainya," ujar gubernur.

Ganjar berharap, malam pergantian tahun di Jateng bisa berjalan aman dan kondusif serta membawa kebahagiaan bagi semau masyarakat di provinsi ini. (K-08)

Jumat, 27 Desember 2019

Dishub Jateng Perkirakan Besok Masih Ada Puncak Arus Mudik di Libur Akhir Tahun

Satriyo Hidayat
Kepala Dishub Jateng
Semarang-Pergerakan arus lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru, tidak sama dengan pergerakan arus mudik ketika masa libur Lebaran. Karena, di masa libur Natal dan Tahun Baru akan terjadi dua kali puncak kepadatan arus lalu lintas.

Kepala Dishub Jawa Tengah Satriyo Hidayat mengatakan pihaknya memang sudah mempunyai peta pergerakan arus lalu lintas, untuk arus mudik masa libur Natal dan Tahun Baru. 

Menurutnya, peta pergerakan arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir.

Satriyo menjelaskan, untuk pergerakan arus lalu lintas akan kembali mengalami peningkatan mendekati libur akhir tahun. Diperkirakan, terjadi di antara 28 atau 29 Desember 2019. 

"Prediksi kami dari dua tahun yang lalu, kalau Natal itu nanti ada puncak berikutnya. Antara tanggal 28 atau 29 Desember. Tetapi totalnya memang ada kenaikan, hanya mudiknya berangsur-angsur. Tertingginya kemarin di tanggal 21 Desember, yang masuk Jawa Tengah lewat tol 45.821 kendaraan. Kemudian turun dan landai. Perkiraan kami tanggal 28 atau 29 Desember, cuma yang mana nanti belum tahu. Hitungan kami kan 48 ribu kendaraan, tapi ini kok 45 ribu kendaraan. Jangan-jangan geser, sehingga kita siap-siap nanti di 28 atau 29 Desember tetap teman-teman siap di lapangan," kata Satriyo, Jumat (27/12).

Lebih lanjut Satriyo menjelaskan, dengan kondisi demikian yang sudah terpetakan akan memudahkan petugas di lapangan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Sehingga, potensi-potensi ketersendatan sudah bisa diminimalkan.

"Yang kami siapkan adalah antisipasi arus balik di wilayah selatan-selatan, dan masuk Kebumen arah keluar menuju Tegal. Tahun kemarin, 60 persennya kami lewatkan ke Tegal dan sisanya lewat Bobotsari," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan one way, lanjut Satriyo, menjadi keputusan dari Korlantas Mabes Polri. Sedangkan Dinas Perhubungan, hanya menyiapkan akses jalan dari pintu tol atau jalan kabupaten/kota. (K-08)

Disporapar Jateng Minta Pengelola Wisata Jamin Keamanan Wahana Hiburan Saat Liburan

Sinoeng Rachmadi
Kepala Disporapar Jateng
Semarang-Dalam rangka menyambut kedatangan wisatawan ke Jawa Tengah untuk merayakan Tahun Baru, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk menyambut para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Rachmadi mengatakan pada momen liburan akhir tahun dan menjelang pergantian tahun, banyak dimanfaatkan wisatawan berkunjung ke obyek wisata di provinsi ini. Sehingga, seluruh obyek wisata di Jateng sejak jauh hari sudah berbenah untuk menyambut wisatawan.

Sinoeng menjelaskan, untuk menjamin keamanan para wisatawan selama berkunjung di obyek wisata pihaknya sudah memberi instruksi kepada para pengelola. Di antaranya, dengan melakukan pengecekan terhadap keamanan wahana permainan tetap aman selama digunakan pengunjung.

Menurutnya, hal itu sudah menjadi kewajiban dari para pengelola obyek wisata dan pihaknya hanya memberikan arahan untuk menjamin keamanan wahana permainan. 

"Sudah mengumpulkan Dinas Pariwisata di kabupaten/kota, untuk melakukan pemantauan terkait dengan fasilitas dan sarana prasarana pariwisata. Maka, rambu-rambunya adalah berpegang pada sapta pesona. Yaitu kebersihan, keramahtamahan dan sebagainya. Dan tidak kalah penting adalah keamanan pada wahana permainan. Kemudian soal tarif. Tarif itu harus informatif, naik tidak apa-apa asal harus ada dasar regulasinya. Karena, ini memang pas peak season. Tapi, harus diketahui masyarakat atau wisatawan," kata Sinoeng, Jumat (27/12).

Sinoeng lebih lanjut menjelaskan, selain jaminan keamanan di lokasi obyek wisata, pihaknya juga menyoroti tentang tarif atau tiket masuk. Pihaknya tidak melarang kenaikan tarif, asal dalam batas yang wajar dan sesuai dengan dasar pijakan dari kabupaten/kota.

"Boleh saja naik, asal sudah diinformasikan sebelumnya. Baik itu terpasang di spanduk, atau lewat media sosial," jelasnya.

Sinoeng juga tidak luput menyoroti pedagang makanan kaki lima, agar tidak melabeli harganya secara tidak wajar dan memberatkan pembeli.

"Kami juga sudah koordinasi dengan paguyuban pedagang makanan di kabupaten/kota, untuk memasang soal harga di menu agar tidak ngepruk. Selain itu, juga sudah ditentukan sanksi bagi yang melanggar dari internal paguyuban itu. Bila ada yang melanggar, maka dua hari dilarang berjualan," tandasnya. (K-08)

Tahun Depan, Pemprov Jateng Targetkan Angka Kemiskinan Turun Jadi 9,8 Persen

Taj Yasin
Wagub Jateng
Semarang-Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin sudah mengumpulkan para wakil bupati/wakil wali kota di provinsi ini, dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di provinsi ini.

Wagub Taj Yasin mengatakan dengan sejumlah upaya percepatan penurunan angka kemiskinan di Jateng, maka daerah-daerah yang menjadi kantong kemiskinan bisa tertangani. Salah satunya, melalui program Satu OPD Satu Desa Binaan.

Menurutnya, program Satu OPD Satu Desa Binaan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan sudah mulai dirasakan hasilnya.

"Angka kemiskinan 10,8 persen di 2019, dan target kita di tahun 2020 di angka 9,8 persen. Itu bisa kita tangani sebenarnya, bukan hanya perhatian kita di kabupaten/kota saja akam tetapi sampai ke desa. Bahwa kami mempunyai program Satu OPD Satu Desa Binaan, dan mendapat respon positif dari masyarakat. Pak bagaimana mendapatkan desa binaan dari pemerintah provinsi, yang tanya bukan dari 14 kabupaten yang zona merah kemiskinan," kata wagub, Jumat (27/12).

Gus Yasin lebih lanjut menjelaskan, meskipun sudah ada instruksi satu dinas menangani satu desa binaan yang masuk kategori miskin. Namun, ada satu dinas yang menangani desa miskin hingga 14 desa. Yakni, Dinas ESDM Jateng yang mampu menangani dan membina desa miskin hingga 14 desa.

"Pada tahun depan, kami akan melakukan evaluasi terhadap program Satu OPD Satu Desa Binaan. Ini menjadi bahan kami untuk melangkah ke tahap berikutnya, dalam upaya menangani dan mengurangi angka kemiskinan," pungkasnya. (K-08)

Investor Asing Banyak Tertarik Berinvestasi di Jepara

Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah
Semarang-Pemprov Jawa Tengah terus mendorong para pengusaha atau investor asing dan dalam negeri, untuk masuk ke provinsi ini dan menanamkan modalnya. Sehingga, akan menggerakkan roda perekonomian di provinsi ini.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan masuknya investasi ke Jateng, akan memengaruhi ekonomi di provinsi ini. Karena, realisasi investasi asing maupun dalam negeri setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.

Ganjar menjelaskan, dari 2015 hingga menjelang akhir 2019 investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015 ke 2016, dari 10,63 persen naik menjadi 14,11 persen. Sedangkan lompatan investasi asing tertinggi, tertinggi mulai dari 2017 ke 2019.

Menurutnya, negara paling banyak investornya masuk ke Jateng adalah Jepang, Korea dan Tingkok. Sedangkan kabupaten di Jateng yang paling banyak diserbu investor asing, adalah Kabupaten Jepara.

"Ini di Jepara ada apa, kok PMA-nya tertarik masuk ke Jepara. Proyeknya tertinggi, dan investasinya tertinggi juga. Batang yang kedua, dan diikuti Kota Semarang. Kalau PMDN tertinggi ada di Cilacap, disusul Kota Semarang. Ini adalah kabupaten/kota yang membuka diri untuk investasi, dan sangat kita harapkan ke depan akan sangat baik bagi Jawa Tengah sampai di 2020," kata Ganjar, Jumat (27/12).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pada tahun depan diharapkan para investor yang masuk ke Jateng bisa lebih mudah. Yakni melalui deregulasi, dan debirokratisasi.

"Daerah di kabupaten/kota, nanti urusannya adalah perizinan dan tanah. Menyiapkan SDM dengan dengan menyiapkan SMA/SMK di Jawa Tengah, yang dicoba merespon keinginan dari industri. Termasuk, mendesain teaching industry dengan dunia pendidikan," jelasnya.

Melalui program teaching industry ini, lanjut Ganjar, akan memudahkan pengusaha mendapatkan tenaga kerja terlatih dan terdidik. (K-08)

Jateng Surplus Beras 2,3 Juta Ton Tahun Ini

Suryo Banendro
Kepala Distanbun Jateng
Semarang-Produksi beras di Jawa Tengah dalam lima tahun terakhir ini, menunjukkan peningkatan meskipun lahan pertaniannya mengalami penyusutan. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng Suryo Banendro mengatakan peningkatan produksi pertanian di provinsi ini, karena adanya modernisasi sistem pertanian. Pada 2014 kemarin, produksi pertanian di Jateng hanya menghasilkan 5,3 ton gabah kering giling per hektare. Saat ini, sudah mampu memproduksi hingga 5,8 ton gabah kering giling per hektare.

Menurutnya, jumlah petani di Jateng saat ini mencapai 2,88 juta jiwa dan mengelola lahan sawah seluas 1.022.570,86 hektare.

Suryo menjelaskan, dengan lahan seluas 1.022.570,86 hektare itu petani bisa memproduksi 9,8 juta ton gabah kering giling atau 6,9 juta ton beras. Capaian itu jauh lebih besar, bila dibandingkan produksi 2014 yang hanya 9,6 juta ton.

"Surplus ini tentu saja harus diketahui, ada waktu panen raya dan tidak panen raya. Sekarang posisinya ini kan tinggal bulan Desember ini, awal musim panennya sekitar awal Oktober sampai nanti panen di Maret. Kita di Jawa Tengah itu setahun, surplusnya sekitar 2,3 juta ton. Karena, konsumsi kita kan sekitar 3,2 juta ton. Konsumsi itu per kapita hanya sekitar 94 kilogram per orang per tahun," kata Suryo, belum lama ini.

Lebih lanjut Suryo menjelaskan, melalui modernisasi pertanian itu bisa meningkatkan produksi dari beras petani Jateng. Mulai dari pemanfaatan bibit unggul, pupuk, penggunaan alat mesin pertanian sampai digitalisasi sistem pertanian.

"Ternyata itu lebih efektif. Selisih panennya sangat banyak. Secara riil, jika kita lihat produksi meningkat karena petani Jateng merespon terhadap modernisasi pertanian," tandasnya. (K-08)

Kamis, 26 Desember 2019

Meski Hanya Sebentar, Masyarakat Semarang Bisa Saksikan Gerhana Matahari

Seorang ibu mendampingi anaknya yang melihat gerhana matahari di
halaman MAJT, Kamis (26/12).
Semarang-Masyarakat Kota Semarang tidak berkecil hati, meskipun fenomena gerhana matahari cincin tidak bisa dinikmati di wilayahnya. Namun demikian, gerhana matahari bisa disaksikan dengan menggunakan teleskop selama lima menit.

Koordinator Himpunan Astronomi Amatir Semarang Dwi Lestari mengatakan fenomena gerhana matahari cincin yang terjadi pada Kamis (26/12) ini, hanya bisa dinikmati di sebagian wilayah di Indonesia saja. Misalnya di Kepulauan Riau.

Namun demikian, jelas Lestari, pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Semarang yang ingin menyaksikan proses gerhana matahari. Salah satunya, untuk mengedukasi masyarakat mengenai fenomena alam tersebut di Lapangan Simpang Lima.

Menurutnya, Himpunan Astronomi Amatir Semarang menyediakan dua teropong bintang yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

"Kita mengamati gerhana matahari sebagian, dan Semarang cuma 68 persen puncak gerhananya. Yang gerhana matahari cincin itu ada di Kepulauan Riau dan di Singkawang. Kalau puncaknya cuma beberapa menit, antara 3-5 menit. Tapi kalau keseluruhan dari awal sampai akhir, itu bisa sampai tiga jam," kata Lestari.

Sementara, salah satu pengunjung yang ikut menyaksikan, Popon Pinasih mengaku senang bisa melihat fenomena alam gerhana matahari. Dirinya sengaja mengajak anak-anaknya, untuk belajar mengenai proses terjadinya gerhana matahari.

"Ya supaya anak-anak lebih tahu akan kebesaran Tuhan, ada gerhana matahari. Ada sisi pelajarannya yang bisa diambil," ujar Popon.

Meskipun hanya sebentar saja, namun Popon dan sejumlah pengunjung lainnya cukup puas bisa melihat terjadinya gerhana matahari lewat bantuan teropong bintang yang disediakan. (K-08)

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Beri Pelatihan Kerja Gratis

Wiwik Septi Herawati
Asisten Deputi Direktur Bidang
Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan
Semarang-Para tenaga kerja yang putus kontrak dari perusahaannya tidak perlu khawatir, karena BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jateng-DIY akan memberikan pelatihan kerja secara gratis. Pelatihan dan keterampilan kerja itu, merupakan kerja sama dengan Balai Latihan Kerja setempat.

Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Wiwik Septi Herawati mengatakan pihaknya mencoba program baru, untuk memfasilitasi para tenaga kerja peserta BPJS Ketenagakerjaan yang baru saja berhenti bekerja. Yakni, dengan memberikan pelatihan dan keterampilan kerja bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Setempat.

Sebagai pilot project dari program tersebut di tahun ini, jelas Wiwik, ada empat kota yang dijadikan proyek percontohan. Yakni di Kota Surakarta yang bekerja sama dengan Solo Techno Park, Kota Semarang, Kota Yogyakarta bekerja sama dengan balai batik dan Kabupaten Cilacap kerja sama dalam bidang pelatihan las industri dan manufaktur.

Menurutnya, program tersebut sudah berjalan selama dua bulan dan diikuti 145 peserta.

"Bagi tenaga kerja yang sudah berhenti bekerja minimal satu tahun sampai dua tahun, untuk diberikan pelatihan dan keterampilan sehingga bisa bekerja kembali. Mendapatkan lapangan kerja sesuai harapan, dan ini sangat menguntungkan karena gratis. Kita bermitra dengan BLKLPK, apa yang yang dibutuhkan saat ini untuk mereka bisa bekerja lagi," kata Wiwik di sela media gathering, Kamis (26/12).

Wiwik lebih lanjut menjelaskan, sebagai tahap awal pelatihan dan keterampilan kerja tahun ini dibuka untuk kelas operator garmen, las industri dan manufaktur. 

"Syarat mengikuti pelatihan dan keterampilan kerja ini adalah memiliki kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan, dan berhenti bekerja minimal satu tahun. Kemudian, gaji terakhir yang diterima minimal setara UMK dan gaji maksimal adalah 40 tahun," tandasnya. (K-08)

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Bayarkan Rp2,2 Triliun JHT Sepanjang 2019

Wiwik Septi Herawati
Asisten Deputi Direktur Bidang
Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan
Semarang-BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Tengah-Yogyakarta mencatat, per November 2019 jumlah kepesertaan sebanyak 3,3 juta tenaga kerja dan 79.803 badan usaha. Sementara, besaran pembayaran manfaat jaminan atau klaim, masih didominasi pembayaran untuk Jaminan Hari Tua (JHT).

Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Wiwik Septi Herawati mengatakan pihaknya terus berupaya, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama, para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi tenaga kerja dan perusahaannya.

Wiwik menjelaskan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat kepada para tenaga kerja maupun ahli warisnya. Baik manfaat dari JHT, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian maupun Jaminan Pensiun.

Menurutnya, untuk pembayaran manfaat paling besar adalah JHT dan kemudian diikuti pembayaran manfaat untuk Jaminan Kecelakaan Kerja.

"Jumlah jaminan yang bayarkan secara total dari empat program, sampai November 2019 mencapai Tp2,4 triliun dengan jumlah kasus sebanyak 352 ribu kasus. Untuk Jaminan Hari Tua masih mendominasi, sebesar Rp2,2 triliun dengan 296 ribu kasus," kata Wiwik di sela media gathering dengan wartawan, Kamis (26/12).

Lebih lanjut Wiwik menjelaskan, untuk pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja per November 2019 mencapai Rp106 miliar dengan 21 ribu kasus dan disusul Jaminan Kematian sebanyak Rp92 miliar dengan 3.300 kasus.

"Kalau untuk Jaminan Pensiun, jumlahnya Rp18 miliar, dengan 31 ribu kasus per November 2019," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Wiwik, sesuai dengan instruksi dari pemerintah melalui PP Nomor 82 Tahun 2019 mengenai JKK dan JKM ada kenaikan manfaat. Untuk santunan kematian dengan aturan baru sebesar Rp20 juta, lebih besar dari aturan lama yang hanya Rp16,2 juta. Sedangkan kenaikan manfaat lainnya adalah jaminan kecelakaan kerja untuk klaim gigi tiruan dari sebelumnya Rp3 juta, menjadi Rp5 juta. (K-08)

Wujud Toleransi, Santri Main Rebana di Misa Natal

Santri dari Ponpes Roudlotul Solihin, Sayung, Demak ikut memeriahkan
perayaan Natal di Gereja Mater DEI Semarang, kemarin.
Semarang-Puluhan santri dari Pondok Pesantren Roudlotul Solihin, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak membawakan lagu berjudul "Nandur Rukun" dengan diikuti rebana di sela perayaan Misa Natal di Gereja Mater Dei, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Minggu (25/12). Lagu itu menceritakan kerukunan antar umat beragama dan persatuan Indonesia.

Pengasuh Ponpes Roudlotul Solihin, KH Abdul Qodir mengatakan keikutsertannya dalam memeriahkan Natal tahun ini untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan keberagaman. Selain itu, visi pondok pesantren yang dipimpinnya adalah mencetak santri yang inklusif yang mau menerima perbedaan.

Qodir menjelaskan, Natal merupakan momentum untuk kembali meneguhkan persaudaraan. Sebab, di tengah maraknya isu radikalisme sekarang ini pihaknya ingin menunjukkan bahwa masih banyak orang yang memiliki hati yang baik yang berjuang demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ini salah satu wujud kongkret kami, untuk melaksanakan visi itu. Kami datang ke gereja ini, untuk ikut mangayubagyo dengan saudara-saudara Kristiani. Meski akan muncul pro dan kontra, namun kami lebih menekankan aspek kemanusiaan dan aspek persaudaraan. Karena bagi kami, misi agama itu yang terpenting adalah kemanusiaan di atas ritual dan sebagainya," kata Qodir.

Lebih lanjut Qodir menjelaskan, selain melantunkan lagu "Nandur Rukun", beberapa lagu juga dilantunkan dengan kolaborasi menarik sebelum pelaksanaan ibadah Misa Natal. 

Romo Kepala Gereja Mater Dei, Romo Sugihartanto menambahkan, pihaknya sangat bahagia dan bergembira menyambut kehadiran para santri dari Ponpes Roudlotul Solihin Demak.

Menurutnya, momentum ini bisa menjadi bukti bahwa masih banyak masyarakat yang menginginkan persatuan dan kesatuan.

"Kami sangat bergembira sekali. Kita ingin anggota bangsa dan negara, membangun persaudaraan. Dalam rangka mewujudkan itu, kita harus berusaha melakukan apa yg baik bagi bangsa dan negara. Natal ini sebagai momentum untuk meneguhkan kembali semangat persaudaraan," ucap Romo Sugihartanto.

Sementara, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebutkan jika yang ada di Gereja Mater Dei menunjukkan bagaimana kehidupan antar umat beragama di provinsi ini berjalan damai. (K-08)

TNI/Polri Beri Pengamanan Prioritas di Sejumlah Gereja di Solo Raya

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (kiri) bersama dengan
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi melakukan
pemantauan pengamanan
Surakarta-Wilayah Solo Raya mendapat perhatian pengamanan dari jajaran Polda Jawa Tengah, bersama Kodam IV/Diponegoro pada saat perayaan Natal 2019. Bahkan, sejumlah gereja di Solo Raya juga telah dipetakan dengan memertebal perkuatan personel pengamanan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan pihaknya bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, melakukan pemantauan di lapangan sebelum dimulai misa Natal. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaat sebelum menjalankan ibadah Natal.

Menurutnya, beberapa gereja di wilayah Solo Raya memang menjadi prioritas pengamanan karena memiliki jemaat yang cukup banyak dan jadwal misa padat. Di antaranya adalah Gereja Santo Antonius Purbayan, dan Gereja Paroko Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan.

Kapolda menjelaskan, jajaran dari Polresta Surakarta dengan dibantu Korem 074 Warastratama sudah siap memberikan pengamanan dan dibantu elemen masyarakat serta instansi terkait.

"Beberapa hal yang menjadi penekanan kita adalah terhadap pengamanan gereja-gereja prioritas, ada 171 gereja yang kita amankan. Terdiri dari enam gereja prioritas satu, 22 gereja prioritas dua dan 133 gereja prioritas tiga. Kami memberikan prioritas pengetatan, dengan menyiapkan para penembak jitu di beberapa gereja prioritas untuk melakukan tindakan tegas yang terukur," kata kapolda, kemarin.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi menambahkan, jajarannya dari unsur Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan Udara siap mendukung tugas dari jajaran kepolisian dalam pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Bahkan, jelas pangdam, personel TNI yang terlibat di pospam pengamanan ada satu satuan setingkat kompi (SSK) atau sebanyak 100 personel. Termasuk, di masing-masing kodim juga disiapkan satu satuan setingkat peleton (SSP) dan dua SSK dari Batalyon 408. 

"Pada prinsipnya, kami dari jajaran TNI siap memback up Polda Jawa Tengah. Bahwa jajaran kami yang ada di Solo Raya sudah siap. Kami menyiapkan masing-masing kodim di wilayah Solo Raya, ada satu SSP dan dua SSK on call," ujar pangdam.

Pangdam berharap, perayaan Natal maupun menyambut Tahun Baru di wilayah Jateng bisa berjalan aman dan lancar. (K-08)

Rayakan Natal, Suster Gedono Dibantu Masyarakat Sekitar Untuk Sambut Tamu

Gubernur Ganjar Pranowo menyapa anak-anak yang sedang berlatih
paduan suara di perayaan Natal di Pertapaan Suster Gedono, kemarin.
Ungaran-Merayakan Natal tidak hanya milik masyarakat Nasrani saja, tetapi masyarakat penganut agama lain juga ikut ambil bagian membantu menyiapkan semua kebutuhan. Hal itu terlihat di Pertapaan Suster Gedono di Kabupaten Semarang dalam menyiapkan misa Natal, dibantu masyarakat sekitar yang mayoritas adalah ibu-ibu pengajian.

Salah satu suster senior, Martha Driscoll mengatakan jika keberadaan ibu-ibu pengajian dan masyarakat sekitar sangat membantu di dalam menyiapkan perayaan Natal. Kondisi itu memang diakui, sudah berjalan bertahun-tahun.

Suster Martha juga mengaku senang, karena di tengah menyiapkan perayaan Natal kedatangan Gubernur Ganjar Pranowo yang memantau persiapan hari raya umat Nasrani di sejumlah tempat. 

"Luar biasa bagi kami, karena seperti kami bilang tidak biasa apalagi menerima orang penting yang melayani seluruh masyarakat Jawa Tengah. Kami sangat merasa bahagia dan dihormati, serta diperhatikan. Itu tanda bahwa pak gubernur sungguh-sungguh memperhatikan seluruh masyarakat di mana saja dan siapa saja," kata Suster Martha, kemarin.

Martha berharap, wilayah Jateng tetap aman dan damai. Sehingga, masyarakatnya bisa bersatu dan saling menghormati serta menghargai satu dengan lainnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengaku senang, karena masyarakat Jateng masih mengutamakan sikap saling gotong royong dan tolong menolong. Meskipun, yang ditolongnya tidak beragama sama dengannya.

Oleh karena itu, jelas Ganjar, melalui perayaan Natal ini bisa tercipta kedamaian dan kerukunan di antara umat beragama di Jateng.

"Suasananya menyenangkan, mereka siap semuanya. TNI/Polri mengawal, dan masyarakat mendukung. Alhamdulillah berjalan dengan baik. Kita tinggal pantau terus menerus, stok pangan dan BBM untuk kelancarannya. Sehingga, orang bisa merayakan Natal dengan baik-baik," ujar gubernur.

Selain mengunjungi Pertapaan Suster Gedono, Ganjar juga melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. (K-08)

Selasa, 24 Desember 2019

Kebutuhan BBM Libur Nataru Naik 25 Persen di Ruas Tol Trans Jawa

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid didampingi Kini
Daris Pertamina Condro Kirono dan GM Pertamina MOR IV Iin Febrian
saat meninjau pasokan BBM di SPBU Rest Area 379A, Selasa (24/12).
Batang-Dalam upaya menjaga kebutuhan stok bahan bakar minyak (BBM) selama masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Pertamina sudah memastikan kecukupan pasokan. Bahkan, di setiap rest area juga disiagakan armada mobil tangki untuk menjaga ketersediaan stok BBM di ruas tol Trans Jawa.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan pihaknya sudah memastikan jika layanan SPBU reguler dan layanan khusus, sudah siaga menyalurkan BBM di ruas jalan tol Trans Jawa selama masa libur Nataru. Sehingga, masyarakat pemudik yang melintas dari Jakarta menuju Jawa Timur hingga Bali tetap bisa mendapatkan pasokan BBM selama perjalanan.

Mas'ud menjelaskan, Pertamina sudah menyiagakan 45 SPBU Modular dan 123 SPBU kantong serta 19 titik motorist dan empat titik Kiosk Pertamax di sepanjang ruas jalan tol Trans Jawa. Tujuannya, untuk memastikan bagaimana layanan selama Natal dan Tahun Baru berjalan sesuai dengan yang telah diperhitungkan sebelumnya.

Menurutnya, di sejumlah SPBU yang ada di tol Trans Jawa dari Jakarta hingga Batang stok BBM dalam keadaan cukup dan kesiagaan tim sudah cukup baik.

"KM379A merupakan SPBU tengah di ruas jalan tol Trans Jawa, dan khusus di SPBU ini hari biasa tanpa ada event Lebaran atau Natal melayani transaksi BBM sekitar 70 KL. Sepekan terakhir ini sejak dimulai satgas, transaksi per hari 140 KL. Artinya, secara nasional kebutuhan BBM naik antara 3,5-4 persen. Kalau di jalan tol itu naik antara 16-25 persen, di beberapa ruas tol naik ada yang naik sampai 46 persen dan di Jawa Tengah bisa naik sampai 200 persen. Ini jadi pelajaran kita berikutnya," kata Mas'ud saat kunjungan di Rest Area 379A Semarang-Batang, Selasa (24/12).

Lebih lanjut Mas'ud juga meminta kepada para pemudik, untuk selalu memerhatikan BBM di kendaraannya sebelum menempuh perjalanan jauh. Sehingga, menghindarkan dari kejadian mogok di tengah perjalanan.

Sementara, Komisaris Pertamina Condro Kirono yang ikut dalam peninjauan ke sejumlah SPBU di ruas tol Trans Jawa menyatakan, Pertamina berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung pemerintah di dalam melayani masyarakat. (K-08)

Rayakan Natal, REI Jateng Undang 500 Anak Panti Asuhan

Ratusan anak yatim piatu mengikuti perayaan Natal yang diadakan REI
Jateng di Water Blaster, Senin (23/12) sore.
Semarang-Dalam rangka memeringati Hari Natal 2019, DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah mengajak 500 anak panti asuhan di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya berbagi kasih di kawasan obyek wisata Water Blaster. Kegiatan itu juga dihadiri Wali Kota Hendrar Prihadi.

Ketua DPD REI Jateng MR Prijanto mengatakan sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, pihaknya menyelenggarakan kegiatan berbagi kasih Natal kepada anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. Setiap tahun, selalu dipilih panti asuhan yang berbeda-beda dengan tujuan agar semua anak-anak panti asuhan mendapat kesempatan yang sama.

Prijanto menjelaskan, seluruh anak panti asuhan bersama dengan pendamping diajak menikmati dan bersenang-senang di tempat wisata sambil bermain di wahana bermain yang tersedia.

Menurutnya, anak-anak panti asuhan belum tentu bisa menikmati bermain di tempat wisata setiap hari atau sepekan sekali.

"Untuk tahun ini, kita bisa mengundang 500 anak panti asuhan dari 14 panti di Kota Semarang dan sekitarnya. Dan nanti akan ada satu panti yang kita datangi, karena itu adalah panti asuhan cacat ganda. Anak cacat ganda itu kan kompleks, dan harus didampingi pengasuhnya masing-masing. Jadi, REI yang akan datang," kata Prijanto, kemarin.

Lebih lanjut Prijanto menjelaskan, selain mengajak anak-anak puas bermain di tempat wisata juga diberikan siraman rohani dari pendeta atau tokoh agama. Sehingga, anak-anak juga bisa mendapatkan pencerahan di hari raya.

"Kami juga berikan kepada anak-anak panti bingkisan dan uang saku. Sehingga, mereka juga bisa berbahagia merayakan Natal sama dengan teman yang lainnya," pungkasnya. (K-08)

Wali Kota Semarang Siap Tindak Tegas Oknum PNS Yang Selewengkan Dana Sosial Penghuni Lokalisasi Gambilangu

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyapa masyarakat.
Semarang-Pemkot Semarang sudah menutup Lokalisasi Rowosari Atas atau Gambilangu, hal itu dilakukan dalam upaya menjadi Kota Semarang bebas prostitusi. Namun kenyataan di lapangan, dana sosial yang seharusnya diberikan kepada penghuni Lokalisasi Gambilangu tidak dikawal layaknya saat pemberian dana sosial kepada penghuni Lokalisasi Argorejo Sunan Kuning beberapa waktu lalu.

Wali Kota Hendrar Prihadi mengatakan pihaknya memersilakan kepada eks penghuni Lokalisasi Gambilangu membuat laporan resmi, jika pada saat pemberian tali asih atau dana sosial terjadi penyelewengan. Pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada oknum pegawai di lingkungan Pemkot Semarang, jika memang terbukti melakukan penyelewengan.

Menurutnya, pemkot sudah menjanjikan pemberian tali asih atau dana sosial sebesar Rp6 juta per orang anggaran dari Kementerian Sosial.

Hendi menjelaskan, dana yang bersumber dari Kementerian sosial itu total seluruhnya mencapai Rp1,3 miliar dan dibagikan kepada 226 wanita pekerja komersial (WPK).

"Kalau kemudian di lapangan ada hal-hal yang mencurigakan, buat laporan resmi kirimkan kepada kami siapa nama oknumnya dari Pemkot Semarang itu. Tapi saya sudah panggil satu per satu, dan mereka mengatakan kepada saya 'Pak, Bismillah tidak ada dari tempat kami yang melakukan main-main'. Coba itu dicek namanya siapa,' kata Hendi, kemarin.

Sementara itu, anggota Jaringan Advokasi Lokalisasi Gambilangu Semarang Rulie menyatakan jika tidak ada pengawasan terhadap dana sosial yang dibagikan kepada eks penghuni. Akibatnya, terjadi pemotongan dana sosial di lapangan.

Rulie menyebutkan, ada beberapa eks penghuni pada saat menerima dana sosial dipotong hingga Rp2 juta. Bahkan, ada beberapa eks penghuni yang tidak mendapatkan dana sosial sama sekali.

"Komitmen pemerintah untuk bisa bekerja sama dalam penyelesaian kasus di eks Lokalisasi Rowosari Atas hanya isapan jempol. Hal ini terlihat dari ketidakseriusan Dinas Sosial Kota Semarang, yang berkelit dari persoalan inti dan terkesan menutupi kenyataan dengan menyimpan rapat data penerima pesangon," ucap Rulie. (K-08)

BNN Jateng Terus Perketat Peredaran Narkoba Tahun Depan

Brigjen Pol Benny Gunawan
Kepala BNNP Jateng
Semarang-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah sepanjang 2019 ini, mampu menangkap 51 tersangka peredaran narkotika di provinsi ini. 

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan kasus peredaran narkoba yang telah ditangani sebanyak 20 kasus, dengan 51 berkas perkara dan 48 kasus di antaranya sudah dinyatakan lengkap dari kejaksaan. Sedangkan barang bukti yang disita dari 51 tersangka itu ada 6,6 kilogram sabu, 62 kilogram ganja dan 486 butir ekstasi.

Menurutnya, BNNP Jateng juga berhasil menggagalkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan menyita Rp10 miliar.

Benny menjelaskan, dalam penanganan kasus narkoba tidak hanya tindakan hukum yang dilakukan tapi juga penanganan rehabilitasi. Tercatat, ada 544 orang yang kecanduan narkotika dilakukan rehabilitasi di 32 lembagai rehabilitasi milik pemerintah.

"Ini yang harus kita waspadai, dan upaya preventif kita harus bisa memberikan informasi edukasi ke seluruh lapisan. Baik masyarakat perdesaan, maupun para aparat penegak hukum serta instansi lain dalam upaya perang terhadap narkoba," kata Benny, kemarin.

Lebih lanjut Benny menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan kerawanan peredaran narkotika di wilayah Jateng. Di antaranya adalah Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kabupaten Cilacap serta Banyumas.

"Rencana di 2020, kami akan menggelar kelurahan atau desa bersinar, yaitu bersih narkoba. Rencananya di Kota Surakarta yang kami pilih," pungkasnya. (K-08)

Senin, 23 Desember 2019

Jelang Natal, Cabai dan Bawang Merah Harganya Naik

Gubernur Ganjar Pranowo berdialog dengan salah satu pedagang yang
ad di Pasar Karangantu Semarang, Senin (23/12).
Semarang-Menghadapi perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, pemerintah mulai memantau pergerakan harga komoditas pangan masyarakat di pasar-pasar tradisional.

Salah satu pedagang di Pasar Karangayu Semarang, Shoheh mengatakan dua komoditas yang mengalami kenaikan harga sejak sebulan terakhir adalah cabai-cabaian dan bawang merah. Kedua komoditas itu mengalami kenaikan harga, karena memang pasokannya tidak terlalu banyak.

Shoheh menjelaskan, karena memang harganya mahal dan stoknya sedikit juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Para pembeli, lebih memilih membeli dengan jumlah yang sedikit. 

"Cabai sekarang Rp40 ribu per kilogram, biasanya Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Ini sudah naik sebulan kemarin. Kalau kulakan agak susah. Bawang merah Rp40 ribu per kilogram, sebelumnya Rp20 ribu kilogram. Bawang putih Rp28 ribu per kilogram, tidak naik," kata Shoheh, Senin (23/12).

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat pantauan di lapangan memang menjumpai jika kedua komoditas itu sedang mengalami tren kenaikan harga. Keduanya memang banyak dicari masyarakat, karena sering digunakan untuk campuran memasak.

"Kalau harga relatif stabil. Daging stabil, telur turun, daging ayam lumayan. Mungkin hanya bawang merah yang trennya masih naik, karena diperkirakan panennya baru di Januari. Cabai yang naik, sekarang sudah menunjukkan tren datar. Jadi, untuk libur Natal dan Tahun Baru semua masih dalam kendali yang baik," ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, untuk komoditas lainnya masih relatif stabil harganya. Namun demikian, dirinya tetap meminta masyarakat tidak terlalu panik dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

Menag Mengimbau Masyarakat Jaga Toleransi Beragama Menjelang Natal

Fachrul Razi
Menteri Agama
Semarang-Menjelang perayaan Natal 2019, Menteri Agama Fachrul Razi mengajak masyarakat menjaga iklim toleransi beragama. Bahkan, menteri agama juga mengajak tidak terjadi gesekan di antara umat beragama.

Menag Fachrul Razi mengatakan sebagai umat beragama, harus bisa selalu menjaga sikap toleransi dan saling menghormati. Terlebih lagi, menjelang perayaan Natal ini tidak melakukan tindakan yang bisa memicu terjadi gesekan di antara agama satu dengan lainnya.

Fachrul menjelaskan, kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada gesekan dan bisa menyebabkan perpecahan harus dihindari. Di antaranya adalah sweeping terhadap agama tertentu. Maka, masyarakat harus bisa menjaga nilai-nilai toleransi agar tidak memudar.

Menurutnya, masyarakat Indonesia harus bisa menjaga pentingnya toleransi antar umat beragama.

"Bangsa ini butuh yang umatnya kompak, dengan kompak itu kita bisa membangun bangsa dengan baik. Hanya dengan kerukunan umat beragama itu, yang masing-masing agama punya keimanan dan ketaqwaan tinggi tapi sangat rukun. Dengan itu, kita bisa membangun bangsa dengan baik. Pada dasarnya, saya ingin katakan bahwa masalah memberikan kesempatan kepada semua agama untuk melaksanakan ibadahnya masing-masing itu sudah menjadi budaya kita sejak dulu. Namun demikian, umat beragama yang merayakan agamanya tidak merayakan secara berlebihan," kata menag, belum lama ini.

Lebih lanjut Fachrul menjelaskan, menjelang perayaan Natal ini masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan yang bisa memicu terjadinya perpecahan umat beragama. Termasuk, menggelar aksi sweeping di tempat-tempat umum atau perbelanjaan.

"Kalau memang ada pihak yang memegang teguh sebuah pendapat dengan adanya atribut Natal di ruang publik boleh saja. Tapi, bukan berarti membolehkan melakukan sweeping. (K-08)

Sabtu, 21 Desember 2019

Bawaslu Jateng Targetkan Akhir Desember Panwascam Sudah Bisa Dilantik

Calon anggota panwascam mengikuti seleksi CAT sebagai syarat men
jadi anggota panwascam untuk Pilkada Serentak 2020.
Semarang-Bawaslu di 21 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020 sudah membuka pendaftaran seleksi panwascam. Tugas dari panwascam, untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang.

Komisioner Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin mengatakan pendaftaran panwascam itu, sudah dibuka pada 27 November hingga 3 Desember 2019 kemarin. Tercatat, ada 4.735 pendaftar di 343 kecamatan yang tersebar di 21 kabupaten/kota.

Rofi menjelaskan, sesuai dengan ketentuan yang ada setiap kecamatan minimal ada enam pendaftar memenuhi kelengkapan administrasi. Jika pendaftar kurang dari enam orang, maka kecamatan yang bersangkutan harus memperpanjang masa pendaftaran.

Menurutnya, setelah para calon pendaftar mengikuti rangkaian seleksi dan dinyatakan lolos maka akan segera dilakukan pelantikan di akhir Desember 2019.

"Kalau panwascam, saat ini dari Bawaslu RI sudah membuat pedoman pembentukan panwascam. Nanti, harapannya akhir Desember panwascam sudah bisa dilantik untuk menjadi pengawas Pilkada 2020," kata Rofi, kemarin.

Lebih lanjut Rofi menjelaskan, pengawasan Pilkada Serentak 2020 mendatang juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Karena, peran warga di dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi juga sangat penting.

"Mari masyarakat ikut menjadi pengawas partisipatif. Sikap aktif bisa dilakukan, dengan melakukan pengawasan dan melapor jika menemukan ada pelanggaran atau kecurangan," tandasnya. (K-08)