Kilas9.com

Media merupakan perantara, atau pengantar pesan dalam sebuah proses komunikasi. Media online merupakan hal yang berkaitan dengan komunikasi, terutama pesan yang ingin disampaikan ke pembacanya. Harapannya, kehadiran kilas9.com bisa menambah informasi kepada masyarakat sebagai pembacanya. Salam.

Hendi: Silakan Lapor Kalau Temukan Warga Mampu Pakai Elpiji Melon

Sejumlah ibu-ibu PKK Kota Semarang mengikuti lomba memasak meng
gunakan elpiji Bright Gas 5,5 kilogram di Balaikota, Rabu (28/3).
Semarang-Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku prihatin, karena setiap tahun konsumsi elpiji bersubsidi tiga kilogram terus mengalami peningkatan. Pada tahun kemarin, konsumsi elpiji berwarna hijau di Kota Semarang itu mengalami over kuota hingga lima persen.

Menurut Hendi, sapaan akrabnya, pihak Pertamina sudah mengeluarkan elpiji Bright Gas ukuran 5,5 kilogram untuk mengalihkan konsumsi elpiji bagi masyarakat lebih mampu. Namun kenyataannya, konsumsi elpiji bersubsidi tidak mengalami pengurangan.

Hendi menjelaskan, pemkot sebenarnya sudah berulang kali ikut melakukan sosialisasi tentang penggunaan tabung elpiji Bright Gas ukuran 5,5 kilogram. Bahkan, melalui pegawai negeri sipil (PNS) dan organisasi perangkat daerah (OPD) juga sudah mengedukasi masyarakat mampu untuk menggunakan elpiji nonsubsidi.

"Gas bersubsidi semestinya diberikan pemerintah kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Dengan adanya Bright Gas ini, saya berharap bisa menekan penggunaan gas elpiji bersubsidi di Kota Semarang," kata Hendi saat peringatan Hari PKK, Rabu (28/3).

Lebih lanjut Hendi menjelaskan, memang diakui jika penggunaan elpiji melon di Kota Semarang sudah berlebih. Sebab, bukan hanya masyarakat kurang mampu saja yang memakai tetapi juga masyarakat mampu dan pelaku usaha.

"Kalau yang tidak punya hak jangan memakai, itu saja. Budayakan malu. Bila lihat ada orang mampu, pengusaha restoran atau rumah makan pakai subdisi laporkan saja, biar temen-temen bertindak," pungkasnya. (K-08) 
Share on Google Plus

About kilas9.com

0 komentar:

Posting Komentar