|

Pertamina Dorong Pelaku Usaha Tak Lagi Gunakan Elpiji Bersubsidi

Seorang sales menunjukkan Bright Can, varian dari Bright Gas untuk
kompor gas portable.
Semarang-Manager Domestic Gas Pertamina MOR IV Ringgas Hutagaol mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mampu dan pelaku usaha kecil menengah (UKM), untuk tidak lagi menggunakan elpiji bersubsidi tiga kilogram. 

Selama ini, jelas Ringgas, banyak muncul berita kelangkaan elpiji bersubsidi di tengah masyarakat. Setelah dilakukan pengawasan, terjadi pemanfaatan elpiji tiga kilogram tidak tepat sasaran. 

Menurutnya, Pertamina tidak pernah bosan melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak) ke warung-warung makan dan pelaku usaha yang kedapatan menggunakan elpiji bersubsidi.

"Kita terus melakukan sidak-sidak, untuk memberi kesadaran kepada UKM yang tidak berhak agar menggunakan elpiji nonPSO. Kita lakukan upaya ya, sidak sama memberi pengertian kepada mereka. Langsung kita lakukan trade in, dua tabung tiga kilogram jadi satu tabung 5,5 kilogram, gratis. Sekarang, jumlah trade in sudah 1.223 tabung tiga kilogram ditukar 597 tabung 5,5 kilogram. Mulai 1 April sampai 28 Agustus 2019," kata Ringgas, Jumat (6/9).

Lebih lanjut Ringgas menjelaskan, pihaknya siap menerima masyarakat mampu yang mau menukarkan elpiji bersusidi yang dimilikinya dengan tabung Bright Gas 5,5 kilogram. (K-08)

Posted by kilas9.com on Jumat, September 06, 2019. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Pertamina Dorong Pelaku Usaha Tak Lagi Gunakan Elpiji Bersubsidi"

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added